MUI Imbau Masyarakat Tak Menolak Pemakaman Jenazah COVID-19 Wakil Sekjen MUI Bidang Fatwa, Sholahuddin Al-Aiyubi (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat agar tidak menolak pemakaman jenazah pasien positif COVID-19. MUI menegaskan, tidak ada alasan yang kuat untuk menolak pemakaman.

"Tidak ada alasan untuk menolak penguburan jenazah COVID-19 ini," kata Wakil Sekjen MUI Bidang Fatwa, Sholahuddin Al-Aiyubi kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/4).

Baca Juga:

Menkominfo Luncurkan Aplikasi Pantau Orang Tanpa Gejala COVID-19

Menurutnya, ada dua alasan dalam Islam terkait hal tersebut. Pertama, penguburan jenazah hukumnya adalah fardlu kifayah. Artinya, umat Islam yang ada daerah tersebut berkewajiban melaksanakan hak-hak jenazah.

Pemakaman jenazah pasien Covid-19 kerap mendapat penolakan dari warga
Petugas kepolisian bersama petugas TPU melakukan pemakaman terhadap jenazah pasien Covid-19 (Foto: antaranews)

Sementara alasan kedua, kata Aiyub, di dalam Islam, tidak boleh menunda-nunda penguburan jenazah. Karena hal ini merupakan keharusan untuk segera dikubur.

“Jadi kalau kita melihat hadist, diterangkan bahwa jika ada di antara kalian yang meninggal, jangan kalian menahan-nahan, dan segerakanlah dia itu dikuburkan di tempat pemakamannya,” ujar Aiyubi.

Selain itu, dari sisi protokol medis penanganan jenazah COVID19 sudah memperhatikan keselamatan dari tempat pemakaman.

Aiyubi menilai, jenazah Covid-19 sudah dikafani dan dilapisi kantong jenazah berbahan plastik yang tidak tembus. Jenazah tersebut kemudian dimasukkan ke dalam peti yang sudah sesuai prosedur medis.

"Artinya pada saat dikebumikan, tetesan itu bisa diantisipasi tidak terjadi, protokolnya bukan hanya menjaga orang yang menguburkan, tetapi juga keselamatan orang yang ada di daerah sekitar,” kata dia.

Baca Juga:

Wakil Ketua dan Komisioner Ombudsman RI Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

Aiyub menilai, adanya penolakan-penolakan di masyarakat disebabkan adanya kesalah pahaman. Ia pun meminta kepada pemerintah untuk memberikan informasi lebih detail terkat aspek kesehatan dalam penguburan jenazah COVID-19.

“MUI mengimbau kepada aparat untuk melakukan langkah persuasi terlebih dahulu, saya menebak itu belum pahamnya masyarakat. Saya mohon betul kepada teman-teman wartawan, terus disampaikan, sehingga bisa sampai kepada masyarakat kita dan masyarakat kita bisa memahami,” tutupnya.(Pon)

Baca Juga:

Solo KLB COVID-19, Relawan Gibran Sumbang Ribuan APD ke Rumah Sakit

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH