Muladi Wafat, Ketua DPD: Indonesia Kehilangsan Salah Seorang Begawan Hukumnya Dokumentasi - Pakar hukum Prof. Muladi. ANTARA

Merahputih.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menyatakan bangsa Indonesia kehilangan salah seorang begawan hukum dengan wafatnya mantan Menteri Kehakiman Prof. Muladi.

"Kabar duka datang di akhir tahun. Indonesia kehilangsan salah seorang begawan hukumnya, Prof. Muladi yang wafat tadi pagi," ujar La Nyalla, dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (31/12).

Prof. Muladi meninggal dunia pada pukul 06.45 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, setelah dirawat sejak pertengahan Desember 2020 akibat terinfeksi virus corona.

Baca Juga:

Mantan Menteri Kehakiman Muladi Tutup Usia

La Nyalla menyebut banyak jasa-jasa Prof. Muladi bagi bangsa dan negara. Prof. Muladi juga disebutnya merupakan sosok yang visioner.

"Beliau salah satu tokoh di bidang hukum yang membidani RUU KUHP. Cita-cita beliau agar sistem hukum di Indonesia bisa sesuai dengan perkembangan zaman," tutur wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur itu.

Pakar hukum pidana Prof. Muladi. (FOTO ANTARA/Fanny Octavianus)

La Nyalla menyebut tak ada yang bisa menggantikan sosok Prof. Muladi. Meski begitu, dia berharap agar generasi muda Indonesia, khususnya yang memiliki latar belakang hukum bisa mengikuti jejak mantan Mensesneg di Kabinet Reformasi Pembangunan itu.

"Jasa-jasa Prof. Muladi akan kita kenang selalu. Semoga akan lahir para pejuang hukum yang mengikuti teladan Prof. Muladi," kata La Nyalla.

Prof. Muladi yang wafat pada usia 77 tahun tersebut juga dikenal sebagai seorang pejuang hak asasi manusia (HAM), pernah menjadi anggota Komnas HAM hingga Rektor Universitas Diponegoro.

Baca Juga:

Pengamat Intelijen Minta Pemerintah Waspadai Dua Reaksi Buntut Pembubaran FPI

"Semoga segala amal ibadah dan iman Prof. Muladi diterima Allah Swt. dan Sang Maha Pencipta memberi tempat di sisi-Nya," ucap mantan Ketua Umum PSSI itu.

La Nyalla pun berharap agar keluarga Prof. Muladi diberi ketabahan. "Selamat jalan Bapak Hukum Indonesia. Jejak perjuanganmu tidak akan dilupakan. Semoga husnulkhatimah," kata La Nyalla. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua KPK: Kami Fokus pada Pencegahan Korupsi
Indonesia
Ketua KPK: Kami Fokus pada Pencegahan Korupsi

KPK menyampaikan bahwa lembaga antirasuah terus berupaya semaksimal mungkin dalam pencegahan korupsi.

Kejaksaan Agung Sita 5 Mobil Tersangka Korupsi Asabri
Indonesia
Kejaksaan Agung Sita 5 Mobil Tersangka Korupsi Asabri

Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat sama-sama tersangka kasus korupsi Asabri dan Jiwasraya.

Buron Pengeroyok Polisi di Jaksel Diciduk Tim Jatanras Polda Metro
Indonesia
Buron Pengeroyok Polisi di Jaksel Diciduk Tim Jatanras Polda Metro

"Saat ini tersangka masih diperiksa. Yang jelas untuk konfirmasi diamankan saya membenarkan kalau sudah diamankan semalam,” ucap Tubagus.

Anies Bersyukur Natal 2021 Dalam Kondisi Pandemi COVID-19 Menurun
Indonesia
Anies Bersyukur Natal 2021 Dalam Kondisi Pandemi COVID-19 Menurun

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga menyampaikan ucapan selamat Hari Natal Tahun 2021 kepada umat kristiani.

Heboh, Benda Misterius Mirip Tank Mengapung di Tengah Laut Bintan
Indonesia
Heboh, Benda Misterius Mirip Tank Mengapung di Tengah Laut Bintan

Kapolsek Bintan Timur menerima laporan berupa foto, tentang benda mirip tank tersebut di laut.

Sejumlah Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Siang Hari Ini
Indonesia
Sejumlah Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Siang Hari Ini

BMKG memprakirakan hujan berintensitas ringan hingga sedang bakal mengguyur sejumlah wilayah DKI Jakarta pada siang hari.

KY Bantah Minta Pungutan ke Calon Hakim Agung Jelang Lebaran
Indonesia
KY Bantah Minta Pungutan ke Calon Hakim Agung Jelang Lebaran

KY mengimbau para calon hakim agung atau pihak lain agar tidak mengindahkan sekaligus melaporkan apabila terdapat tindakan demikian

Wakil Ketua MPR Minta Hakim Konstitusi Kabulkan Judicial Review PT 0 Persen
Indonesia
Wakil Ketua MPR Minta Hakim Konstitusi Kabulkan Judicial Review PT 0 Persen

HNW meminta hakim menerima permohonan untuk koreksi PT 20 persen menjadi 0 persen itu dapat dikabulkan. Hal ini agar Pilpres 2024 kelak lebih memenuhi asas konstitusi dengan kedaulatan Rakyatnya.

Anggota Brimob Keserempet Peluru, Kontak Tembak KKB-Satgas Nemangkawi Tak Terelakkan
Indonesia
Anggota Brimob Keserempet Peluru, Kontak Tembak KKB-Satgas Nemangkawi Tak Terelakkan

Bharatu Bachtiar dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura

MAKI Minta KPK Usut Delapan Orang Dalam Azis Syamsuddin
Indonesia
MAKI Minta KPK Usut Delapan Orang Dalam Azis Syamsuddin

Rasanya tidak mungkin bermain sendiri