Mu'min Ali Gunawan Disebut Utus Tangan Kanan Urus "Sunat" Pajak Bank Panin Terdakwa mantan Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak Dadan Ramdani (kiri) berbincang dengan kuasa hukumnya. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc

MerahPutih.com - Pemilik PT Bank Pan Indonesia (Bank Panin) Mu'min Ali Gunawan disebut mengutus orang kepercayaannya, Veronika Lindawati, untuk mengurus pengurangan nilai pajak dari Bank Panin.

Hal itu diungkap oleh anggota pemeriksa pajak pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Kementerian Keuangan Febrian, saat bersaksi untuk terdakwa mantan pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Mulanya, Febrian mengaku melakukan penghitungan awal nilai pajak Bank Panin senilai Rp 900 miliar. Hasil penghitungan itu kemudian dikirim ke pihak Bank Panin sesuai arahan Yulma Nizar yang juga anggota tim pemeriksa pajak.

Baca Juga:

Bank Panin Bantah Lobi dan Suap Eks Pejabat Pajak

"Kemudian Panin menanggapi secara informal kepada saya karena saya yang bertugas (mengerjakan) dokumennya. Nah itu setelah saya baca, ada yang bisa saya turunkan," kata Febrian kepada jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (27/9).

Selanjutnya, Bank Panin melalui Veronika melakukan pertemuan dengan tim pemeriksa pajak di kantor Ditjen Pajak. Dalam kesempatan itu, menurut Febrian, Veronika mengaku diutus oleh Mu'min.

"Veronika Lindawati, dia mengaku sebagai utusan Pak Mu'min Ali Gunawan," kata Febrian.

"Pak Mu'min ini siapa?" tanya Jaksa.

"Sebagai pemegang saham dari Panin Group," ucap Febrian.

Mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji (tengah) berjalan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (28-4-2021). (Foto: Antara/Sigid Kurniawan/
Mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji (tengah) berjalan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (28-4-2021). (Foto: Antara/Sigid Kurniawan/

Febrian mengatakan, dalam pertemuan itu Veronika langsung menyebutkan angka nilai pajak yang sanggup dibayarkan oleh Bank Panin.

"Bu veronika langsung menyebutkan, Panin sanggup membayar kurang pajaknya Rp 300 miliar dan menyediakan sebesar Rp 25 miliar," ungkap Febrian.

Merespons permintaan Veronika, Febrian mengaku harus melaporkan dahulu ke atasannya, yakni Dadan dan Angin. Setelah disetujui Dadan dan Angin, Febrian langsung menyiapkan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) dan menyerahkannya ke pihak Bank Panin.

Baca Juga:

Kasus Pajak, KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Bos Bank Panin Mu'min Ali Gunawan

Namun, lanjut Febrian, setelah diserahkan kepada Kepala Staf Pajak Bank Panin Tiko Riahman, SPHP tersebut tidak disetujui.

"Kemudan diserahkan SPHP-nya ke beliau. Tanggapannya tidak setuju. Jadi ketika Pak Yulman Nizar menyampaikan kepada Pak Tiko, Pak Yulman Nizar bilang gini 'Bapak tanggapi saja sebisanya', gitu pak, SPHP-nya itu," sambung dia.

Akhirnya, Bank Panin melalui Veronika Lindawati menyerahkan uang untuk Dadan dan Angin sebesar Rp 5 miliar dari commitment fee Rp 25 miliar. (Pon)

Baca Juga:

Angin Prayitno Cs Sunat Pajak Bank Panin Rp 600 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Tahan 17 Tersangka Pemberi Suap Pada Bupati Probolinggo dan Politisi Nasdem
Indonesia
KPK Tahan 17 Tersangka Pemberi Suap Pada Bupati Probolinggo dan Politisi Nasdem

KPK total menetapkan 22 orang sebagai tersangka kasus tersebut terdiri dari empat orang sebagai penerima dan 18 orang pemberi suap

Impor Beras Coreng Muka Jokowi, PDIP: Nusantara Begitu Kaya
Indonesia
Mudik Dilarang, Perputaran Uang Bakal Turun
Indonesia
Mudik Dilarang, Perputaran Uang Bakal Turun

Indef mencatat tambahan uang yang beredar selama 2 minggu masa Lebaran 2020 mencapai Rp114 triliun.

Tahun Ini, Pemkot Depok Perbaiki 771 Ruas Jalan Lingkungan
Indonesia
Tahun Ini, Pemkot Depok Perbaiki 771 Ruas Jalan Lingkungan

Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, mencatat sejak 2016 hingga 2020 sudah membangun jalan lingkungan sepanjang 843,2 kilometer di seluruh kecamatan.

Kasus COVID-19 Sumut Dekati 14.000 Orang
Indonesia
Kasus COVID-19 Sumut Dekati 14.000 Orang

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumatera Utara masih mengalami peningkatan.

Kalau Boleh, KPK Dilibatkan dalam Satgas BLBI
Indonesia
Kalau Boleh, KPK Dilibatkan dalam Satgas BLBI

Kalau kejaksaan yang menagih kepada para obligor

Polda Metro Segera Periksa Lucky Alamsyah Terkait Laporan Roy Suryo
Indonesia
Polda Metro Segera Periksa Lucky Alamsyah Terkait Laporan Roy Suryo

“Ya, secepatnya akan kita upayakan kita kedepankan untuk laporan polisi yang pertama dulu kita akan periksa semuanya (termasuk Lucky Alamsyah),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Sebelum Datang ke Jawa, Pemudik Positif COVID-19 Dikarantina di Lampung
Indonesia
Sebelum Datang ke Jawa, Pemudik Positif COVID-19 Dikarantina di Lampung

Segala upaya yang telah dilakukan dapat mencegah terjadinya teori bola pingpong, dimana kasus aktif COVID-19 berpindah-pindah antar wilayah.

Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Begini Jawaban Wagub
Indonesia
Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Begini Jawaban Wagub

Pemprov DKI legowo menerima pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebut Jakarta menjadi kota amburadul.

PPKM Dipastikan Terus Berlaku Sampai Akhir 2021
Indonesia
PPKM Dipastikan Terus Berlaku Sampai Akhir 2021

Kebijakan PPKM akan terus berlangsung hingga akhir tahun.