MUI Tolak Program Sertifikasi Da'i dan Mubaligh Logo Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto: Net

MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak rencana program sertifikasi Da’i atau Muballigh yang digagas Kementerian Agama (Kemenag). Penolakan itu sesuai dengan keputusan Rapat Pimpinan MUI pada Selasa (8/9) kemarin atau bertepatan 20 Muharram 1442 H.

Sekjen MUI, Anwar Abbas mengatakan, hal-hal yang mendasari MUI menolak program sertifikasi Da'i atau Mubaligh itu antara lain bisa memicu kegaduhan dan kekhawatiran intervensi pemerintah mengontrol kehidupan keagamaan umat Islam.

"Oleh karena itu MUI menolak rencana program tersebut," kata Anwar dalam keterangannya, Rabu (9/9).

Baca Juga

Bandara Yogyakarta Terancam Banjir, PUPR Bakal Gelontorkan Rp1,6 Triliun

Anwar mengatakan, MUI bisa memahami pentingnya program peningkatan kompetensi (upgrading) Da’i atau Muballigh sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan, materi dakwah atau tabligh, terutama materi keagamaan kontemporer seperti ekonomi Syariah, bahan produk halal wawasan kebangsaan, dsb.

"Namun program tersebut diserahkan sepenuhnya kepada ormas/kelembagaan Islam termasuk MUI dan pihak-pihak yang memiliki otoritas untuk itu," kata Anwar.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas di Jakarta, Selasa (5/11/2019). ANTARA/Anom Prihantoro
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas di Jakarta, Selasa (5/11/2019). ANTARA/Anom Prihantoro

Lebih lanjut, Anwar mengimbau kepada semua pihak untuk tidak seenaknya mengkait-kaitkan paham radikalisme dengan Ulama, Mubaligh atau Da'i. Apalagi, hanya didasarkan pada aspek fisik yang good looking.

Baca Juga

Pemerintah Dinilai Masih Gagap Tangani COVID-19

"Menghimbau kepada semua pihak agar tidak mudah mengaitkan masalah radikalisme dengan ulama, dai/muballigh dan hafizh serta tampilan fisik (performance) mereka, termasuk yang lantang menyuarakan amar makruf nahi munkar bagi perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara," tutup Anwar. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PMI Bantu Pengobatan Puluhan Pedemo di Jakarta
Indonesia
PMI Bantu Pengobatan Puluhan Pedemo di Jakarta

Tim Ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta membantu pengobatan puluhan pendemo pasca unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di sekitar Istana Negara.

Bansos ke Warga Terdampak COVID-19 Diperpanjang hingga Desember 2020
Indonesia
Bansos ke Warga Terdampak COVID-19 Diperpanjang hingga Desember 2020

"Sesuai instruksi Presiden beberapa waktu lalu pada rapat kabinet, bansos dilanjutkan," ujarnya

Biar Efisien, Hunian Terintegrasi Transit Terus Diperbanyak
City Property
Biar Efisien, Hunian Terintegrasi Transit Terus Diperbanyak

Beberapa TOD kini sudah dibangun tidak jauh dari stasiun kereta api ataupun commuter line seperti Stasiun Pasar Senen, Pondok Cina, Depok Baru, Jatijajar, Citayam dan Cinere.

BPIP: Sangat Langka Seniman yang Radikal dan Intoleran
Indonesia
BPIP: Sangat Langka Seniman yang Radikal dan Intoleran

Mereka manggala sejati yang menafsirkan Pancasila secara luar biasa lewat karya-karyanya dan tidak doktrinal

KPK Cukup Jadi Supervisi Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
KPK Cukup Jadi Supervisi Kasus Djoko Tjandra

"KPK cukup melakukan korsup (koordinasi dan supervisi) saja terhadap penanganan kasus Djoko Tjandra," kata Indriyanto

Pengguna KRL Berkurang 10 Persen Dibanding Pekan Lalu
Indonesia
Pengguna KRL Berkurang 10 Persen Dibanding Pekan Lalu

KCI akan tetap mewaspadai peningkatan kembali jumlah pengguna pada hari Jumat mendatang

Masih Pandemi, Pilkada Serentak Desember Dinilai Terburu-buru
Indonesia
Masih Pandemi, Pilkada Serentak Desember Dinilai Terburu-buru

Pemilihan kepala daerah di 270 daerah butuh persiapan yang matang karena pada situasi normal banyak kompleksitas yang terjadi dalam penyelenggaraan apalagi dengan situasi saat ini.

Nasib Ketua KPK Firli Bahuri Diputus Pekan Depan
Indonesia
Nasib Ketua KPK Firli Bahuri Diputus Pekan Depan

Sidang putusan akan dilaksanakan berbeda dengan sidang-sidang sebelumnya

Aktivis PMII Tak Setuju Stafsus Milenial Dibubarkan
Indonesia
Aktivis PMII Tak Setuju Stafsus Milenial Dibubarkan

Nixon menilai keberadaan stafsus milenial sangat bermanfaat khususnya bagi generasi muda.