MUI Ajak Warga Sukseskan Pilkada 2018 Pilkada 2018

MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten, mengajak masyarakat menyukseskan pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan 27 Juni 2018.

"Kita wajib mensukseskan pilkada karena hukumnya wajib kifayah dan masyarakat harus menggunakan hak suara untuk menentukan pemimpin itu," kata Ketua Bidang Fatwa MUI Kabupaten Lebak KH Baijuri di Lebak, Sabtu (6/1).

Pesta demokrasi lima tahunan tentu masyarakat wajib menyukseskan pilkada untuk memilih pemimpin yang bisa mengubah kehidupan menjadi lebih baik juga sejahtera.

Pada tahun 2018, kata dia, sebagaimana dilansir Antara, menjadikan agenda tahun politik dengan serentak di 171 daerah di Tanah Air.

MUI setempat mengajak masyarakat dapat menggunakan partisipasi hak politiknya untuk menentukan pilihan kepala daerah dengan jujur dan adil tanpa suap maupun politik uang.

Sebab, pesta demokrasi itu untuk memiliki legitimasi pemimpin yang sah dan dipilih oleh masyarakat melalui pilkada.

Selain itu juga memiliki legalitas hukum yang kuat. Untuk itu, masyarakat tidak golongan putih (golput) dalam pilkada karena suatu daerah maupun negara tentu harus memiliki pemimpin.

Apabila daerah tersebut tidak memiliki pemimpin sah tentu masyarakat akan kesulitan dalam menerima berbagai pelayanan.

"Rakyat tidak bisa dilayani ke siapapun, karena tidak memiliki pemimpin itu maka pilkada hukumnya wajib kifayah dan masyarakat harus menggunakan hak suara untuk memilih pemimpin baru itu," jelasnya.

Ia mengimbau warga tidak menjadi golput pada pemilihan bupati dan wakil bupati Lebak, sebab golput masuk kategori haram karena tidak berpartisipasi untuk memilih pemimpin pada pilkada tersebut.

Pesta demokrasi pada pilkada secara serentak yang dilaksanakan 27 Juni 2018 tentu warga harus menggunakan hak politiknya.

"Kami berharap warga dapat menggunakan hak pilihnya pada pasangan calon kepala daerah itu dengan sesuai hati nurani," katanya.

Ia mengatakan, masyarakat agar cerdas untuk memilih pemimpin agar kepala daerah yang terpilih itu benar-benar melaksanakan tugas dengan benar dan baik.

Selain itu sosok kehidupan kepala daerah lebih sederhana juga memiliki pemikiran yang brilian untuk membangun Kabupaten Lebak.

Dimana saat ini Kabupaten Lebak masih daerah tertinggal dan diharapkan bupati dan wakil bupati bisa mengejar ketertinggalannya itu sehingga sejajar dengan daerah yang maju di Provinsi Banten.

Disamping itu juga kepala daerah yang terpilih memiliki sumber daya manusia (SDM), rekam jejak yang baik dan tidak melakukan korupsi.

Begitu juga memiliki integritas untuk membangun kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

MUI Lebak menyarankan warga memilih pada calon bupati dan wakil bupati yang benar-benar bisa membawa ke arah yang lebih baik untuk mewujudkan kesejahteraan.

"Kami berharap pilkada berlangsung damai tanpa menimbulkan konflik dan masyarakat harus cerdas dan kritis untuk memilih kepala daerah itu sesuai dengan hati nuraninya," katanya


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH