MPR Soroti Perbedaan Data Korban COVID-19 antara BNPB dan Kemenkes Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Ketua Majelis Permusyawarakatan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyoroti adanya ketidaksesuaian perintah dengan realita saat ini mengenai data kasus positif Covid-19.

Bamsoet mengatakan, Kementerian Kesehatan dan BNPB untuk melakukan cross check terhadap informasi yang diterima, sebelum disampaikan ke masyarakat.

Baca Juga:

Update Corona Solo, Pasien PDP Sembuh Bertambah dan ODP Capai 177 Orang

"Sehingga informasi yang disampaikan bersifat komprehensif, baik jumlah yang terpapar, sembuh, maupun yang meninggal," kata Bamsoet dalam keterangannya, Senin (6/4).

Bamsoet soroti perbedaan data antara BNPB dan Kementerian Kesehatan terkait jumlah kasus positif corona
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Foto: antaranews)

Menurut Bamsoet, Kementerian Kesehatan dan BNPB untuk dapat menginformasikan data jumlah positif Covid-19 yang lengkap, terbuka, dan sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Jadi masyarakat dapat lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepercayaan terhadap Pemerintah,"jelas Bamsoet.

Bamsoet pun mengapresiasi kinerja BNPB yang saat ini tengah membangun aplikasi Lawan Covid-19 yang nantinya akan menjadi aplikasi terintegrasi resmi yang menampung data terkait kasus positif Covid-19 di Indonesia.

"Ia menyebut, sstakeholders, baik pusat dan daerah, untuk dapat memiliki data yang sinkron dan valid terhadap perkembang kasus Covid-19 di daerah masing-masing, sehingga menghasilkan satu data yang terintegrasi secara akurat sesuai dengan realita.

"Masyarakat untuk tidak lengah dan hanya percaya pada data atau instruksi resmi Pemerintah, serta tetap melakukan upaya-upaya pencegahan meluasnya wabah corona," jelas Bamsoet.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo membenarkan jika data kasus positif virus Corona penyebab COVID-19 yang selama ini disajikan Pemerintah Pusat tidak sinkron dengan Pemerintah Daerah.

Baca Juga:

20 Pasien ODP dan PDP di RS Darurat Wisma Atlet Negatif Dipulangkan

Ia berdalih asupan data dari Kementerian Kesehatan juga terbatas. Namun, Gugus Tugas tetap mengacu pada data Kementerian Kesehatan.

"Kami dapat feeding data dari Kemenkes terbatas jadi kami belum bisa menghasilkan data yang sangat lengkap atau terbuka," katanya.

Agus menjelaskan, BNPB kini membangun aplikasi Lawan COVID-19 yang nantinya digunakan untuk menampung data terkait kasus positif. Harapannya, bisa menghasilkan data yang lebih sesuai dengan kenyataan di lapangan.(Knu)

Baca Juga:

Kemenkes Bentuk Tim Untuk Tetapkan Permohonan Kepala Daerah Terkait Penerapan PSBB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menag Ajak Umat Islam Patuhi UU Kekarantinaan dengan Salat Ied di Rumah
Indonesia
Menag Ajak Umat Islam Patuhi UU Kekarantinaan dengan Salat Ied di Rumah

Tren penularan COVID-19 di Indonesia masih cukup tinggi

Update COVID-19 Jumat (5/2): Pasien Sembuh Nyaris Tembus 1 Juta
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (5/2): Pasien Sembuh Nyaris Tembus 1 Juta

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 76.373 spesimen

Mutasi Penyebab Penyebaran Cepat COVID-19
Dunia
Mutasi Penyebab Penyebaran Cepat COVID-19

Ilmuwan AS menemukan bahwa virus corona (SAR-CoV2) telah bermutasi terus menerus seiring perjalanan penularannya yang luas.

Pemerintah Wajib Berikan THR Buat Pegawai Honorer
Indonesia
Pemerintah Wajib Berikan THR Buat Pegawai Honorer

Wempy melanjutkan, pemberian THR bagu pekerja honorer juga perlu diperimbangkan dengan matang.

Gempa Magnitudo 7.1 Guncang Sulawesi Utara
Indonesia
Gempa Magnitudo 7.1 Guncang Sulawesi Utara

Titik gempa berada di 4.98 lintang utara (LU) dan 127.38 bujur timur (BT)

Kasus Corona DKI Per Kamis (23/7) Bertambah 416 Jiwa
Indonesia
Kasus Corona DKI Per Kamis (23/7) Bertambah 416 Jiwa

Jumlah kumulatif kasus konfirmasi di wilayah DKI Jakarta pada hari ini sebanyak 17.951 kasus.

Kontak Erat dengan Lurah Petamburan, Puluhan Orang Positif COVID-19
Indonesia
Kontak Erat dengan Lurah Petamburan, Puluhan Orang Positif COVID-19

Puskesmas Tanah Abang menemukan puluhan orang positif COVID-19 dari hasil pelacakan kontak atau contact tracing kasus positif Lurah Petamburan Setiyanto.

Desa di Gorontalo ini Dapat Penghargaan Karena Dianggap Paling Toleran dan Bebas Radikalisme
Indonesia
Desa di Gorontalo ini Dapat Penghargaan Karena Dianggap Paling Toleran dan Bebas Radikalisme

Sejak awal tahun 2020, Desa Banuroja telah dicanangkan sebagai desa praktek toleransi multi etnis

Kementerian BUMN Gelontorkan Rp341 Miliar untuk Donasi Penanganan COVID-19
Indonesia
Kementerian BUMN Gelontorkan Rp341 Miliar untuk Donasi Penanganan COVID-19

Kementerian BUMN menyebutkan telah menyalurkan donasi sebesar Rp341 miliar per 31 Agustus 2020 untuk penanganan COVID-19 di Indonesia.

Dilaporkan Hadi, Polisi Janji Periksa Muannas
Indonesia
Dilaporkan Hadi, Polisi Janji Periksa Muannas

Pelapor musikus Erdian Aji Prihartanto alias Anji dengan seorang pria bernama Hadi Pranoto, yaitu Muannas Alaidid, dilaporkan balik ke polisi.