Mudik Dilarang, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Cek Terminal Bayangan Terminal bayangan di Jakarta. Foto: Dok Pribadi

MerahPutih.com - Pemerintah melarang warga untuk mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Kebijakan ini dibuat untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz meminta kepada jajaran Pemprov DKI untuk mengecek terminal bayangan di Ibu Kota. Hal ini bertujuan mencegah warga pulang kampung.

Baca Juga

27,6 Juta Orang Tetap Mudik, Seluruh Moda Transportasi Dilarang Beroperasi

Pasalnya, kata dia, terminal bayangan dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk menggunakan transportasi, lalu mudik ke kampung halaman.

"Karena sekarang transportasi banyak alternatifnya. Jadi, masyarakat beramai-ramai pergi mudik," ujar Abdul Aziz di Jakarta, Jumat (9/4).

Oleh karena itu, pemerintah pusat maupun daerah memberikan edukasi kepada masyarakat bukan hanya sekedar menerapkan aturan saja.

"Jadi, penyadarannya bukan sekedar penegakkan aturan, tapi juga pemahaman resiko terhadap yang mudik-mudik itu. Hal itu, perlu dipikirkan pemerintah," tegasnya.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz. Foto:dprd dki

Ia pun mendesak pemerintah memberikan penjelasan bahwa ada lokasi yang dilarang dikunjungi lantaran mendapat predikat zona merah COVID-19.

"Kalau sekarang kan pendekatannya aturan bahwa tidak boleh. Tapi tidak boleh alternatifnya apa. Masyarakat seharusnya disadarkan ada virus baru, yang menular lebih cepat dan sebagainya," lanjut dia.

Jika begitu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, masyarakat mendapat pendidikan ihwal informasi tersebut.

"Itu kan proses pendidikan untuk masyarakat soal risikonya saat pulang kampung. Harus dijelaskan, zona merah ada di mana, jadi jelas. Tidak boleh mudik ke zona merah, misalnya. Kan jadi transparansi," tutur Abdul.

"Kalau sekarang kan tidak dijelaskan, tahu-tahu dilarang. Kan mereka punya kebutuhan spiritual untuk bertemu dengan keluarganya," sambungnya.

ia meminta kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menginstruksikan anak buahnya untuk mengecek terminal bayangan Khususnya di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Selatan

"Personel di Pemprov DKI kan juga terbatas, tidak mungkin juga. Perlu didukung dengan kesadaran masyarakat. Perlulah pejabat berbicara di publik dan secara gamblang jelaskan mana daerah merah dan hijau," tutup dia. (*)

Baca Juga

Larangan Mudik, Pelabuhan Merak akan Ditutup pada 6 Mei

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MUI Tegaskan Pilkada Saat Pandemi Jadi Bencana Bagi Negeri
Indonesia
MUI Tegaskan Pilkada Saat Pandemi Jadi Bencana Bagi Negeri

Jika semakin banyak yang tertular COVID-19 akibat Pilkada, bukan hanya kesehatan yang terganggu. Namun juga kehidupan sosial dan sektor ekonomi masyarakat luas.

Arahan Kemensos Gunakan Jasa PT Sritex untuk Goodie Bag Bansos
Indonesia
KPK Buka Kemungkinan Tuntut Pidana Mati Edhy Prabowo dan Juliari Batubara
Indonesia
KPK Buka Kemungkinan Tuntut Pidana Mati Edhy Prabowo dan Juliari Batubara

Bahkan penerapan ketentuan UU lain seperti TPPU

DPRD Minta Anies Genjot PAD di Tengah Lemahnya Ekonomi akibat COVID-19
Indonesia
DPRD Minta Anies Genjot PAD di Tengah Lemahnya Ekonomi akibat COVID-19

Komisi C DPRD DKI Jakarta meminta Bapenda untuk mengoptimalkan PAD di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi COVID-19.

MAKI: Hukuman Nurhadi Harusnya Lebih Berat Karena Pernah Buron
Indonesia
Kemenkes Sebut Varian Baru Delta Jadi Pemicu Ledakan Kasus COVID-19
Indonesia
Kemenkes Sebut Varian Baru Delta Jadi Pemicu Ledakan Kasus COVID-19

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian baru ini (delta) lebih mudah menyebar di masyarakat.

Artidjo Alkostar Dikebumikan di Kompleks Pemakaman UII Yogyakarta
Indonesia
Artidjo Alkostar Dikebumikan di Kompleks Pemakaman UII Yogyakarta

Artidjo Alkostar akan dikuburkan di Kompleks Pemakaman Kampus Terpadu Universitas Indonesia (UII), Jalan Kaliurang Km 14,5, Sleman, Yogyakarta.

Anies Diminta Lupakan Formula E
Indonesia
Anies Diminta Lupakan Formula E

Fraksi PSI DPRD DKI meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk melupakan mimpi penyelenggaraan Formula E di ibu kota. Anies juga diminta untuk tidak terus menerua membohongi rakyat terkait event Formula E

Polisi Periksa Saksi dari PT Kimia Farma Terkait Kasus Pelecehan di Bandara Soetta
Indonesia
Polisi Periksa Saksi dari PT Kimia Farma Terkait Kasus Pelecehan di Bandara Soetta

enyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum tenaga kesehatan saat rapid test di Bandara Soekarno-Hatta terus berlanjut.

Peredaran Narkoba 50 Kilogram Digagalkan Polisi, 4 Orang Jadi Tersangka
Indonesia
Peredaran Narkoba 50 Kilogram Digagalkan Polisi, 4 Orang Jadi Tersangka

Argo menuturkan, pengungkapan tersebut setelah petugas menerima informasi adanya pengiriman narkoba yang dikendalikan oleh tersangka David yang akan dikirim dari Aceh ke Medan yang selanjutnya diedarkan ke Jakarta.