Mudik Cerdas Bebas Macet Manfaatkan Libur Panjang Lebaran Petugas melakukan pemantauan terminal pada Closed Circuit Television (CCTV) di Terminal Pulogebang, Jakarta. Sebanyak 30 CCTV di titik rawan untuk memantau arus mudik 2018 ( ANTARA FOTO/Rivan Awal Lin

MerahPutih.com - Sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ansari Yamamah mengingatkan pemudik untuk bisa cerdas memanfaatkan libur Idul Fitri atau Lebaran 2018 yang disiapkan pemerintah agar tidak terjebak kemacetan dalam perjalanan pulang kampung.

Untuk memberikan kesempatan dalam merayakan Lebaran 2018, dikutip dari Antara, pemerintah telah menyiapkan waktu libur pada 11-19 Juni 2018. Dengan rentang waktu libur yang relatif lama yakni selama sembilan hari tersebut, seharusnya cukup memberikan kesempatan bagi masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan itu.

Menurut Ansari, pemerintah sengaja memberikan waktu libur lebih cepat dari hari H agar masyarakat memiliki waktu lebih banyak untuk mudik.

jalur mudik
Perbaikan ruas jalan tol Purbaleunyi untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna tol khususnya saat arus mudik Lebaran 2018 mendatang. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Karena itu, Ansari menyarankan masyarakat yang sudah mendapatkan masa libur di tempat kerja masing-masing atau tidak memiliki urusan yang sangat penting, sebaiknya segera mudik.

Jika menerapkan cara lama yakni mudik pada H-1 Lebaran, dikhawatirkan membuat masyarakat akan terjebak dalam kemacetan atau kepadatan lalu lintas.

Selain melelahkan dan dapat menghabiskan biaya lebih besar seperti konsumsi BBM, cara lama juga cukup membahayakan karena penuh dengan kerawanan lalu lintas yang mengancam keselamatan jiwa.

"Mudiklah segera, jangan menunggu sehingga terjebak kemacetan. Lebih cepat jumpa dengan keluarga jauh lebih baik," kata Alumni Leiden University Belanda itu, Senin (4/6)

Jika memutuskan untuk lebih cepat mudik, masyarakat yang akan menikmati lebaran di kampung halamannya bisa lebih santai di jalan raya karena tidak perlu buru-buru dalam perjalanan. "Karena itu, cerdaslah memanfaatkan waktu libur yang ada supaya kita semakin khidmat menikmati Lebaran," tandas Ansari.

70 U-Turn Titik Macet Jalur Utara Ditutup

Sementara itu, kepolisian memastikan puluhan titik putaran balik arah (U-turn) sepanjang jalur utara di wilayah Karawang yang biasa menjadi titik macet saat musim mudik bakal ditutup mulai H-7 atau tujuh hari sebelum hari raya Idul Fitri 2018.

mudik
Kendaraan arus mudik yang melalui jalur Pantura beberapa saat yang lalu. (Foto: MP/Mauritz)

"Penutupan titik putaran balik arah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan. Biasanya titik itu memicu kemacetan," kata Kasatlantas Polres setempat AKP Arman Sahti, di Karawang.

Menurut dia, penutupan U-turn di sepanjang jalur mudik wilayah Karawang itu menjadi bagian dari upaya mengantisipasi kemacetan lalu lintas. Penutupan U-turn akan dilakukan mulai H-7 Lebaran, bertepatan dengan digelarnya Operasi Ketupat Lodaya 2018.

Sesuai dengan pemetaan jajaran kepolisian setempat, di sepanjang jalan Arteri Karawang-Cikampek hingga jalur Pantura wilayah Karawang terdapat 78 titik U-turn. "Jika selama arus mudik lebaran U'turn itu tetap dibuka, khawatir terjadi kemacetan di 78 titik U-turn itu," tandas dia. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH