Mudik Saat Idul Adha Dinilai Sangat Berbahaya, Ini Alasannya Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Istiono mengingatkan masyarakat yang akan mudik saat Idul Adha 1441 H untuk berhati-hati.

Termasuk ketika mereka di kampung halamannya melakukan silaturahmi, baik dengan keluarga maupun tetangga dan warga sekitar. Kesadaran dari para pemudik sangat diperlukan.

Baca Juga

MUI: Bila Sakit Atau Miliki Penyakit Bawaan, Baiknya Salat Idul Adha di rumah

Dikatakan, dalam situasi sekarang ini, di mana pandemi penyebarannya masih cukup tinggi, apalagi Jakarta masuk zona merah. Memang sebaiknya niat mudik perlu dipikirkan kembali untung ruginya.

Karena apabila tetap ingin mudik atau pulang kampung akan berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP). Artinya, mudik berpotensi penyebaran COVID-19 semakin meningkat. Untuk itu, agar bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19, sebaiknya tidak mudik.

Sejumlah penumpang turun dari KM Labobar yang bertolak dari Pelabuhan Balikpapan saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/6). Berdasarkan data dari Pelindo III sejak H-8 jumlah pemudik tercatat sebanyak 28.621 orang, yang terdiri dari 19.465 penumpang turun, 4.325 penumpang naik, dan 4.831 penumpang lanjutan. ANTARA FOTO/Moch Asim
Sejumlah penumpang turun dari KM Labobar yang bertolak dari Pelabuhan Balikpapan saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/6). Berdasarkan data dari Pelindo III sejak H-8 jumlah pemudik tercatat sebanyak 28.621 orang, yang terdiri dari 19.465 penumpang turun, 4.325 penumpang naik, dan 4.831 penumpang lanjutan. ANTARA FOTO/Moch Asim

Di sini peran dan kesadaran masyarakat menjadi utama. Menghadapi kondisi seperti ini dibutuhkan kedisiplinan pada banyak aspek, terutama kehidupan sosial masyarakat.

“Jujur, mudik ke kampung halaman di masa pandemi ini sangat berbahaya dan berpotensi terjadinya penyebaran dan penularan karena adanya pergerakan masyarakat”, ujar Istiono dalam keterangan persnya, Selasa (28/7).

Ia mengingatkan kembali, di era saat ini, bersilaturahmi bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memanfaatkan berbagai media digital. Memang silaturahmi secara fisik penting. Namun, dalam kondisi seperti saat ini sebaiknya berpikir ulang.

Namun demikian, lanjutnya, kami sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat siap mengawal dan mengamankan pergerakan arus mudik dan arus balik libur hari raya Idul Adha tahun ini.

“Korlantas dan jajaran di seluruh Indonesia siap menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran dan keselamatan pemudik”, tegas Isitiono.

Baca Juga

Libur Idul Adha, KAI Tawarkan Diskon 25 Persen

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan, umat Islam yang lanjut usia, sakit, dan memiliki penyakit bawaan lebih baik melakukan shalat Idul Adha 1441 H di rumah bersama keluarga.

Niam mengatakan, umat Islam yang tinggal di daerah dengan kasus COVID-19 yang mulai terkendali bisa saja melakukan shalat Idul Adha secara berjamaah di masjid, mushala, atau lapangan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolsek dan Anak Buah Diduga Pakai Narkoba, DPR Minta Usut Tuntas Sampai Bandar
Indonesia
Kapolsek dan Anak Buah Diduga Pakai Narkoba, DPR Minta Usut Tuntas Sampai Bandar

"Propam harus mengusut tuntas dan melakukan penyelidikan lebih mendalam," tutur Azis.

Satpol PP Tutup Restoran Milik Artis Rizky Billar karena Langgar Prokes
Indonesia
Satpol PP Tutup Restoran Milik Artis Rizky Billar karena Langgar Prokes

Restoran yang baru buka hari pertama itu pun langsung ditutup.

Kemenkes Minta Masyarakat Hentikan Pesan Hoaks Lockdown Akhir Pekan di DKI
Indonesia
Kemenkes Minta Masyarakat Hentikan Pesan Hoaks Lockdown Akhir Pekan di DKI

Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, jangan mudah percaya informasi

Soal Peleburan Kemenristek, PKS Pertanyakan Nasib Vaksin Merah Putih
Indonesia
Soal Peleburan Kemenristek, PKS Pertanyakan Nasib Vaksin Merah Putih

Menurut dia, terhambatnya proses penelitian vaksin Merah Putih pasca penggabungan dua kementerian terlihat dari belum jelasnya kebijakan pemerintah terhadap enam lembaga penggerak vaksin Merah Putih.

Banjir Jakarta Diklaim Sudah Relatif Terkendali, Anies: Atas Izin Allah
Indonesia
Banjir Jakarta Diklaim Sudah Relatif Terkendali, Anies: Atas Izin Allah

Kejadiannya kemarin, hari ini sudah terlihat relatif normal

Anak Buah Yasonna Bentuk Tim Khusus Buru Terpidana Mati Asal Tiongkok Kabur
Indonesia
Anak Buah Yasonna Bentuk Tim Khusus Buru Terpidana Mati Asal Tiongkok Kabur

Pemilik sabu seberat 135 kilogram itu diduga kabur setelah menggali lubang dari kamar tahanannya hingga tembus ke saluran air di luar Lapas.

Alat Pendeteksi COVID-19 Lewat Bau Keringat Dapat Dukungan Penuh Menristek
Indonesia
Alat Pendeteksi COVID-19 Lewat Bau Keringat Dapat Dukungan Penuh Menristek

Temuan alat pendeteksi COVID-19 melalui bau keringat ketiak (axillary sweat odor) bernama i-nose c-19 mendapat dukungan Menristek.

Anies Dinilai Buruk dalam Tangani Laju Penambahan Pasien COVID-19
Indonesia
Anies Dinilai Buruk dalam Tangani Laju Penambahan Pasien COVID-19

Ada yang salah dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Modus Operandi Peredaran Narkoba di Masa Pandemi Bergeser ke Apartemen dan Rumah Tinggal
Indonesia
Modus Operandi Peredaran Narkoba di Masa Pandemi Bergeser ke Apartemen dan Rumah Tinggal

"Jadi menurut hasil pengungkapan kami, penggunaan narkoba tidak lagi di tempat hiburan tapi banyak di apartemen, hotel, dan rumah," kata Ronaldo

Kapolresta Solo Akui Sehat dan Tidak Merasakan Sakit setelah Vaksinasi Corona
Indonesia
Kapolresta Solo Akui Sehat dan Tidak Merasakan Sakit setelah Vaksinasi Corona

"Saya bagga dan senang dapat vaksinasi Sinovac pertama di Solo. Usai disuntik saya sehat bugar serta tidak merasakan sakit," ujar Ade