Mudik Dilarang, Angkutan Penghubung Antar Daerah Soloraya Tetap Beroperasi Terminal Tirtonadi (Foto: Pemkot Solo).

MerahPutih.com - Pemerintah resmi mengeluarkan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei. Namun demikian, untuk bus aglomerasi dan angkutan penghubung antar daerah Soloraya tetap beroperasi seperti biasa.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Hari Prihatno mengatakan, selama diberlakukan larangan mudik Lebaran pihaknya tetap mengoperasikan bus aglomerasi dan Batik Solo Trans (BST).

"Bus aglomerasi dan angkutan penghubung antar daerah Soloraya tetap beroperasi pada Lebaran Idul Fitri," ujar Hari, Jumat (16/4).

Baca Juga:

Pemerintah Diharap Konsisten Tegakkan Aturan Larangan Mudik

Menurutnya, yang tidak boleh beroperasi saat arus mudik dan balik Lebaran adalah kendaraan dari luar kota, seperti dari Jakarta ke Solo, dan sebagainya. Sementara itu, angkutan aglomerasi tetap boleh beroperasi.

"Bus Soloraya seperti Solo-Wonogiri, masih boleh saat ada larangan mudik Lebaran nanti," katanya.

Untuk jalur bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), kata dia, perjalanannya akan dilakukan penyekatan petugas Satlantas Polresta Surakarta. Disinggung terkait teknis penyekatan, ia mengaku belum mengetahui teknis penyekatan menyusul kebijakan dari pusat yang sudah melarang mudik pada tanggal-tanggal itu.

"Prediksi kami akan ada pergerakan pemudik sebelum tanggal larangan tersebut diberlakukan," katanya.

Penyekatan Mudik. (Foto: Ismail)
Penyekatan Mudik. (Foto: Ismail)

Ia mengatakan, aturan tersebut kemungkinan bakal tertuang dalam Surat Edaran (SE) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berskala Mikro (PPKM Mikro).

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani, menambahkan penjagaan di setiap perbatasan antar provinsi akan dilakukan pihak kepolisian untuk mengantisipasi pemudik yang membandel. Hal tersebut merupakan instruksi pemerintah pusat.

"Teknis pendekatannya, kepolisian akan menjaga titik-titik perbatasan. Misalnya, dari timur perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur nanti di Cemoro Kandang, Karanganyar," kata dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Minta Pemda Tegakkan Aturan Terkait Mudik Lebaran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Disnakertrans DKI Tindak 453 Perusahaan Langgar PSBB Transisi
Indonesia
Disnakertrans DKI Tindak 453 Perusahaan Langgar PSBB Transisi

Disnakertrans telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke 1.142 perusahaan di ibu kota.

Pertahankan Bisnis, Pengusaha Muda Diminta Lebih Adaptif
Indonesia
Pertahankan Bisnis, Pengusaha Muda Diminta Lebih Adaptif

Banyak sekali bisnis-bisnis yang mungkin masih belum bisa berjalan namun ada juga bisnis yang menggeliat saat pandemi.

Kualitas Aduan Masyarakat Kunci Ungkap Kasus Korupsi
Indonesia
Kualitas Aduan Masyarakat Kunci Ungkap Kasus Korupsi

Laporan Pengaduan tindak pidana korupsi yang lengkap dan valid, akan memudahkan KPK

Suku Bunga BI 3,75 persen, Bank Diminta Turunkan Bunga Kredit
Indonesia
Suku Bunga BI 3,75 persen, Bank Diminta Turunkan Bunga Kredit

Enggannya perbankan menurunkan bunga kredit, karena bank masih memiliki persepsi risiko kredit yang dikucurkan di tengah menurunnya aktivitas ekonomi.

Terkuak, Mata-Mata CIA Bocorkan Data Rahasia ke Tiongkok Sejak 2001
Dunia
Terkuak, Mata-Mata CIA Bocorkan Data Rahasia ke Tiongkok Sejak 2001

Aktivitas mata-mata Ma dan dikerabatnya mulai pada Maret 2001.

Viral Perabotan Rumah Mewah Dilucuti Penyewa, Polisi Tangkap Pelakunya
Indonesia
Viral Perabotan Rumah Mewah Dilucuti Penyewa, Polisi Tangkap Pelakunya

Bahkan, tralisnya pun ikut dicopot oleh si penyewa

Gegara Sakit, Pemeriksaan Brigjen Prasetijo Terancam Tertunda
Indonesia
Gegara Sakit, Pemeriksaan Brigjen Prasetijo Terancam Tertunda

Penyidik masih menunggu kondisi kesehatan Prasetijo membaik untuk melanjutkan pemeriksaan.

SBY Peringatkan Jangan Utak-Atik Pancasila
Indonesia
SBY Peringatkan Jangan Utak-Atik Pancasila

Mantan Ketua Umum Demokrat ini memilih untuk menahan diri.

Diperiksa di Belasan Titik, Kebakaran di Gedung Kejagung Masih Misterius
Indonesia
Diperiksa di Belasan Titik, Kebakaran di Gedung Kejagung Masih Misterius

Kejadian yang berlangsung hampir 12 jam tersebut terjadi pada Sabtu (22/8) kemarin.

Jokowi dan Kanselir Jerman Buka Ajang Hannover Messe 2021
Indonesia
Jokowi dan Kanselir Jerman Buka Ajang Hannover Messe 2021

Partisipasi Indonesia tersebut juga sejalan dengan inisiatif strategis peta jalan industri nasional "Making Indonesia 4.0" yang telah diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 4 April 2018 lalu.