Mudik dan Halalbihalal  Picu Kenaikan Kasus COVID-19 Hingga 36 Persen Lebih Tangkapan layar dari Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (18/5/2021) (ANTARA/Prisca Triferna)

MerahPutih.com - Kasus positif COVID-19 mengalami kenaikan sebesar 36,1 persen pada periode 17 hingga 23 Mei 2021.

Padahal pada periode sebelumnya, kasus positif COVID-19 menurun sebesar 28 persen.

Kenaikan kasus positif yang cukup signifikan ini terjadi satu minggu setelah periode libur Idulfitri.

Baca Juga:

Alasan Pemerintah Perpanjang Pengetatan Masa Larangan Mudik

"Seperti yang saya sampaikan, dampak dari libur panjang dapat terlihat pada minggu kedua dan ketiga setelah periode libur panjang tersebut," kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito konferensi pers virtual pada Selasa (25/5).

Wiku menambahkan, kenaikan kasus positif di berbagai daerah mulai terjadi akibat kegiatan halalbihalal, ibadah tarawih, dan perjalanan mudik yang dilakukan masyarakat.

Dia menyebut, ada lima provinsi yang menyumbang kasus positif COVID-19 tertinggi dalam seminggu terakhir.

Kelima provinsi tersebut yakni Jawa Barat naik sebesar 2.221 kasus positif COVID-19, DKI Jakarta 1.240 kasus, Sumatera Barat 959 kasus, Jawa Tengah 949 kasus, dan Aceh 561 kasus.

"Lima provinsi ini didominasi provinsi tujuan mudik yaitu Jawa Barat, Sumatera Barat, Jawa Tengah, serta provinsi tujuan arus balik mudik yaitu DKI Jakarta," jelasnya.

Pelaksanaan tes cepat antigen di pos penyekatan di Lampung. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Pelaksanaan tes cepat antigen di pos penyekatan di Lampung. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Selain kasus positif, kematian COVID-19 juga meningkat yaitu sebesar 13,8 persen. Lima provinsi yang berkontribusi kematian COVID-19 tertinggi adalah Jawa Barat 41 kasus, Sumatera Barat 27, Sumatera Selatan 26, Aceh 24, dan Jawa Tengah 23 kasus.

Lima provinsi ini juga didominasi tujuan mudik dan arus balik mudik. Ini menandakan belum mencapai minggu kedua kasus sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Bahkan kasus kematian menunjukkan kenaikan ini adalah alarm buat kita semua," ungkap dia.

Sejalan dengan peningkatan kasus positif dan kematian COVID-19, kasus sembuh dari virus itu menurun.

Menurut Wiku, penurunan kesembuhan COVID-19 menyentuh angka 2,7 persen.

Baca Juga:

Polda Metro Jaya Temukan 596 Pemudik Terindikasi COVID-19

Keadaan ini perlu menjadi perhatian bersama, tidak hanya pemerintah tapi juga seluruh lapisan masyarakat bahwa tidak boleh lengah utamanya dalam beberapa minggu ke depan sebagai antisipasi dampak libur Idulfitri.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 per 25 Mei 2021, kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 5.060 orang sehingga total kasus mencapai 1.786.187 orang dengan kasus aktif 94.486.

Pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 3.795 orang menjadi 1.642.074 orang dan pasien meninggal dunia bertambah 172 orang sehingga totalnya 49.627 orang telah meninggal. (Knu)

Baca Juga:

Mudik Tak Lapor RT/RW, Rumah Warga Surabaya Ditempeli Stiker Peringatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kawasan Pesisir Pantai Kota Cirebon Jadi TPS Liar
Indonesia
Kawasan Pesisir Pantai Kota Cirebon Jadi TPS Liar

Persoalan pencemaran lingkungan ini, kata Kadini, Pemkot sudah melakukan uji kandungan air di setiap lokasi dan hasilnya masuk kategori berbahaya.

Tidak Ada Kaitan Vaksinasi COVID-19 dengan Penyakit Hepatitis Akut pada Anak
Indonesia
Tidak Ada Kaitan Vaksinasi COVID-19 dengan Penyakit Hepatitis Akut pada Anak

Kemenkes pun membantah adanya kaitan antara vaksinasi COVID-19 dengan penyakit Hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak.

Pakar Hukum Nilai Terdakwa Asabri Tidak Bisa Divonis Hukuman Mati
Indonesia
Pakar Hukum Nilai Terdakwa Asabri Tidak Bisa Divonis Hukuman Mati

Karena itu putusan hakim tidak boleh keluar dari substansi surat dakwaan dan fakta-fakta persidangan

Lantik Kapolda Baru, Kapolri Beri Tugas Bereskan COVID-19 di Daerah
Indonesia
Lantik Kapolda Baru, Kapolri Beri Tugas Bereskan COVID-19 di Daerah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin serah terima jabatan lima perwira tinggi (pati) Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri.

513 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Surakarta Terima Vaksin Dosis Kedua
Indonesia
513 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Surakarta Terima Vaksin Dosis Kedua

Sebanyak 513 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surakarta, Jawa Tengah mendapatkan vaksin Sinovac dosis kedua di rutan, Kamis (26/8).

Hari Ini Hasil PPDB Zonasi SMA Banten Diumumkan, Peserta Diminta Cek
Indonesia
Hari Ini Hasil PPDB Zonasi SMA Banten Diumumkan, Peserta Diminta Cek

Pengumuman hasil seleksi dapat dilihat secara online melalui laman ppdbmandiri.bantenprov.go.id/. Untuk mengeceknya, Calon Peserta Didik baru (CPDB) hanya perlu memasukkan NISN dan password.

Novel Belum Tahu Teknis Perekrutan ASN Polri
Indonesia
Novel Belum Tahu Teknis Perekrutan ASN Polri

Namun, ia belum tahu soal teknis perekrutan menjadi ASN Polri. Novel hanya menerangkan sosialisasi ini berupa pertanyaan kesediaan untuk masuk ASN Polri.

PDIP Rekomendasikan Perawatan SBY oleh Dokter Istana
Indonesia
PDIP Rekomendasikan Perawatan SBY oleh Dokter Istana

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendoakan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sembuh dari penyakit kanker prostat yang dideritanya.

Ini Selisih Upah Minimum Kab dan Kota Bogor dengan Jakarta
Indonesia
Ini Selisih Upah Minimum Kab dan Kota Bogor dengan Jakarta

80 Persen perusahaan di Kabupaten Bogor, tercatat mengalami penurunan pendapatan, sehingga berpengaruh pada operasional perusahaan.

Mendagri Usul Dana Otsus Papua Jadi 2,5 Persen dari DAU
Indonesia
Mendagri Usul Dana Otsus Papua Jadi 2,5 Persen dari DAU

Tito menyarankan, agar pembahasan RUU tentang perubahan Kedua atas UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dapat dilakukan melalui pembentukan panitia kerja (Panja).