Muhammad Kece Dijebloskan ke Penjara, Puluhan Videonya Dalam Proses Takedown Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Muhammad Kece tiba di Bareskrim Polri pada Rabu (25/8) petang WIB. Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - YouTuber Muhammad Kece resmi ditahan Dittipidsiber Bareskrim Polri dan dibawa ke Jakarta atas dugaan penistaan agama. Bareskrim resmi menahan Muhammad Kece Rabu (25/8) malam.

"Muhammad Kece sudah ditahan tadi malam masuk tahanan pukul 21.50 WIB. Atas nama H. Muhamad Kasman," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (26/8).

Hingga kini motif Muhammad Kece melakukan dugaan penistaan agama masih didalami. Dari informasi yang dihimpun, Muhammad Kece sengaja membuat dan menyebarkan video-video yang diduga menista agama karena menganggapnya benar.

Baca Juga

Selain Muhammad Kece, Bareskrim Cari Pelaku Lain dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

Lalu, latar belakang dari sosok Muhammad Kece bukanlah ahli agama maupun santri. Namun, tersangka penista agama ini hanyalah seorang YouTuber. Ia mempelajari agama secara otodidak.

Sementara itu ada puluhan video yang diproduksi oleh Muhammad Kece dengan pembahasan serupa. Untuk video yang sudah di-takedown berjumlah 42 dan dalam proses 38 video.

"Di antaranya adalah yang dilaporkan ke Bareskrim LP nomor 500, video terakhir dia yang diposting pada tanggal 20 Agustus 2021," tambahnya.

Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Muhammad Kece tiba di Bareskrim Polri pada Rabu (25/8) petang WIB. Foto: MP/Kanu

Kece dijerat pasal berlapis dengan ancaman penjara hingga enam tahun. Ia dipersangkakan penyidik melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP.

Dia berperkara karena video ceramah yang diunggahnya berpolemik dan menuai kontroversi. Salah satu yang mencuat berjudul 'Kitab Kuning Membingungkan'.

Baca Juga

Dijerat Pasal Berlapis, Muhammad Kece Terancam 6 Tahun Penjara

Saat ditangkap, Kace disebutkan berada di tempat persembunyiannya di kawasan Banjar Untal-Untal, Desa Dulang, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menlu RI dan Ukraina Bertemu, Matangkan Persiapan Pertemuan Jokowi-Zelenskyy
Indonesia
Menlu RI dan Ukraina Bertemu, Matangkan Persiapan Pertemuan Jokowi-Zelenskyy

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi terus mematangkan persiapan menjelang pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Jawa Sentris Alasan Utama Ibu Kota Dipindahkan
Indonesia
Jawa Sentris Alasan Utama Ibu Kota Dipindahkan

Persiapan memindahkan ibu kota negara ke wilayah Kalimantan Timur terus dikebut.

Buat Program Santripreneur, Menko Airlangga: Ciptakan Santri Tangguh
Indonesia
Buat Program Santripreneur, Menko Airlangga: Ciptakan Santri Tangguh

Pemerintah membuat program Santripreneur guna meningkatkan perekonomian nasional.

Permendikbudristek 30/2021 Dinilai Bikin Hak Berpikir Mahasiswa dan Mahasiswi Sama
Indonesia
Permendikbudristek 30/2021 Dinilai Bikin Hak Berpikir Mahasiswa dan Mahasiswi Sama

Ia mengapresiasi pendefinisian kekerasan seksual di dalam Pasal 1 ayat (1) Permendikbudristek PPKS

KPK Terapkan 75 Persen Pegawai Bekerja di Kantor
Indonesia
KPK Terapkan 75 Persen Pegawai Bekerja di Kantor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mengubah skema kerja pegawai usai libur Lebaran 2022 berakhir.

Bamsoet Dukung Kebijakan Jenderal Andika di Papua
Indonesia
Bamsoet Dukung Kebijakan Jenderal Andika di Papua

Bamsoet usai menerima kunjungan silahturahmi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di kediaman pribadinya, Jakarta, Minggu (28/11) malam.

Polisi Gadungan Peras dan Sekap Pemilik Toko di Bekasi Ditangkap
Indonesia
Polisi Gadungan Peras dan Sekap Pemilik Toko di Bekasi Ditangkap

Polres Metro Bekasi Kota meringkus empat orang polisi gadungan yang melakukan pemerasan terhadap pemilik toko kosmetik di wilayah Kelurahan Jatisari.

Mensos Bentuk Satgas Pengawasan Lembaga Filantropi
Indonesia
Mensos Bentuk Satgas Pengawasan Lembaga Filantropi

Kementerian Sosial (Kemensos) akan membentuk satuan tugas (satgas) untuk melakukan pengawasan pada lembaga-lembaga filantropi, sebagai buntut dari kasus penggelapan dana yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Ormas Laporkan Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Nama dan Logo ke Polda
Indonesia
Ormas Laporkan Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Nama dan Logo ke Polda

Tim Pembela Kehormatan FORKABI (TPKF) melaporkan anggota DPRD DKI Jakarta berinisial AG ke Polda Metro Jaya terkait pelanggaran hak cipta.

Jaksa Bongkar Chat WA Azis Syamsuddin-Eks Walkot Tanjungbalai, Ada Kode 'Kawan Kita'
Indonesia
Jaksa Bongkar Chat WA Azis Syamsuddin-Eks Walkot Tanjungbalai, Ada Kode 'Kawan Kita'

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) membongkar isi pesan singkat antara mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dengan Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M. Syahrial.