MUI: Ada atau tidak UU Perlindungan Tokoh Agama, Ulama Tetap Siarkan Agama Wasekjen MUI Pusat Zaitun Rasmin mengaku pertimbangkan usulan untuk keluarkan fata haram game PUBG (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memuji masuknya Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama dalam program legilasi nasional (Prolegas) prioritas di DPR

Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zaitun Rasmin menegaskan aturan itu memang sangat diperlukan. Dimana, saat pemuka agama dalam memberi pencerahan terhadap umat masih ada yang beranggapan berbeda.

"Wajib, karena kadang-kadang orang salah paham tokoh-tokoh agama menyampaikan justru menyampaikan kebenaran tapi ada orang-orang yang tidak suka," kata Zaitun, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/12).

Baca Juga:

PA 212 Kritik Rencana Sertifikasi Ulama

Meski begitu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah itu memastikan ada atau tidaknya RUU perlindungan tokoh, para ulama akan selalu menyiarkan ajaran agama.

"Karena itu harus ada perlindungan dan kalau bisa di UU kan silahkan itu bagus, Tapi kalau tidak ulama sudah siap kok apapun resikonya," ucap dia.

MAsjid
Masjid Menara Kudus (Instagram/nyitnyitt)

Terkait apakah RUU yang masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR 2020 akan membuat para tokoh pemuka agama terkekang, Zaitun berharap DPR dan pemerintah dalam membahas poin-poin atau pasal-pasal melibatkan ormas islam dan tokoh untuk mendapatkan masukan.

"Mudah mudahan tidak. Kami berharap DPR dan pemerintah dapat membuat UU yang terbaik melindungi tokoh ulama tokoh agama tokoh politik selama mereka berjuang untuk kemaslahatan bangsa,"pungkasnya.

Diketahui, DPR melalui Badan Legislasi (Baleg) pada pekan lalu telah menetapkan benerapa RUU masuk kedalam prolegnas Prioritas dah akan dituntaskan pada 2020. Dari lima puluh RUU salah satunya RUU tentang perlindungan tokoh agama, dan simbol agama RUU tentang perlindungan Kyai dan guru Ngaji. (Knu)

Baca Juga:

Narasi 'Kriminalisasi Ulama' Bakal Terus Dipakai Kelompok Oposisi Serang Pemerintah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dihantam COVID-19, Ratusan Ribu UMKM Mati Suri
Indonesia
Dihantam COVID-19, Ratusan Ribu UMKM Mati Suri

"Di tengah kondidsi ini, kita tahu bahwa ribuan bidang usaha menengah dan besar juga stagnan kemudian juga ratusan ribu UMKM kita mati suri," kata Sarman

Pemerintah Yakin 3 Juta UMKM Masuk Ekosistem Online
Indonesia
Pemerintah Yakin 3 Juta UMKM Masuk Ekosistem Online

Jumlah UMKM yang masuk ekosistem digital masih kecil. Pasalnya, hingga saat ini, baru sekitar 10 juta UMKM dari total sekitar 60 jutaan UMKM.

 Hadapi COVID-19 Gugus Tugas dan TikTok Bersatu Dukung Tenaga Kesehatan
Indonesia
Hadapi COVID-19 Gugus Tugas dan TikTok Bersatu Dukung Tenaga Kesehatan

TikTok telah menunjukkan contoh nyata kolaborasi tidak hanya dalam menyediakan konten yang kredibel bagi pengguna tapi juga berkontribusi bagi tenaga kesehatan di Indonesia,” kata Doni.

Dewas KPK bakal Sidang Firli Bahuri Jika Temukan Pelanggaran Etik
Indonesia
Dewas KPK bakal Sidang Firli Bahuri Jika Temukan Pelanggaran Etik

Tumpak belum mau berandai-andai terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Firli.

Tenaga Kesehatan Diharap Ikut Tes Swab Gratis yang Digelar Pemerintah
Indonesia
Tenaga Kesehatan Diharap Ikut Tes Swab Gratis yang Digelar Pemerintah

Tes usap gratis untuk para tenaga kesehatan ini akan dilakukan di provinsi lainnya

Pasien COVID-19 Meninggal di AS Lampaui Korban Perang Vietnam
Indonesia
Pasien COVID-19 Meninggal di AS Lampaui Korban Perang Vietnam

Data Arsip Nasional AS menyebutkan warga mereka yang meninggal dalam Perang Vietnam mencapai 58.220 orang.

 Kreatif, Warga Yogyakarta Pasang Gapura Disinfektan Otomatis
Indonesia
Kreatif, Warga Yogyakarta Pasang Gapura Disinfektan Otomatis

Warga membuat gapura sederhana dijalan masuk dalam dusun. Gapura ini berisi alat disinfektan yang memiliki sensor pada gerak manusia.

Edo Kondologit Percayakan Investigasi Kematian Adik Ipar Pada Polisi
Indonesia
Edo Kondologit Percayakan Investigasi Kematian Adik Ipar Pada Polisi

"Pihak kepolisian mengucapkan terima kasih kepada pihak keluarga yang telah mempercayakan penyelesaian permasalahan kepada tim yang telah dibentuk oleh Kapolda Papua Barat," imbuh Argo.

Belanja Daring Melonjak, UU Data Pribadi Harus Segera Disahkan
Indonesia
Belanja Daring Melonjak, UU Data Pribadi Harus Segera Disahkan

Harus ada kebijakan yang memastikan agar data dalam e-commerce tidak disalahgunakan untuk kepentingan lain di luar keperluan transaksi.

Istana Bereaksi Presiden Tiongkok Xi Jinping Telepon Jokowi Bahas Virus Corona
Indonesia
Istana Bereaksi Presiden Tiongkok Xi Jinping Telepon Jokowi Bahas Virus Corona

Mayoritas korban tewas berada di Tiongkok daratan