MUI Sudah Menduga Ceramah UAS Akan Viral Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidowi. (MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidowi menegaskan bahwa lembaganya tak menghakimi Ustaz Abdul Somad (UAS) pasca-dakwahnya yang viral dengan menyinggung salib.

Masduki sudah menyangka bahwa ucapan UAS di Masjid An Nur, Pekanbaru tahun 2016 atau tepatnya tiga tahun lalu itu akan viral kemana-mana.

Baca Juga: Ade Armando Pertanyakan Rujukan UAS Sebut Ada Setan dan Jin Kafir di Salib

"Memang satu diskusi di internal tadi. Itu jangan masuk ke wilayah yang sifatnya bisa menyinggung orang lain," kata Masduki di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Rabu (21/8).

Ustaz Abdul Somad. (Foto: Net)
Ustaz Abdul Somad. (Foto: Net)

Masduki melanjutkan, soal patung meski ada di dalam Al Aquran, namun hal itu bisa menyinggung ajaran agama lain meski disampaikan dalam forum kajian agama yang tertutup sekalipun.

"Nah persoalan seperti itu kita menginginkan ustad Abdul Somad tidak masuk dalam wilayah seperti itu. Apalagi misalnya menyinggung persoalan ke agama lain," jelas Masduki.

Masduki melanjutkan bahwa MUI saat ini fokus meredam isu ini dan bisa membuat suasana kondusif kembali.

Baca Juga: Kuasa Hukum Anggap Pelaporan Terhadap UAS Sebagai Pencemaran Nama Baik

"Ya harapannya supaya tidak ada gugatan balasan dari pihak yg lain, dan kemudian kalau dicabut ya lebih bagus," jelas Masduki.

MUI saat ini tak berencana akan memberikan perlindungan hukum terhadap terlapor Ustaz Abdul Somad.

"Karena kalau masuk wilayah hukum itu tidak selesai karna ada tuntutan baru dari persoalan lain yang cuma sama masalahnya dan itu tidka akan selesai, dan ini yang masuk akhirnya dampaknya ke politik," pungkas Masduki. (Knu)

Baca Juga: GMKI Minta Polisi Periksa UAS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasutri Dokter di Rumah Sakit Solo Terpapar COVID-19
Indonesia
Pasutri Dokter di Rumah Sakit Solo Terpapar COVID-19

Hasil tracking keduanya, kata Juliyatmono, pasutri tenaga medis ini terpapar dari pasien yang dirawatnya di rumah sakit

Rapid Test Dipatok Harga Rp150 Ribu, Warga Mengeluh
Indonesia
Rapid Test Dipatok Harga Rp150 Ribu, Warga Mengeluh

Ia pun menyayangkan kebijakan pemerintah

Pemerintah Nyatakan Pilkada Tak Akan Ditunda
Indonesia
Pemerintah Nyatakan Pilkada Tak Akan Ditunda

Desakan sejumlah kalangan untuk menunda Pilkada Serentak 2020 tak digubris pihak Istana Negara

Pesantren Diklaim Lebih Aman Terapkan New Normal Dibanding Sekolah
Indonesia
Pesantren Diklaim Lebih Aman Terapkan New Normal Dibanding Sekolah

Potensi penularan COVID-19 di pesantren lebih dapat dikendalikan

Biro Umrah di Solo Terancam Rugi Miliaran Rupiah
Indonesia
Biro Umrah di Solo Terancam Rugi Miliaran Rupiah

Penghentian umrah dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Kebutuhan Masker Dalam Negeri
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Kebutuhan Masker Dalam Negeri

Hal tersebut disampaikan Najib merespons rilis Badan Pusat Statistik (BPS)

Pengamat Nilai Penolakan PA212 Terhadap Ahok Didasari Sentimen SARA
Indonesia
Pengamat Nilai Penolakan PA212 Terhadap Ahok Didasari Sentimen SARA

Hubungannya apa antara Ahok menjabat pimpinan di salah satu perusahaan negara dengan penolakan

Vonis Rendah Dua Penyerang Novel Tutup Celah Upaya Bongkar Aktor Intelektual
Indonesia
Vonis Rendah Dua Penyerang Novel Tutup Celah Upaya Bongkar Aktor Intelektual

"Vonis rendah ini tertutup membuka aktor yang intelektual. Ini sekedar seperti dagelan politik. Bukan proses hukum tapi proses politik,"jelas Trubus

Menkopolhukam Pastikan Jurnalis AS Sudah Dibebaskan
Indonesia
Menkopolhukam Pastikan Jurnalis AS Sudah Dibebaskan

Mahfud langsung meminta Kapolri Jenderal Idham Azis dan pihak Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk membebaskan Philip Jacobson.

Ini Agenda Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2020
Indonesia
Ini Agenda Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2020

Pukul 08.58-09.00 WIB, Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPD, dan Ketua DPD, memasuki Ruang Sidang Paripurna, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen.