MU Minta Maaf Manajer Madura United, Haruna Soemitro. Foto: maduraunitedfc.com/HENDRA

MerahPutih.com - Pernyataan manajer Madura United, Haruna Soemitro, yang menyebut Liga 1 sebagai kompetisi dagelan berbuntut panjang. Haruna dipanggil PSSI untuk dimintai klarifikasi terkait ucapannya tersebut.

Dalam pertemuannya dengan PSSI dan pihak Bhayangkara FC di kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/11). Haruna meminta maaf jika ada yang tersinggung dengan komentarnya. Ia sepakat melupakan masa lalu di liga dan fokus menyambut musim baru.

"Tentu dalam pelaksanaannya ada dinamika yang kadang membuat situasi menjadi panas. Saya mohon maaf kalau ada yang tersinggung dengan sikap Madura United. Mari bersama kita tatap kompetisi yang ada di depan mata," ujar Haruna seperti dikutip Antara.

Perjalanan Laskar Sappe Kerab memang cukup terjal di Liga 1/2017. Mereka beberapa kali mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI dan yang terberat mereka sempat dihukum menjalani empat kali laga usiran serta denda ratusan juta rupiah.

Namun, dengan semua kesulitan tersebut, Madura United bisa menyelesaikan kompetisi Liga 1 di posisi kelima.

"Madura United sebenarnya kurang puas karena harus terlempar dari posisi tiga besar. Akan tetapi kami tidak lagi memikirkan hal itu dan fokus ke musim depan. Kami berharap tim-tim yang belum puas melakukan hal yang sama," tutur Haruna.

Ia juga mengucapkan selamat kepada Bhayangkara FC yang keluar sebagai juara Liga 1/2017.

PSSI akan memutuskan jadwal serta seluruh hal mengenai musim terbaru Liga 1 pada kongres tahunan yang digelar pada 13 Januari 2018.



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH