Mulai H-10 Hingga H+3 Lebaran, Lima Kecelakaan Terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat arus balik lebaran. (ANTARA/Ali Khumaini)

Merahputih.com - PT Jasa Marga mencatat setidaknya ada lima kecelakaan yang terjadi di jalan Tol Jakarta-Cikampek. Lima kecelakaan itu terjadi dalam waktu H-10 sampai H+3 Lebaran.

"Catatan kami, ada lima kejadian kecelakaan sejak H-10 sampai H+3 lebaran," ujar Kepala Sub Bagian Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Hendra Damanik, Rabu (13/6).

Lima kecelakaan itu mengakibatkan dua orang di antaranya luka berat, sedangkan 18 orang lainnya luka ringan. Meski begitu, tak ada laporan korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

BACA JUGA: Dalam Dua Hari, 167 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta Melalui GT Cikampek Utama

PT Jasa Marga juga mencatat, lebih dari 1 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta hingga H+5 Lebaran 2019 melalui jalan tol arah timur, barat dan selatan.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan, sejak H+1 sampai H+5, sebanyak 1.106.896 kendaraan kembali ke Jakarta dari tiga arah itu.

Kendaraan pemudik terjebak macet di simpang susun Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2019). Pada puncak arus balik lebaran 2019 yang diperkirakan pada H+3 lebaran, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik yang menuju Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.
Kendaraan pemudik terjebak macet di simpang susun Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2019). Pada puncak arus balik lebaran 2019 yang diperkirakan pada H+3 lebaran, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik yang menuju Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

Jumlah 1.106.896 kendaraan tersebut berarti telah memenuhi 91 persen dari total lalu lintas mudik sebesar 1,21 juta kendaraan yang melintas pada H-1 sampai H-7.

Sehingga masih tersisa 9 persen atau sebanyak 109 ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan ke Jakarta.

BACA JUGA: Seluruh Proyek di Jalan Tol Cikampek Dihentikan Selama Arus Mudik dan Balik

Sementara itu, dikutip Antara, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah itu sendiri di antaranya 60 persen dari arah timur, 24 persen dari arah barat dan 16 persen dari arah selatan. Arus dari arah timur merupakan kontribusi lalu lintas arus balik di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.

Sedangkan arus dari arah barat ialah kendaraan yang menuju Jakarta dari GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang. Sementara arah selatan, kendaraan yang menuju Jakarta dari GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH