MUI Sebut Teror di Sri Lanka Tindakan Biadab dan Keji Bom gereja di Sri Lanka. Foto: 9jamouth

MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai ajaran agama mana pun tidak membenarkan tindakan kekerasan menebar ketakutan, membunuh orang yang tidak berdosa dan membunuh orang yang sedang melaksanakan ibadah.

Hal tersebut menanggapi soal adanya serangan teror di Sri Lanka yang menewaskan ratusan orang di Gereja Sri Lanka.

Wakil Ketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi dan sejumlah petinggi MUI menggelar konferensi pers di Gedung MUI. Jakarta(Merahputih.com / Derry Ridwansah)
Wakil Ketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi dan sejumlah petinggi MUI menggelar konferensi pers di Gedung MUI. Jakarta(Merahputih.com / Derry Ridwansah)

"Tindakan tersebut adalah perbuatan yang sangat biadab dan jauh dari nilai-nilai ajaran agama," kata Waketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (22/4).

Zainut mengatakan, Islam adalah agama damai, di dalam peperangan saja diajarkan untuk tidak boleh membunuh perempuan, orang tua, anak-anak, para rahib, pendeta, merusak bumi, memutilasi mayat, merusak rumah ibadah dan lain sebagainya.

"Maka sangat menyedihkan jika ada sekelompok orang yang mengatasnamakan agama melakukan tindakan brutal dan sadis. Hal tersebut hakekatnya justru menodai kesucian ajaran agama," jelas Zainut

Zainut meminta kepada Pemerintah Indonesia agar memelopori diselenggarakannya pertemuan negara-negara untuk melawan ancaman terorisme di dunia.

"Karena hal tersebut merupakan ancaman bagi perdamaian umat manusia," imbuh dia.

Zainut menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam kepada masyarakat Sri Lingka atas peristiwa tersebut.

Bom gereja di Sri Lanka

"Semoga masyarakat Sri Langka khususnya keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah tersebut," jelas Zainut.

Seperti diketahui, serangan bom secaraberturut-turut yang menyasar tiga gereja, empat hotel dan sebuah rumah di Sri Lanka, Minggu (21/4/). Peristiwa tersebut telah merenggut korban jiwa mencapai 215 orang dan lebih dari 400 orang lainnya terluka. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH