MUI Apresiasi Pertemuan Amien Rais dengan Presiden Jokowi Presiden Jokowi menerima kedatangan tujuh orang anggota TP3 Enam Laskar FPI, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (09/03/2021). (Foto: Biro Pers Setpres/Rusman)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengapresiasi pertemuan Amien Rais dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Selasa (9/3)

Menurut Abbas, momentum tersebut luar biasa mengingat selama ini pendiri Partai Ummat itu kerap mengkritik habis Jokowi.

Baca Juga

Di Hadapan Jokowi, Amien Rais Minta Kematian Laskar FPI Dibawa ke Pengadilan HAM

"Saya betul-betul tidak mengira pak Jokowi akan mau menerima dan mendengarkan suara serta sikap dan pandangan dari bapak Amin Rais," kata Abbas kepada MerahPutih.com di Jakarta, Selasa (9/3).

Abbas menuturkan, yang dilakukan Jokowi merupakan suatu pelajaran yang sangat berharga. Adanya dialektika seperti itu tentu jelas akan sangat berarti dan bermakna sekali.

"Tentu saja dalam rangka upaya kita untuk menciptakan saling pengertian diantara kita sebagai warga bangsa," jelas Abbas.

/media/37/9d/03/379d031bc90cae06d02a26571987cb8d.jpeg
Waketum MUI, Anwar Abbas

Menurut Abbas, masyarakat bisa mengambil sebuah pelajaran berharga. Bahwa setajam apapun perbedaan jangan persatuan dan kesatuan diantara kita sebagai anak bangsa.

"Saya yakin jika sikap dan tindakan seperti ini bisa kita tumbuhkan dan lestarikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di dalam setiap tingkatan," tutup Abbas.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo bertemu dengan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam laskar FPI pengawal Rizieq.

Dalam pertemuan tersebut terdapat tujuh orang dari TP3 yang hadir salah satunya Amien Rais, Abdullah Hehamahua, serta didampingi Menko Polhukam Mahfud MD.

"Tujuh orang yang diwakili menyampaikan mereka menyatakan keyakinan telah terjadi pembunuhan laskar FPI mereka meminta ini dibawa ke pengadilan HAM, karena itu pelanggaran HAM berat, itu yang disampaikan kepada Presiden, pertemuan tidak sampai 15 menit," kata Mahfud di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/3). (Knu)

Baca Juga

Komjen Listyo Pegang Suara Partai Besutan Amien Rais, Tapi Ada Pesan Khusus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Insentif untuk Relawan Tenaga Kesehatan RS Wisma Atlet Segera Cair
Indonesia
Insentif untuk Relawan Tenaga Kesehatan RS Wisma Atlet Segera Cair

Total dana insentif yang sedang dalam proses pencairan dan sudah dicairkan sekitar Rp57,97 miliar

Setiap Kemasan Vaksin COVID-19 Dilengkapi QR Code
Indonesia
Setiap Kemasan Vaksin COVID-19 Dilengkapi QR Code

Kode itu akan terhubung dengan data penerima vaksin melalui sistem informasi teknologi

Langkah Selamatkan Sektor Wisata Indonesia
Indonesia
Langkah Selamatkan Sektor Wisata Indonesia

emenkeu juga memberikan insentif tiket untuk 10 destinasi pariwisata sebesar Rp0,4 triliun. Kemudian hibah pariwisata senilai Rp0,1 triliun.

Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum

Hasto menyayangkan aksi pembakaran bendera tersebut

Kuasa Hukum Sebut Perhitungan Jaksa soal Nilai Kerugian Jiwasaraya Keliru
Indonesia
Kuasa Hukum Sebut Perhitungan Jaksa soal Nilai Kerugian Jiwasaraya Keliru

Menurut Kresna, nilai kerugian yang disebutkan JPU tersebut masih merupakan potensi kerugian atau potential loss dan belum menjadi kerugiaan riil atau actual loss.

PSBB Sudah Bisa Diperlonggar
Indonesia
PSBB Sudah Bisa Diperlonggar

Jika nanti ada peningkatan kasus di suatu wilayah, pemerintah daerah hanya tinggal mengetatkan pembatasan dalam skala lokal.

KPU Tetapkan Ansar-Marlin Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Terpilih
Indonesia
KPU Tetapkan Ansar-Marlin Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Terpilih

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara oleh KPU Kepri, Ansar-Marlin unggul dengan perolehan 308.553 suara.

Tahun 2021, Pemerintah Lengkapi 140 Juta Dosis Vaksin COVID-19
Indonesia
Tahun 2021, Pemerintah Lengkapi 140 Juta Dosis Vaksin COVID-19

Pemerintah Indonesia kembali mendatangkan vaksin COVID-19 dalam bentuk bulk 10 juta dosis.

Bupati Nganjuk dan Para Camat Langsung Dipenjara Setelah Jadi Tersangka
Indonesia
Bupati Nganjuk dan Para Camat Langsung Dipenjara Setelah Jadi Tersangka

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dan enam tersangka lain yang terlibat dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan resmi ditahan.