MUI Bahas Dua Fatwa Usulan Wapres Terkait Virus Corona Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, (ANTARA/HO-Asdep KIP Setwapres)

MerahPutih.com - Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat KH Asrorun Niam Sholeh mengatakan bahwa Komisi Fatwa sedang membahas dua fatwa yang diajukan oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Fatwa pertama adalah tentang penanganan jenazah penderita COVID-19 bila terjadi kekurangan petugas atau kondisi yang tidak memungkinkan dimandikan.

Baca Juga:

Warga yang Merasa Tertular Virus Corona Jangan Minum Obat Sendiri

Fatwa kedua yang diminta Kiai Ma’ruf adalah terkait kebolehan salat tanpa wudhu dan tanpa tayamum sehingga bisa menenangkan petugas medis.

Menurutnya, selama bertugas menangani corona ini, para petugas medis tidak diperkenankan membuka pakaiannya sampai delapan jam, sehingga tidak kemungkinan bertayamum atau wudu.

Kejadian-kejadian seperti itu, menurut Niam, sudah dialami oleh para petugas medis di lapangan.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (ANTARA FOTO/HO-Asdep Komunikasi dan Informasi Publik Setwapres)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (ANTARA FOTO/HO-Asdep Komunikasi dan Informasi Publik Setwapres)

Terkait wabah corona ini, Komisi Fatwa MUI Pusat sendiri sebelumnya sudah mengeluarkan Fatwa No 14 Tahun 2020. Fatwa itu berisi tentang penyeleggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19.

Pada poin ketujuh, disebutkan bahwa pengurusan jenazah terpapar COVID-19, terutama dalam memandikan dan mengkafani harus dilakukan sesuai protokol medis.

"Tentu dilakukan oleh pihak yang berwenang, dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat," katanya.

Sedangkan untuk mensalatkan dan menguburkannya dilakukan sebagaimana biasa dengan tetap menjaga agar tidak terpapar COIVID-19.

Baca Juga:

Alat Rapid Test Corona Mulai Digunakan, Pemerintah Klaim Hasilnya Banyak yang Negatif

Pengurusan jenazah COVID-19 dalam fatwa tersebut belum membahas bila terjadi kekurangan petugas untuk mengurus jenazah atau situsi menjadi tidak memungkinkan.

Asrorun juga mengimbau agar seluruh umat Islam melakukan qunut nazilah di setiap salat wajib.

Hal itu bertujuan untuk memohon pertolongan dari Allah SWT agar terhindar dari wabah corona dan segera sirna dari Indonesia.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga menyoroti ibadah bagi petugas medis penanganan corona beragama Islam. Dia menyebut salat bagi petugas medis muslim perlu diatur dalam fatwa karena kondisi-kondisi tertentu yang tak memungkinkan. (Knu)

Baca Juga:

Harga APD Baju Hazmat Mahal, Jateng Mampu Bikin Sendiri dengan Harga Rp40.000

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ridwan Kamil Minta Warga Salat Idulfitri di Rumah
Indonesia
Ridwan Kamil Minta Warga Salat Idulfitri di Rumah

Kang Emil pun mengapresiasi kerja keras para dokter dan tenaga kesehatan sehingga tingkat kesembuhan meningkat dua kali lipat.

ICW Curiga Jaksa Agung tak Mau Penegak Hukum Lain Tekel Kasus Jaksa Pinangki
Indonesia
ICW Curiga Jaksa Agung tak Mau Penegak Hukum Lain Tekel Kasus Jaksa Pinangki

Jaksa Agung menerbitkan menerbitkan Pedoman Nomor 7 Tahun 2020

Terobosan Baru Nadiem: Hapus UN, Ujian di Kelas 4, 8 dan 11
Indonesia
Terobosan Baru Nadiem: Hapus UN, Ujian di Kelas 4, 8 dan 11

Hasil dari ujian itu bakal menunjukkan kepada guru-guru, siswa mana saja yang membutuhkan bantuan ekstra

Disalip Gibran, Purnomo: Rasa Kecewa Pasti Ada
Indonesia
Disalip Gibran, Purnomo: Rasa Kecewa Pasti Ada

tampilan baru saya tampa kumis dan jengot sebagai ungkapan syukur rekomendasi telah turun, meskipun bukan pada saya," tutup Purnomo.

Didakwa Selundupkan Handpone, Putra Siregar Ngaku Jadi Korban Pembunuhan Karakter
Indonesia
Didakwa Selundupkan Handpone, Putra Siregar Ngaku Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Menurut kesaksian Putra Siregar, barang tersebut didapatnya dari seseorang teman bernama Jimmy.

KAI Daop 4 Semarang Setop Operasional 13 Rute Kereta Api
Indonesia
KAI Daop 4 Semarang Setop Operasional 13 Rute Kereta Api

"13 KA tersebut terdiri sari delapan kereta reguler dengan tujuan berbagai stasiun di Daop 4, lima sisanya merupakan KA yang melintas di daop ini," ujarnya

Polri Limpahkan Kasus Surat Jalan Djoko Tjandra ke Kejari Jaktim
Indonesia
Polri Limpahkan Kasus Surat Jalan Djoko Tjandra ke Kejari Jaktim

Bareskrim Polri telah melakukan pelimpahan tahap II kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra siang tadi.

KPK Pasrah "Dibohongi" Imigrasi Terkait Keberadaan Harun Masiku
Indonesia
KPK Pasrah "Dibohongi" Imigrasi Terkait Keberadaan Harun Masiku

Selain berkoordinasi dengan Pihak imigrasi, kata Ali pihaknya juga menggandeng pihak polri untuk mencari keberadaan caleg PDIP Harun Masiku.

Kolonel TNI Dibegal Saat Bersepeda di Bintaro
Indonesia
Kolonel TNI Dibegal Saat Bersepeda di Bintaro

Seorang anggota TNI kembali jadi korban begal saat bersepeda. Kali ini, kejadiannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Cara Anies Dianggap Aneh Batasi Angkutan karena Virus Corona
Indonesia
Cara Anies Dianggap Aneh Batasi Angkutan karena Virus Corona

Orang-orang mengritik kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang membatasi rute dan jam operasional moda transportasi publik seperti Transjakarta dan MRT.