Munarman Dituntut 8 Tahun Penjara Densus 88 Antiteror Polri menangkap Munarman terkait dugaan aksi teroris. (ANTARA/HO-Polda Metro Jaya)

MerahPutih.com - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menggelar sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus terorisme Munarman, Senin (14/3).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut bekas Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) itu dihukum selama delapan tahun penjara. Munarman dinilai terbukti telah melakukan pemufakatan jahat, persiapan, percobaan, atau pembantuan untuk melakukan aksi terorisme.

Baca Juga

Ketua Jokowi Mania Sebut Tuduhan Teroris kepada Munarman Sangat Menyesatkan

"Munarman telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana terorisme sebagaimana dakwaan kedua," kata jaksa di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin.

Munarman dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 15 juncto Pasal 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Jaksa menyebutkan faktor yang memberatkan Munarman. "Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana terorisme," ujar jaksa.

Baca Juga

Didakwa Perkara Terorisme, Munarman eks FPI 'Minta Tolong' 7 Saksi

Munarman juga pernah dihukum 1 tahun 6 bulan dan melanggar Pasal 170 Ayat 1 KUHP, kemudian terdakwa tidak mengakui dan menyesali perbuatannya.

"Hal yang meringankan terdakwa merupakan tulang punggung keluarga," kata jaksa.

Munarman didakwa tiga pasal, yakni Pasal 13 huruf c, Pasal 14 juncto Pasal 7, dan Pasal 15 juncto Pasal 7 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Ia disebut telah terlibat dalam tindakan terorisme lantaran menghadiri sejumlah agenda pembaiatan anggota ISIS di Makassar, Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 24-25 Januari dan 5 April 2015.

Diketahui organisasi teroris ISIS muncul di Suriah sekitar awal 2014 dan dideklarasikan oleh Syekh Abu Bakar Al Baghdadi. (Knu)

Baca Juga

Saksi Meringankan Sebut Munarman-FPI Bertentangan dengan Terorisme dan ISIS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Kritik Prabowo dan KSAD yang Absen saat Rapat Kerja
Indonesia
DPR Kritik Prabowo dan KSAD yang Absen saat Rapat Kerja

Sejumlah anggota DPR melontarkan kritik keras terhadap Prabowo dan Dudung. Menurut mereka, seharusnya Prabowo dan Dudung hadir dalam raker tersebut karena membahas hal-hal penting untuk Kementerian Pertahanan dan TNI.

[HOAKS atau FAKTA]: Ilmuwan Pembuat COVID-19 Akhirnya Ditangkap
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ilmuwan Pembuat COVID-19 Akhirnya Ditangkap

Beredar unggahan video di media sosial Facebook yang menampilkan seorang pria yang ditangkap oleh pihak kepolisian dan diliput oleh banyak wartawan.

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Bahar Smith Naik ke Penyidikan
Indonesia
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Bahar Smith Naik ke Penyidikan

Polda Jawa Barat menaikkan kasus ujaran kebencian yang diduga dilakukan Bahar Smith ke tahap penyidikan.

Kompolnas Cek Kesiapan Polda NTB Antisipasi Calo Tiket MotoGP Mandalika
Olahraga
Kompolnas Cek Kesiapan Polda NTB Antisipasi Calo Tiket MotoGP Mandalika

Tujuan peninjauan untuk memastikan perhelatan MotoGP 2022 berjalan dengan aman dan lancar.

[HOAKS atau FAKTA]: Lesti Kejora Dilantik Jadi Bupati Cianjur
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Lesti Kejora Dilantik Jadi Bupati Cianjur

Akun Facebook bernama Adm-bang Vicky Tamvan’z memposting sebuah narasi ucapan selamat disertai tautan link Youtube.

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung
Indonesia
KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

"Benar, hari ini Tim Penyidik KPK melaksanakan penggeledahan, diantaranya berlokasi di gedung MA RI," kata Kebag Pemberitaan KPK, Ali Fikri

Obok-Obok Probolinggo, KPK Sita Bukti Gratifikasi Pencucian Uang Bupati Puput
Indonesia
Obok-Obok Probolinggo, KPK Sita Bukti Gratifikasi Pencucian Uang Bupati Puput

Kasus dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari (PTS) .

Muhadjir: PPKM Level 3 Nataru Bakal Ditambah Beberapa Pengetatan
Indonesia
Muhadjir: PPKM Level 3 Nataru Bakal Ditambah Beberapa Pengetatan

Kebijakan PPKM level 3 masih akan ditambah dengan beberapa pengetatan lain, terutama untuk menghindari timbulnya kerumunan massa.

Daftar Pemilu 2024, Pengurus dan Kader PDIP Targetkan Cetak Hattrick
Indonesia
Daftar Pemilu 2024, Pengurus dan Kader PDIP Targetkan Cetak Hattrick

DPP PDI Perjuangan (PDIP) mendaftarkan 477.777 nama anggota sebagai syarat pendaftaran peserta pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sudah Dua Hari, Positif COVID-19 DKI Capai 100 Kasus
Indonesia
Sudah Dua Hari, Positif COVID-19 DKI Capai 100 Kasus

Sebanyak 17.131 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 100 positif dan 17.031 negatif.