Mr.P Kerdil? Jangan Khawatir! Mr.P kerdil bukan masalah. (Foto: prematureX)

STIGMA yang terbangun di kaum pria, kalau Mr.P kerdil berarti tidak bisa memuaskan perempuan. Agaknya stigma tinggal stigma, ternyata tidak ada benarnya.

Menurut para pakar tidak ada hubungannya antara ukuran dengan memberikan kepuasan pada perempuan pasangan Mr.P. Memang ukuran ereksi normal sekitar 3 inchi, ini yang terkadang membuat pemilik Mr.P kerdil menjadi minder. Betapa tidak, ereksi saja harus 3 inchi, bagaimana bila tengah tertidur?

Yang dikhawatirkan oleh pemilik Mr.P kerdil mengenai kempuasan pasangannya bukan mengenai dirinya. Stephen Snyder, MD, terapis seks dan relasi dari New York kepada Daily Mail mengatakan bahwa malah dapat membuat seorang pria fokus pada hal-hal lainnya seperti stimulasi klitoris.

Pada bulan September lalu riset yang dilakukan oleh Indiana University School of Public Health-Bloomington, menyebutkan bahwa 75 persen perempuan lebih memilih stimulasi klitoral untuk mendapatkan orgasme. Sedangkan 18 persen mendapatkan klimaks melalui penetrasi vagina.

Seperti yang disampaikan pula oleh Snyder, bahwa kebanyakan perempuan tidak hanya mendapatkan orgasme melalui penetrasi saja. Dengan demikian bukan masalah bagi pemilik Mr.P kerdil.

Namun ia tidak menyangkal bahwa ada sebagian perempuan yang menginginkan terasa 'penuh' pada Miss Vnya. Pun umumnya perempuan menginginkan stimulasi lain yang dirasakan lebih penting ketimbang hanya penetrasi saja.

Mr.P kerdil terjadi karena pembentukan yang tidak sempurna sewaktu berada di rahim atau akibat dari penurunan produksi testosteron. Jika terdeteksi pada usia dini, biasanya dapat diperbaiki dengan suntikan hormon.

Namun hal itu masih diperdebatkan sebab usia yang masih dini itu, masih dalam masa pertumbuhan. Di samping itu sangat sulit untuk mendapatkan pengobatannya. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH