Mudik Naik Motor, Waspadai 3 Potensi Gangguan Kesehatan Ini

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 29 Mei 2018
Mudik Naik Motor, Waspadai 3 Potensi Gangguan Kesehatan Ini

Sejumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor melintas di jalur pantura Tegal karang, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (21/7). Foto: Antara/Dedhez Anggara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Indonesia memiliki tradisi yakni mudik. Di mana setiap individu pulang ke kampung halaman masing-masing untuk bersilaturahmi dengan handai taulan.

Menurut data Kementerian Perhubungan, pada tahun 2017 yang lalu, tercatat lebih dari 18 juta orang melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya. Untuk tahun ini, Kemenhub memperkirakan adanya peningkatan jumlah pemudik hingga mencapai angka 19,5 juta orang.

Masyarakat menggunakan berbagai macam moda transportasi untuk bisa mencapai kampung halaman. Tercatat, pada 2017, 8 juta orang menggunakan moda transportasi darat, 5,8 juta penumpang menggunakan KA, 3 juta orang mudik dengan pesawat terbang dan 1,72 juta orang menggunakan kapal laut.

Khusus moda transportasi darat, wahana yang digunakan bisa sangat beragam mulai dari bis, mobil pribadi, bahkan hingga sepeda motor. Khusus yang terakhir, Kementerian Perhubungan memberikan perhatian lebih, mengingat resiko yang harus dihadapi oleh para pemudik dalam perjalanannya.

Pemudik sepeda motor

Kecelakaan di jalur mudik didominasi oleh sepeda motor sekitar 70 persen. Sementara, Ditjen Perhubungan Darat memprediksi bahwa pada mudik tahun 2018 ini jumlah pengguna sepeda motor akan mencapai angka 6,39 juta orang.

Selain resiko kematian, para pemudik sepeda motor juga menghadapi potensi gangguan kesehatan terutama jika perjalanan yang menempuh jarak yang cukup jauh yaitu lebih dari 4 jam perjalanan. Ada tiga potensi gangguan kesehatan yang mungkin timbul yakni:

1.Dehidrasi

Para pesepeda motor terpapar langsung pada suhu luar dan sinar matahari, yang di iklim tropis seperti di Indonesia dapat berkisar antara 30 hingga 35o C. Hal ini dapat menimbulkan potensi dehidrasi yang dapat berujung pada penurunan fokus, pusing bahkan kehilangan kesadaran.

2.Inhalasi karbon monoksida

Para pesepeda motor menggunakan kendaraan yang terbuka, sehingga dapat langsung terpapar pada karbon monoksida yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor lainnya. Hal ini akan lebih parah terjadi dalam kondisi jalanan yang ramai, padat atau macet. Masuknya CO ke dalam tubuh dapat berakibat terganggunya fungsi pernafasan, mengurangi kesadaran atau bahkan hingga pingsan atau keracunan gas CO.

3.Kelelahan

Posisi pesepeda motor yang harus duduk sepanjang perjalanan dengan memegang setang kemudi serta merasakan vibrasi (getaran) dari mesin motornya dapat menimbulkan kelelahan (fatigue). Hal ini pada umumnya dapat ditandai dari munculnya rasa pegal di pinggang, punggung, leher, bahu, dan lengan. Disamping itu, panas yang muncul dari kerja mesin motor yang dirasakan oleh seorang pengendara dalam kurun waktu yang lama juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Kelelahan apabila bertumpuk dan mewujud dalam kondisi yang ekstrim dapat berujung pada kelambatan kemampuan berpikir atau pengambilan keputusan.

Mudik naik motor

Untuk menimalisir kecelakaan, Kementerian Perhubungan telah mengimbau pemudik untuk mengikuti program Mudik Gratis, di mana pemudik dan kendaraannya akan diangkut dengan moda transportasi seperti kereta api, kapal laut, atau pesawat. Hal ini untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kesehatan. (*)

#Kemenhub #Mudik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh hingga 17 Oktober 2026. Qatar Airways dan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan. Simak imbauan bagi penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
Kemenhub Ungkap Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Wings Air Paling Banyak Pembatalan
Sebanyak 226 penerbangan Wings Air dibatalkan selama periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026 akibat gangguan operasional yang dipicu kabut asap.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Kemenhub Ungkap Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Wings Air Paling Banyak Pembatalan
Indonesia
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak
Karhutla dan kabut asap berdampak pada 1.673 penerbangan domestik. Simak daftar 6 bandara terdampak dan penjelasan Kemenhub soal hak penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak
Indonesia
Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo
Sekitar 20 menit pasca-kelahiran, bayi gajah tersebut sudah menunjukkan refleks serta kekuatan fisik yang baik dengan mampu berdiri tegak dan menopang tubuhnya secara mandiri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo
Indonesia
Cari Korban Kapal Virgo Transport 8, Penyelam Pasukan Khusus TNI-AL Gunakan Drone Laut
Ada 622 orang personel tim SAR gabungan yang dikerahkan mencari para korban Kapal Virgo Transport 8.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Cari Korban Kapal Virgo Transport 8, Penyelam Pasukan Khusus TNI-AL Gunakan Drone Laut
Indonesia
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Kemenhub mengerahkan kapal patroli membantu pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Indonesia
Pejabat Kemenhub Diduga Minta Commitment Fee 5 Persen, Proyek Perlintasan Kereta Rp 20,7 Miliar Jadi Sorotan
Dakwaan KPK mengungkap dugaan commitment fee 5 persen dalam proyek perlintasan sebidang Jawa dan Sumatera senilai Rp 20,7 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Pejabat Kemenhub Diduga Minta Commitment Fee 5 Persen, Proyek Perlintasan Kereta Rp 20,7 Miliar Jadi Sorotan
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Kemenhub belum membuka sejumlah bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 467 penerbangan terdampak, termasuk 409 domestik.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Indonesia
Negara-Negara Asing Ikut Bantu Pemadam Karhutla, 35 Pesawat dari AS Hingga Laos Diizinkan Masuk NKRI
Mayoritas armada asing yang masuk merupakan helikopter karena memiliki kemampuan efektif dalam mendukung pemadaman api dari udara di lokasi terdampak.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Negara-Negara Asing Ikut Bantu Pemadam Karhutla, 35 Pesawat dari AS Hingga Laos Diizinkan Masuk NKRI
Bagikan