MUI: Umat Islam Jangan Terjebak dalam Pandangan Dikotomis dan Saling Menyalahkan Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin. (MP/Fadhli)

MerahPutih.Com - Majelis Ulama Indonesia terus memantau perkembangan suhu politik nasional menjelang Pilpres 2019. Masyarakat khususnya umat Islam mulai terpola dalam kubu-kubu yang akan bertarung dalam kontestasi politik.

Menghadapi kondisi seperti itu, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin meminta umat Islam Indonesia tidak salah menyalahkan pihak lain yang pandangan politiknya berbeda.

"Jangan sampai perbedaan aspirasi, kepentingan termasuk calon dalam pilpres kemudian membawa rusak ukhuwah Islamiyah," kata Din usai rapat pleno ke-29 Dewan Pertimbangan MUI bersama Wapres Jusuf Kalla di Kantor MUI, Jakarta, Senin (5/8).

Din Syamsuddin bersama Wapres Jusuf Kalla
Din Syamsuddin bersama Wapres Jusuf Kalla di Kantor MUI (Foto: MP/Fadhli)

Din Syamsuddin menambahkan bahwa meskipun pilihan politik dapat berbeda namun kebersamaan dalam ukhuwah Islamiyah harus tetap terjaga. Ia juga sebagaimana dilansir Antara meminta agar tidak ada pihak yang mengklaim pendapat suatu kelompok mewakili umat Islam karena umat Islam di Indonesia jumlahnya sangat besar dan tersebar di berbagai partai politik.

"Umat Islam jangan terjebak pada pandangan dikotomis yang kemudian muncul dalam klaim inilah jalan keislaman, inilah jalan yang harus ditempuh satu-satunya. Sementara jalan politik itu jalan yang terbuka yang bisa diisi dengan ruh Islam, semangat Islam," katanya.

Sementara dalam kesempatan tersebut, Wapres Jusuf Kalla mengatakan bahwa situasi politik jelang Pileg dan Pilpres 2019 cenderung terkendali. Menurut dia, suhu politik hanya tampak memanas di media sosial saja.

"Panasnya di udara saja, artinya di media sosial. Kalau di kalangan masyarakat, aman saja. Pengalaman Pilkada, Pemilu sebelumnya, aman saja. Adem. Tidak ada masalah," pungkas Wapres Jusuf Kalla.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Jokowi Dituding Ajak Pendukung Berantem, Wapres Jusuf Kalla: Saya Kira itu Wajar



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH