Mulai 20 Desember, Operasional KRL Jabodetabek Hanya Sampai Jam 10 Malam Commuter Line. Foto:@CommuterLine

MerahPutih.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyesuaikan layanan dan operasional pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru mulai 18 Desember 2020-8 Januari 2021.

Penyesuaian ini guna mendukung upaya bersama untuk mengendalikan penyebaran virus COVID-19 dengan tetap melayani kebutuhan mobilitas esensial dari masyarakat.

Baca Juga

Menhub Ingin Ada Regulasi Ketat Penggunaan Drone

VP Corporate Communication KCI, Anne Purba mengatakan, mulai 20 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021, Commuter Line Jabodetabek akan beroperasi pukul 04:00 hingga 22:00 WIB.

"Pengaturan jam operasional ini sesuai dengan aturan kegiatan ekonomi di wilayah DKI Jakarta yang maksimal berakhir pada pukul 21:00 WIB,"kata Anne dalam keteranganya, Jumat (18/12).

Anne menuturkan, penyesuaian ini untuk mempertimbangkan kebutuhan operasional pengiriman rangkaian KRL untuk keberangkatan pada esok paginya.

"Dengan jam operasional 04:00-22:00, KCI mengoperasikan 964 perjalanan Commuter Line per harinya dengan 91 rangkaian kereta," jelas Anne.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada malam pergantian tahun nanti, Commuter Line juga tidak akan mengoperasikan kereta tambahan malam tahun baru.

Ini sejalan dengan aturan pemerintah untuk tidak ada kegiatan malam tahun baru untuk menghambat penyebaran virus COVID-19.

"Pada pergantian tersebut, KAI Commuter tetap beroperasi hanya sampai pukul 22:00 WIB," sebut Anne.

Penumpang menunggu KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (13/2/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.
Penumpang menunggu KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (13/2/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.

Ia menjelaskan, selama masa angkutan Natal dan Tahun baru kali ini, protokol kesehatan dan aturan tambahan dalam menggunakan KRL tetap berlaku.

Protokol kesehatan 3M juga senantiasa wajib dijalankan oleh para pengguna maupun petugas di stasiun maupun di dalan KRL.

Commuter Line telah memasang wastafel tambahan di 80 stasiun yang melayani KRL untuk memudahkan pengguna mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL.

Selain itu, seluruh rangkaian kereta setiap harinya dicuci dan disemprot cairan disinfektan usai beroperasi. Selama beroperasi, petugas juga rutin membersihkan bagian-bagian KRL maupun stasiun dengan cairan disinfektan.

Selain itu, di seluruh stasiun dan rangkaian kereta juga telah tersedia marka sebagai pedoman posisi pengguna dalam mengantre, duduk, maupun berdiri selama dalam perjalanan. Sementara, aturan-aturan tambahan yang berlaku yaitu bagi orang lanjut usia atau berusia 60 tahun ke atas, tiap harinya hanya dapat menggunakan KRL di luar jam sibuk yaitu pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Para pengguna yang membawa barang sesuai ketentuan namun ukurannya dapat mengganggu penerapan jaga jarak aman di KRL juga hanya dapat naik di luar jam sibuk.

"Sedangkan anak balita untuk sementara masih dilarang untuk naik KRL," kata Anne.

Ia pun mengajak masyarakat khususnya pengguna KRL untuk mengikuti imbauan dari pemerintah untuk beraktifitas seperlunya dan tidak mengikuti kerumunan pada masa libur Natal dan Tahun Baru ini.

Dengan penyesuaian jam operasional KRL mengikuti aturan yang berlaku, para pengguna kami ajak merencanakan perjalanan dengan baik dan keluar rumah hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.

"Mari bersama-sama kita disiplin mengikuti protokol kesehatan untuk menghambat penyebaran COVID-19," jelas Anne. (Knu)

Baca Juga

Libur Natal-Tahun Baru, Pendatang Masuk Jateng Harus Rapid Test Antigen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tidak Hanya Simpan Pinjam, Koperasi Harus Bikin Berbagai Unit Usaha
Indonesia
Tidak Hanya Simpan Pinjam, Koperasi Harus Bikin Berbagai Unit Usaha

"Kalau setiap koperasi berjalan dengan benar dan dikembangkan dengan berbagai inovasi kreatif. Seharusnya koperasi mampu melawan perusahaan-perusahaan kapital," ujar Oded.

Anak Buah Juliari Disebut Minta Jatah Rp2.000 Per Paket Bansos
Indonesia
Anak Buah Juliari Disebut Minta Jatah Rp2.000 Per Paket Bansos

Mantan PPK Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso disebut meminta jatah Rp2.000 per paket bansos kepada Broker PT Pertani dan PT Mandala Hamonangan Sude, Harry Van Sidabuke.

Bareskrim Polri Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penembakan Laskar FPI
Indonesia
Bareskrim Polri Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penembakan Laskar FPI

“Penyidikan sudah untuk penetapan tersangka, andai pun belum (penetapan tersangka) ya pasti akan sampai ke sana,” kata Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto

Disahkan November, RUU Perlindungan Data Pribadi Masuk Panitia Kerja
Indonesia
Disahkan November, RUU Perlindungan Data Pribadi Masuk Panitia Kerja

Dalam rapat telah disetujui 66 DIM usulan tetap yang telah disepakati DPR RI bersama pemerintah

Saksi Akui Pembayaran Paket Bansos Tertahan Jika Tidak Membayar Fee 12 Persen
Indonesia
Saksi Akui Pembayaran Paket Bansos Tertahan Jika Tidak Membayar Fee 12 Persen

"Saya sampai di Cawang itu awalnya saya nggak boleh masuk atas nama PT Pesona. Jadi (kemudian) saya bilang Tiga Pilar, asisten Pak Joko (antarkan) sampai ke atas, ketemu Pak Joko," kata Abdurrahman saat bersaksi di PN Tipikor Jakarta.

Pengamat Kepolisian Nilai Firli Coreng Polri
Indonesia
Pengamat Kepolisian Nilai Firli Coreng Polri

"Lho sekarang menarik tiba-tiba penyidik KPK yang dari Polri saja bisa, masak persoalan seperti ini nggak bisa bertindak? " ujar Sahat Dio.

Anies tak Menduga Pengunjung Pasar Tanah Abang Naik 2 Kali Lipat
Indonesia
Anies tak Menduga Pengunjung Pasar Tanah Abang Naik 2 Kali Lipat

"Hari Jumat dan hari2 biasanya itu paling sekitar 35 ribu. Kemarin itu 87 ribu orang yang datang. Jadi, memang hari kemarin terjadi lonjakan yang tidak terduga," urai Anies.

Alasan KPK Tunda Pemeriksaan RJ Lino
Indonesia
Alasan KPK Tunda Pemeriksaan RJ Lino

"RJL (RJ Lino) diperiksa sebagai tersangka. Namun karena belum siap dengan PH-nya maka pemeriksaan ditunda," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin.

Pekan Depan, Bareskrim Garap Jenderal Penerima Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Pekan Depan, Bareskrim Garap Jenderal Penerima Suap Djoko Tjandra

Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Mabes Polri menetapkan JST (Joko Soegiarto Tjandra) dan (TS) Tomy Sumardi sebagai pemberi suap.

Jokowi Targetkan 70 Juta Penduduk Sudah Divaksin Pada Agustus–September 2021
Indonesia
Jokowi Targetkan 70 Juta Penduduk Sudah Divaksin Pada Agustus–September 2021

Jokowi berharap produktivitas di sektor industri dapat segera pulih