Mulai Hari Ini Solo Zoo Tutup, Nasib Pakan Ratusan Hewan Diklaim Masih Cukup Hewan onta koleksi Solo Zoo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Manajemen Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo, Jawa Tengah, Mulai Senin (1/2) tidak lagi melayani pengunjung sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Adanya aturan batasan usia 15 tahun anak yang diperbolehkan masuk Solo Zoo oleh Wali Kota Solo guna menekan kasus COVID-19 membuat pengunjung anjlok.

"Penutupan Solo Zoo dilakukan usai rapat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) bersama Wali Kota Solo," ujar Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso Minggu (31/1).

Baca Juga

Ekskavasi Candi Dingkel Dihentikan Sementara

Selama 8 bulan beroperasi dengan pembatasan aturan anak usia 15 tahun kebawah tidak diperbolehkan masuk Solo Zoo, pengunjung turun drastis. Ia mencontohkan pada libur akhir tahun pada 2020 lalu hanya menerima 20 orang pengunjung.

"Padahal pada libur akhir tahun 2019 lalu pengunjung pengunjung Solo Zoo bisa tembus 21.000 orang," ucap dia.

Direktur Utama TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso. (MP/Ismail)

Selama ini pengunjung Solo Zoo sekitar 40 persen merupakan anak di bawah 15 tahun. Kemudian sebanyak 40 persen adalah orang tua yang mengantarkan anak mereka, dan 20 persen berasal dari rombongan taman kanak-kanak (TK) yang biasa rekreasi pada libur sekolah.

Ia mengaku hanya bisa pasrah dengan penutupan Solo Zoo tersebut. Terlebih selama pandemi ini pengunjung Solo Zoo selama pandemi setiap harinya di kisaran 20-25 pengunjung.

Baca Juga

Ini Wilayah Indonesia Diprakirakan Alami Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Terkait nasib ratusan koleksi hewan saat Solo Zoo ditutup, Bimo memastikan untuk stok pakan hewan dijamin aman. Ia mengaku selama ini pembelian pakan hewan didapat dari penjualan tiket masuk.

"Semua tiket presale masih bisa digunakan sampai 31 Desember 2022 atau sesuai kebijakan terbaru karena tiket tidak memiliki masa kadaluarsa," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Ultimatum Restoran Hingga Tempat Hiburan Jangan Bikin Kerumunan
Indonesia
Polisi Ultimatum Restoran Hingga Tempat Hiburan Jangan Bikin Kerumunan

Selama razia, polisi kerap menemukan beberapa kafe yang masih buka melewati batas jam operasional

Kasus DKI Melonjak, Kapasitas Tempat Tidur COVID-19 Tersisa 22 Persen
Indonesia
Kasus DKI Melonjak, Kapasitas Tempat Tidur COVID-19 Tersisa 22 Persen

Lonjakan kasus aktif corona mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Usut Kebocoran Data, Bareskrim Bakal Sita Server BPJS Kesehatan
Indonesia
Usut Kebocoran Data, Bareskrim Bakal Sita Server BPJS Kesehatan

Terbaru, polisi berencana menyita server dari BPJS Kesehatan untuk kepentingan penyelidikan.

Puluhan Pedemo Tuntut Pembebasan Rizieq Reaktif Corona
Indonesia
Puluhan Pedemo Tuntut Pembebasan Rizieq Reaktif Corona

Sejumlah orang yang mengikuti aksi menuntut pembebasan Rizieq Shihab, Jumat (18/12) kemarin, dinyatakan reaktif COVID-19.

Kecelakaan Bus Vs 2 Minibus di Sragen, 1 Orang Tewas dan 10 Luka
Indonesia
Kecelakaan Bus Vs 2 Minibus di Sragen, 1 Orang Tewas dan 10 Luka

Kecelakaan melibatkan bus PO Rela dengan dua minibus di Sragen, Jawa Tengah, Kamis (11/1) mengakibatkan satu orang tewas dan 10 lainnya luka.

Satpol PP DIY Bubarkan Acara Indonesia Scooter Festival
Indonesia
Satpol PP DIY Bubarkan Acara Indonesia Scooter Festival

Satpol PP DIY membubarkan acara Indonesia Scooter Festival yang digelar di salah satu mal, Jalan Lakda Adisutjipto.

Kerja Lebih 10 Tahun, Pegawai Honor Diusulkan Langsung Diangkat PPPK
Indonesia
Kerja Lebih 10 Tahun, Pegawai Honor Diusulkan Langsung Diangkat PPPK

Pemerintah akan kembali membuka jalur formasi umum dan formasi khusus pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021.

'Segera Miliki Kalender 2021 Harun Masiku, Limited edition'
Indonesia
'Segera Miliki Kalender 2021 Harun Masiku, Limited edition'

"Segera miliki Kalender 2021 Harun Masiku. Limited edition," tulis akun Twitter, @RaisaTjokdnata

Pasien Sembuh COVID-19 Capai 4 Juta
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 Capai 4 Juta

Sehingga total sebanyak 4.002.706 orang sembuh.

PAN Tegur Kader yang Usulkan RS COVID-19 Khusus Pejabat
Indonesia
PAN Tegur Kader yang Usulkan RS COVID-19 Khusus Pejabat

Sikap kader PAN tersebut tidak tepat, karena seharusnya sesuai dengan Pasal 28 H UUD NRI Tahun 1945 setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan, tanpa diskriminasi dan sekat stratifikasi sosial.