MUI Jaktim Rilis Lima Ketentuan Salat Idul Adha Ilustrasi umat muslim Shalat berjamaah di masjid. (ANTARA/HO/20)

MerahPutih.com - Umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha pada Jumat (31/7). Namun, perayaan tahun ini masih dibayang-bayangi pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Timur merilis lima ketentuan pelaksanaan salat Idul Adha baik di lapangan maupun di Masjid.

Baca Juga

Umat Islam Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Saat Salat Idul Adha

"Intinya boleh dilaksanakan di lapangan atau masjid tapi tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Sekretaris MUI Jaktim, Ma'arif Fuadi di Jakarta, Rabu (22/7)

Ketentuan pertama, pengurus masjid membentuk tim yang bertugas merencanakan dan melaksanakan kegiatan pencegahan penyebaran COVID-19 pada pelaksanaan salat.

Warga sekitar Masjid Gede Kauman mengikuti takbir di depan rumahnya di kampung Kauman,  Yogyakarta, Sabtu (23/5/2020). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Warga sekitar Masjid Gede Kauman mengikuti takbir di depan rumahnya di kampung Kauman, Yogyakarta, Sabtu (23/5/2020). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

Kedua, tim penyelenggara wajib menyediakan fasilitas cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di setiap pintu masuk berikut dengan alat pengecekan suhu tubuh.

Ketiga, menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus di tempat salat dengan minimal jarak satu meter. Keempat, memasang imbauan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat yang mudah terlihat.

Kelima, sebagaimana dilansir Antara, melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di area pelaksanaan shalat.

Ketentuan itu tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah Dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19.

Baca Juga

Fatwa MUI Soal Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Ma'arif mengatakan pelaksanaan Salat Idul Adha tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penularan COVID-19.

Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar, mengimbau agar ketentuan tersebut diimplementasikan secara optimal.

"Saya berharap tidak ada lagi klaster baru, khususnya dari masjid saat pelaksanaan Shalat Idul Adha," ujarnya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH