MUI DKI: Salat Id di Rumah tidak Kurangi Pahala Ilustrasi Salat Idul Fitri. Foto: Pwmu

MerahPutih.com - Ketua MUI DKI, Munahar Mukhtar meminta kepada umat Islam di Jakarta untuk tidak melaksanakan ibadah salat idul fitri di Masjid ataupun di lapangan. Meskipun situasi penyebaran COVID-19 di DKI sedang dalam kondisi baik karena adanya penurunan kasus.

Namun hal itu, kata Munahar harus dipandang sebagai bentuk motivasi agar warga melanjutkan anjuran baik Pemprov DKI maupun anjuran MUI untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dan memindahkan peribadatan di rumah.

Baca Juga

7 Desa di Ambon Rayakan Idul Fitri Hari Ini

"Maka dari itu saya berharap warga Jakarta dan umat islam pada khususnya mari kita tetap stay di rumah masing-masing. Warga Jakarta tetap di Jakarta, tetap melaksanakan ibadah di rumah, Insya Allah itu tidak akan mengurangi nilai pahala kita kepada Allah SWT," kata Munahar di Jakarta, Sabtu (23/5).

Salat Id
Ilustrasi salat Idul Fitri

Sejalan dengan semangat tersebut, Ketua DMI DKI, KH Ma’mun Al-Ayyubi mengajak agar masyarakat mematuhi keputusan yang merupakan hasil dukungan dari para alim ulama tersebut. Sebab keputusan itu ditetapkan demi melindungi masyarakat Jakarta dari wabah COVID-19.

"Saya mengajak kepada para DKM Masjid, Mushola, Khotib, mari bersama-sama kita bisa menahan diri. Ibadah pun tidak boleh dibarengi dengan hawa nafsu, ibadah di rumah pun sah hukumnya," ungkapnya.

Baca Juga

Camat Tanah Abang Sebut Ratusan Pedagang yang Ditertibkan Tak Pernah Takut Corona

"Insya Allah niat kita salat di rumah adalah niat jihad untuk memberikan keselamatan bagi masyarakat," sambungnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wapres Tegaskan Penanganan Banjir Harus Terintegrasi Hulu dan Hilir, Tak Bisa Sendiri-Sendiri
Indonesia
Wapres Tegaskan Penanganan Banjir Harus Terintegrasi Hulu dan Hilir, Tak Bisa Sendiri-Sendiri

Wapres juga telah mendapatkan laporan tentang penyebab bencana banjir dan tanah longsor

Kasus Gratifikasi Bupati Bogor Rachmat Yasin Disidang di Tipikor Bandung
Indonesia
Kasus Gratifikasi Bupati Bogor Rachmat Yasin Disidang di Tipikor Bandung

Selanjutnya, kata dia, penahanan Rachmat beralih dan menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Bandung.

Update Kasus Corona DKI Jumat (20/11): 124.243 Positif, 113.739 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Jumat (20/11): 124.243 Positif, 113.739 Orang Sembuh

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 140.752

Kasus Dugaan Korupsi UNJ, Polisi Periksa Puluhan Saksi
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi UNJ, Polisi Periksa Puluhan Saksi

Polda Metro Jaya memeriksa 23 saksi atas kasus dugaan korupsi yang melibatkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Guru Besar UI Sebut Komjak Terkesan Politisasi Kasus Jaksa Pinangki
Indonesia
Guru Besar UI Sebut Komjak Terkesan Politisasi Kasus Jaksa Pinangki

Menurutnya, saran tersebut membuat Komjak terkesan melakukan politisasi hukum.

Ketua DPRD DKI Angkat Suara soal Rencana PSI Gulirkan Hak Interpelasi soal Anies
Indonesia
Ketua DPRD DKI Angkat Suara soal Rencana PSI Gulirkan Hak Interpelasi soal Anies

"Kalau interpelasi ini kan reaksi dari teman-teman di DPRD DKI dalam melihat suatu persoalan," ujar Prasetyo

Petugas Kepolisian Dikritik karena Masih Kecolongan saat Antisipasi Pemudik
Indonesia
Petugas Kepolisian Dikritik karena Masih Kecolongan saat Antisipasi Pemudik

Kelemahan dari segi pemeriksaan memungkinkan pemudik lolos dari pemeriksaan petugas.

Gempa Sumbar Akibat Penyesaran di Batas Tumbukan Lempeng
Indonesia
Gempa Sumbar Akibat Penyesaran di Batas Tumbukan Lempeng

Gempa bumi tersebut dirasakan oleh warga di Kota Padang, Painan, Sipora, Solok, Padang Panjang, Bukittinggi, Pariaman, Kerinci, Pasaman, hingga Kota Payakumbuh.

Temuan Korban Meninggal Longsor Nganjuk Bertambah
Indonesia
Temuan Korban Meninggal Longsor Nganjuk Bertambah

Jumlah warga korban tanah longsor Nganjuk yang ditemukan meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga totalnya ada tiga warga meninggal.

100 Sekolah Bakal Lakukan Uji Coba Tatap Muka di Jakarta
Indonesia
100 Sekolah Bakal Lakukan Uji Coba Tatap Muka di Jakarta

sejauh ini telah ada 500 lebih fasilitas kesehatan guna penyuntikan vaksin di Jakarta. Kemampuan penyuntikan vaksin di Ibu Kota, sebutnya, juga telah mencapai 30 ribu per hari.