Munarman Sebut Dirinya Jadi Target Kepolisian karena Bela Kematian 6 Laskar FPI Densus 88 Antiteror menangkap Munarman terkait dugaan aksi teroris di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan. (ANTARA/HO-Polda Metro Jaya).

MerahPutih.com - Terdakwa kasus tindak pidana terorisme, Munarman dihadirkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk menjalani persidangan dengan agenda pembacaan eksepsi hari ini, Rabu (18/12).

Dalam persidangan itu, Munarman membacakan keberatannya atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). Ia mengklaim jika dirinya telah menjadi target untuk dipenjarakan karena membela kematian enam laskar FPI dalam insiden KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Baca Juga

Kuasa Hukum Tak Akan Wakili Munarman Bacakan Surat Pembelaan

"Komplotan pembunuh enam orang pengawal HRS (Rizieq Shihab) dan ketakutan bahwa plot pembunuhan atau lebih tepat pembantaian itu terbuka adalah penyebab utama persidangan ini,” ucap Munarman dengan mimik wajah yang serius.

“Mereka berupaya menggagalkan advokasi hukum dalam kasus unlawful killing tersebut baik secara nasional maupun internasional,” sambungnya.

Ia pun menyampaikan pada JPU dan majelis hakim bahwa mestinya persidangan ini tidak perlu ada.

“Sesungguhnya bila kita menggunakan ilmu hukum dan logika hukum yang sehat, maka seharusnya tidak ada persidangan perkara ini yang telah menghabiskan sumber daya negara secara sia-sia,” imbuh dia dengan nada tinggi.

Baca Juga

Gara-Gara Sinyal, Hakim Setuju Sidang Munarman Selanjutnya Luring

Diketahui Munarman juga aktif terlibat dalam tim advokasi 6 anggota Laskar FPI yang meninggal dalam insiden penembakan yang dilakukan polisi 7 Desember 2020 lalu.

Dalam perkara ini, Munarman ditangkap di kediamannya, Perumahan Modern Hils, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, pada 27 April 2021 atas dugaan keterlibatan pada tindak pidana terorisme

Munarman dianggap telah berbaiat dengan kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) sejak tahun 2014. Jaksa menduga ia terlibat serangkaian aksi untuk menggalang dukungan pada ISIS di Makassar dan Deli Serdang tahun 2015.

Munarman didakwa tiga pasal, yakni Pasal 13 huruf c, Pasal 14 Juncto Pasal 7, dan Pasal 15 Juncto Pasal 7 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. (Knu)

Baca Juga

Didakwa Ikut Agenda untuk Lancarkan Aksi Terorisme, Munarman Bingung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Viral Ojol Ditangkap setelah Antar Pesanan Miras, Kapolresta Bantah Tetapkan Tersangka
Indonesia
Viral Ojol Ditangkap setelah Antar Pesanan Miras, Kapolresta Bantah Tetapkan Tersangka

Viral di media sosial seorang driver ojek online (ojol) di Solo ditangkap tim Sparta Polresta Solo, saat mengantar pesanan yang ternyata berisi minuman keras jenis anggur.

Garuda Indonesia Butuh Investor Strategis
Indonesia
Garuda Indonesia Butuh Investor Strategis

Fraksi Gerindra mendesak manajemen Garuda Indonesia konsisten melaksanakan rencana bisnis yang sudah disepakati.

Kemenhub Tindak Lanjuti Instruksi Jokowi Terkait Mudik Lebaran
Indonesia
Kemenhub Tindak Lanjuti Instruksi Jokowi Terkait Mudik Lebaran

Kementerian Perhubungan segera menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kebijakan mudik Lebaran 2022.

Satgas Minta Gotong Royong Dalam Testing dan Menurunkan Angka Kematian
Indonesia
Satgas Minta Gotong Royong Dalam Testing dan Menurunkan Angka Kematian

Durasi kebijakan pengetatan sampai sebelum diterapkan relaksasi di setiap negara juga berbeda-beda. Hal ini berdasarkan pertimbangan keputusan dari ahli maupun indikator epidemiologis.

Kabar Baik! BOR Kasus COVID-19 di Kota Tangerang Menurun
Indonesia
Kabar Baik! BOR Kasus COVID-19 di Kota Tangerang Menurun

Kabar baik ini harus disertai dengan peningkatan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Harga Sembako Melambung, DPD Sebut Kedaulatan Pangan RI Rapuh
Indonesia
Harga Sembako Melambung, DPD Sebut Kedaulatan Pangan RI Rapuh

Wakil ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyoroti fenomena pasar tersebut sebagai indikasi rapuhnya kedaulatan pangan Indonesia

PKS Kritisi Pelantikan 5 Penjabat Gubernur oleh Mendagri Rawan Digugat
Indonesia
PKS Kritisi Pelantikan 5 Penjabat Gubernur oleh Mendagri Rawan Digugat

Mendagri Tito Karnavian melantik 5 penjabat gubernur baru untuk mengisi kekosongan jabatan hingga Pilkada Serentak 2024.

Pengemudi Ojol dan Emak-emak Dukung Erick Thohir Maju di Pilpres 2024
Indonesia
Pengemudi Ojol dan Emak-emak Dukung Erick Thohir Maju di Pilpres 2024

Kali ini, dukungan berasal dari ojek online dan ibu-ibu rumah tangga (emak-emak) yang tergabung dalam Front Moeda Indonesia.

Ketua MUI DKI Komentari Tudingan Pembentukan Pasukan Siber Pakai Dana Hibah
Indonesia
Ketua MUI DKI Komentari Tudingan Pembentukan Pasukan Siber Pakai Dana Hibah

Bahkan, sejumlah pihak menuding pembentukan pasukan pembela ulama dan Anies berasal dari dana hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebesar Rp 10,6 miliar.

Kasus Harian COVID-19 Capai 47 Ribu Orang
Indonesia
Kasus Harian COVID-19 Capai 47 Ribu Orang

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19, pada Selasa (13/7) menunjukkan jumlah kasus baru COVID-19 bertambah 47.899 orang.