MUI: COVID-19 Tidak Hentikan Sertifikasi Halal Label Halal LPPOM MUI (Antara/ist)

MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut bahwa proses sertifikasi halal bagi masyarakat tidak berhenti di tengah wabah COVID-19. MUI tetap dapat melayani masyarakat dengan baik dan bertanggung jawab.

"Di tengah pandemi COVID-19, LPPOM MUI tetap bisa melayani pelaku usaha dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Kita tidak ingin halal ikut andil dalam memacetkan bisnis di Indonesia," kata Direktur Audit Halal Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Muti Arintawati kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/6), dikutip Antara.

Baca Juga:

MUI Minta Stadion Jadi Alternatif Lokasi Salat Jumat

Dia mengatakan, mitigasi risiko sudah diterapkan jauh hari pada awal tahun sebelum kasus pertama COVID-19 diumumkan di Indonesia. Proses penanggulangan itu dimulai sejak banyaknya audit luar negeri terkait produk halal.

Kendati begitu, dia mengatakan LPPOM MUI membentuk satgas tersendiri terkait COVID-19 yaitu Corona Virus Crisis Center demi keselamatan umum terutama bagi auditor, karyawan, dan pengunjung gedung.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) . (ANTARA/HO/20)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) . (ANTARA/HO/20)

Seiring dengan kebijakan bekerja dari rumah, kata dia, LPPOM MUI mengurangi kegiatan di kantor sementara proses sertifikasi halal tetap dilakukan dengan tetap aktifnya sistem Cerol-SS23000. Sistem tersebut memungkinkan masyarakat mengecek perkembangan proses sertifikasi halalnya secara langsung.

Muti mengatakan LPPOM MUI juga menerapkan Modified Onsite Audit (MOsA) yaitu sistem audit 19 Maret 2020 yang menyesuaikan kebutuhan terkini. Audit tersebut memenuhi standar Komite Akreditasi Nasional (KAN) yang dipakai untuk Sistem Jaminan Halal (SJH).

Baca Juga:

Fatwa MUI Terbaru soal Pelaksanaan Salat Jumat di Masa PSBB Transisi

Meski begitu, kata dia, belum semua kategori dapat diaudit secara MOsA seperti produk penyembelihan dan gelatin.

"Secara umum, dapat disimpulkan audit bisa dilakukan secara MOsA. Kami uji coba secara bertahap. Awalya, MOsA hanya bisa diterapkan pada produk pengembangan dan perpanjangan. Kemudian setelah mendapat formula yang tepat, MOsA diujicobakan untuk perusahaan baru," katanya. (*)

Baca Juga:

Ini Dalil MUI Larang Salat Jumat Dua Gelombang Saat Pangebluk COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 Kamis (11/6): 35.295 Positif, 12.636 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (11/6): 35.295 Positif, 12.636 Sembuh

Ini bukti masih ada kelompok rentan dan penularan masih terjadi

BI Bikin Aturan Detail Perlindungan Konsumen
Indonesia
BI Bikin Aturan Detail Perlindungan Konsumen

Sebelumnya perlindungan konsumen itu hanya mencakup sistem pembayaran. Kini mencakup seluruh bidang tugas kewenangan BI.

Jawa Barat Sumbang Penambahan Kasus Terbanyak COVID-19, Nyaris 1.000 Orang
Indonesia
Jawa Barat Sumbang Penambahan Kasus Terbanyak COVID-19, Nyaris 1.000 Orang

Jumlah pasien sembuh bertambah cukup banyak mencapai 1.066 orang

Laporan Kematian akibat Virus Corona di Tiongkok Tembus Angka Seribu
Dunia
Laporan Kematian akibat Virus Corona di Tiongkok Tembus Angka Seribu

Tiongkok kembali melaporkan 108 kematian baru akibat virus corona atau naik dari 97 kematian dari hari sebelumnya

Pimpinan MPR Minta Proses Vaksinasi COVID-19 Dipercepat
Indonesia
Pimpinan MPR Minta Proses Vaksinasi COVID-19 Dipercepat

Pimpinan MPR meminta pemerintah mempercepat proses untuk penggunaan vaksin COVID-19.

Libur Long Weekend, Daop 3 Cirebon Operasikan 53 KA
Indonesia
Libur Long Weekend, Daop 3 Cirebon Operasikan 53 KA

PT KAI Daop 3 Cirebon mengoperasikan 53 KA ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.

[HOAKS atau FAKTA] Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia Akibat Divaksin Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia Akibat Divaksin Corona

Di bagian thumbnail video itu, terdapat foto Syekh Ali Jaber, ikon tanda panah yang mengarah ke foto kemasan uji klinis vaksin Sinovac

Jokowi Perkirakan Vaksin Merah Putih Diproduksi Pertengahan 2021
Indonesia
Jokowi Perkirakan Vaksin Merah Putih Diproduksi Pertengahan 2021

Direncanakan dapat diuji klinis pada awal tahun depan

 Curah Hujan Tinggi, 55 RW di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Curah Hujan Tinggi, 55 RW di Jakarta Terendam Banjir

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohammad Insaf menerangkan, untuk Jakarta Pusat ketinggian air berkisar dari 20 sampai 90 cm. Jakarta Selatan 20 hingga 120 cm.

Airbus Berencana Pangkas Ribuan Pekerjanya, Jerman Paling Banyak Kena PHK
Indonesia
Airbus Berencana Pangkas Ribuan Pekerjanya, Jerman Paling Banyak Kena PHK

Perusahaan juga telah menanggung beban 1,2 miliar euro atau sekitar 1,3 miliar dolar AS atas prospek penjualan yang memburuk akibat masalah tersebut