MPR Sebut Rencana Penghapusan Pendidikan Pancasila Coreng Wajah Jokowi Politisi PDIP Ahmad Basarah. Foto: MP/Kanugrahan

MerahPutih.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menilai rencana penghapusan pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran dan mata kuliah wajib mencoreng wajah Presiden Jokowi.

Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah Mendesak Pemerintah terutama Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

Menurut Anggota Komisi X DPR RI itu penghapusan pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran dan mata kuliah wajib menjadi preseden buruk.

"Seharusnya ini tidak boleh terjadi, padahal sejak awal pemerintahan khususnya Presiden Joko Widodo telah menaruh perhatian besar untuk menjadikan Pancasila sebagai arus utama dalam pengelolaan Negara" ucapnya melalui siaran pers, Minggu (18/4).

Wasekjen PDIP Ahmad Basarah menegaskan Megawati terpilih lagi jadi Ketua Umum PDIP
Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah. Foto: Antara

Ia bahkan menyayangkan terhadap oknum Aparatur Negara di internal pemerintahan yang tidak memiliki kapasitas dan kesungguhan untuk dapat menerjemaahkan kehendak Presiden secara baik dan benar.

"Aparatur Negara yang terlibat dalam penyusunan kebijakan dibidang pendidikan masih belum memiliki pandangan yang sama pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara untuk diajarkan kepada generasi bangsa", ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengaku, Indonesia saat ini menghadapi tantangan berat terkait Ideologi transnasional seperti komunisme ekstrimisme, khilafah, libralisme dan lainnya. Maka perlu adanya benteng pertahanan untuk mencegah hal-hal itu.

"Berbagai survei menunjukkan merosotnya pengetahuan dan keyakinan pelajar dan mahasiswa tentang Pancasila, ini tentu menjadi kekhawatiran jika dihilangkan", ujarnya.

Dirinya menjelaskan Peraturan Pemerintah tersebut tidak perlu dirubah secara diam-diam terhadap isi UU Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, karena sudah jelas bertentangan dengan norma.

"Dengan asas hukum peraturan seharusnya UU Nomor 12 tahun 2012 menjadi pedoman penyusunan PP tersebut dibandingkan UU Nomor 20 Tahun 2003", jelasnya.

Ia menegaskan untuk menyelamatkan wajah Presiden Joko Widodo maka Kemendikbud untuk mengakhiri kontroversi PP tersebut dan membuat inisiatif melakukan perubahan PP dengan memasukan Pancasila dan Bahasa Indonesia untuk mata pelajaran dan mata kuliah. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Viral Foto Menteri dan Pejabat Tak Bermasker, Presiden Harus Panggil Airlangga Hartarto
Indonesia
Hadi Pranoto Bakal Diperiksa Lagi Pasca-Mangkir Kasus Obat Corona
Indonesia
Hadi Pranoto Bakal Diperiksa Lagi Pasca-Mangkir Kasus Obat Corona

Polda Metro Jaya akan menjadwalkan ulang pemeriksaan Hadi Pranoto yang mangkir dalam pemanggilan kasus "obat corona".

Masuk Usia 74 Tahun, Polri Diingatkan Profesional dan Netral Saat Pemilu
Indonesia
Masuk Usia 74 Tahun, Polri Diingatkan Profesional dan Netral Saat Pemilu

Polri akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 pada Rabu (1/7)

Sistem Penggunaan Senjata di Lingkungan Polri Perlu Diperbaiki
Indonesia
Sistem Penggunaan Senjata di Lingkungan Polri Perlu Diperbaiki

Selalu ada evalusi, terutama terhadap personil yang sudah menunjukkan tanda- tanda aneh

Polisi Selidiki Penembakan Warga Sipil di Intan Jaya, Diduga KKB
Indonesia
Polisi Selidiki Penembakan Warga Sipil di Intan Jaya, Diduga KKB

Aparat kepolisian hingga kini masih terus menyelidiki pelaku penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Ramli di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Senin (8/2) kemarin.

Sidang Pendahuluan Perselisihan Pilkada Dimulai 26 Januari
Indonesia
Sidang Pendahuluan Perselisihan Pilkada Dimulai 26 Januari

Sidang pengucapan putusan akan dilakukan pada tanggal 15—16 Februari 2021 dan 19—24 Februari 2021 disertai penyerahan salinan putusan kepada pemohon, KPU, pihak terkait, dan Bawaslu.

BMKG Minta Warga Jaktim dan Jaksel Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang
Indonesia
BMKG Minta Warga Jaktim dan Jaksel Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga wapada hujan petir disertai angin kencang melanda wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari.

Varian Baru COVID-19 Masuk Indonesia, Pemerintah Harus Tingkatkan Surveilans
Indonesia
Varian Baru COVID-19 Masuk Indonesia, Pemerintah Harus Tingkatkan Surveilans

Masyarakat tidak perlu khawatir dengan varian baru tersebut. Sebab, tidak ada laporan soal hubungan antara varian Inggris ini dengan derajat keparahan pasien COVID-19.

[Hoaks atau Fakta]: Kilang Balongan Terbakar, BBM Bakal Langka dan Harga Naik
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kilang Balongan Terbakar, BBM Bakal Langka dan Harga Naik

Setelah ditelusuri Mafindo melalui akun Instagram resmi PT Pertamina @pertamina, dinyatakan bahwa pasokan BBM secara nasional aman, sehingga diharapkan tidak ada panic buying.

Bea Cukai Sita Ratusan Handpone Ilegal Senilai Puluhan Juta dari Bos PS Store
Indonesia
Bea Cukai Sita Ratusan Handpone Ilegal Senilai Puluhan Juta dari Bos PS Store

Penyerahan barang bukti dan tersangka ini dilakukan atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan.