MUI: Kalau Tak Dilarang, Mudik Bisa Jadi Bencana dan Malapetaka Pemudik padati tol trans Jawa (Antaranews)

Merahputih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah tegas membuat larangan mudik hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah pandemi corona.

"Karena kalau itu tidak dilarang maka bencana dan malapetaka yang lebih besar tentu bisa terjadi," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/4).

Baca Juga

Darurat Corona Diperpanjang, KAI Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Lebaran

Menurut dia, bila pemangku kebijakan tak tegas dikhawatirkan COVID-19 ini bakal menyebar ke beberapa daerah.

Sehingga, MUI mendesak pemerintah pusat segera menerbitkan aturan larangan bagi masyarakat yang ingin mudik

"Jadi dengan demikian kalau pemerintah melarang warganya untuk pulang mudik di saat ada pendemi wabah corona ya boleh saja bahkan hukumnya adalah wajib," ucapnya.

Mudik. Merahputih.com/Muchammad Yani
Ilustrasi. Merahputih.com/Muchammad Yani

Apabila pemerintah bersikeras tak mengeluarkan aturan larangan tradisi pulang kampung, ia menilai itu seperti melanggar ketentuan agama serta protokol medis yang ada.

"Jelas akan sangat berbahaya, karena akan bisa mengganggu dan mengancam kesehatan serta jiwa dari yang bersangkutan dan juga diri orang lain," jelas dia.

Baca Juga

PP PSBB Sudah, Kini Pemerintah Siapkan PP Larangan Mudik Lebaran

Anwar melanjutkan, jika pemerintah nantinya menerbitkan aturan larangan mudik, maka langkah itu sudah sesuai dengan firman Allah SWT.

"Yang artinya janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan. Dan juga sangat sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW yang melarang orang untuk masuk ke daerah yang sedang dilanda wabah dan atau keluar dari daerah tersebut," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemendagri Belum Pernah Terima Informasi Djoko Tjandra Jadi WNA Papua Nugini
Indonesia
Kemendagri Belum Pernah Terima Informasi Djoko Tjandra Jadi WNA Papua Nugini

Menurutnya, dalam database kependudukan Djoko Tjandra tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Hari Ini MK Sidangkan 34 Sengketa Pilkada
Indonesia
Hari Ini MK Sidangkan 34 Sengketa Pilkada

Waktu yang dimiliki Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa dan memutus perkara sesuai peraturan perundang-undangan adalah 45 hari sejak permohonan perselisihan.

Taat Protokol Kesehatan Bentuk Kecintaan Pada Tuhan
Indonesia
Taat Protokol Kesehatan Bentuk Kecintaan Pada Tuhan

Menurut Benny, kepatuhan kepada protokol kesehatan dan mencintai sesama adalah bantuk kecintaan kepada tuhan.

 Jubir Corona Singgung Anak Muda Sebagai Biang Tertularnya Virus Corona ke Orang Tua
Indonesia
Jubir Corona Singgung Anak Muda Sebagai Biang Tertularnya Virus Corona ke Orang Tua

"Kita lindungi yang sakit agar dia bisa melakukan isolasi diri dengan baik, agar dia tidak menularkan kepada orang lain, agar dia tidak kontak dekat dengan orang lain dan agar dia tetap di rumah," ucap Yurianto

Ribuan Aparat Gabungan Jaga Demo BEM SI di Kawasan Monas
Indonesia
Ribuan Aparat Gabungan Jaga Demo BEM SI di Kawasan Monas

Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, juga unsur dari pemerintah daerah.

 Rapid Test Massal di Pasar Tradisional Solo, 2 Pedagang Pasar Burung Reaktif
Indonesia
Rapid Test Massal di Pasar Tradisional Solo, 2 Pedagang Pasar Burung Reaktif

"Total ada 296 orang jalani rapid test massal di pasar tradisional dan pasar modern di Solo Jumat kemarin. Rapid test secara acak itu ditemukan dua pedagang diyatakan reaktif," ujar Ning di Solo, Minggu (24/5).

Novel Beberkan Bukti Pelaku Penyerangannya Bukan atas Dendam Pribadi
Indonesia
Novel Beberkan Bukti Pelaku Penyerangannya Bukan atas Dendam Pribadi

Ada laporan Komnas HAM bahwa kasusnya adalah kejahatan terorganisir.

20 Persen Keluarga Belum Miliki Rumah
KPR
20 Persen Keluarga Belum Miliki Rumah

Pembangunan rumah yang baik dapat berdampak baik pada kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pembentukan karakter generasi muda di masa depan, selain juga mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Adik Ipar Edo Kondolongit Diduga Tewas Dianiaya Tahanan Lain
Indonesia
Adik Ipar Edo Kondolongit Diduga Tewas Dianiaya Tahanan Lain

Hal ini berdasarkan rekaman CCTV di dalam rutan.

Izinkan Umat Islam Salat Idul Adha, Mahfud Minta Perhatikan Protokol Kesehatan
Indonesia
Izinkan Umat Islam Salat Idul Adha, Mahfud Minta Perhatikan Protokol Kesehatan

Mahfud menambahkan salat Idul Adha boleh dilakukan di tempat ibadah, lapangan, maupun di masjid.