MPR Minta Pemerintah Persiapkan dengan Matang Bantuan Korban COVID-19 Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (Ant)

MerahPutih.com - Ketua Majelis Permusyawarakatan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menilai, berbagai kebijakan stimulus untuk menanggulangi wabah COVID-19 yang akan menyentuh semua lapisan masyarakat, seperti kartu prakerja dan bantuan langsung tunai (BLT) harus dipersiapkan dengan baik.

Bamsoet mengatakan, pemerintah pusat perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk segera mengumumkan tata cara pendaftaran, melakukan pendataan, dan optimalisasi data sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

Baca Juga:

Pasien PDP Asal Sukoharjo yang Meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo Positif COVID-19

"Terutama bagi keluarga miskin dan warga terdampak wabah COVID-19 dari sektor formal dan informal, sehingga tidak salah sasaran," kata Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (27/3).

Bamsoet menyebut, pemerintah juga perlu melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan dan penyaluran kartu pra kerja maupun BLT.

"Hal ini agar program pemerintah tersebut berjalan efektif," imbuh Bamsoet.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kiri) memberikan bantuan sembako kepada tukang becak di Taman Sri Tanjung, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020). ANTARA/Budi Candra Setya/hp.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kiri) memberikan bantuan sembako kepada tukang becak di Taman Sri Tanjung, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020). ANTARA/Budi Candra Setya/hp.

Ia juga mendorong pemerintah memberikan penjelasan mengenai tujuan dari BLT adalah agar masyarakat khususnya yang bekerja di sektor informal bisa disiplin mengikuti pedoman pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19.

"Untuk suksesnya program kartu prakerja agar sesuai target yang sudah ditentukan, perlu dukungan dari pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaannya," jelas politikus Golkar ini.

Saat ini, lanjut Bamsoet, pemerintah perlu memperkuat kerja sama, koordinasi, komitmen, dan sinergi dari seluruh lembaga, instansi, maupun negara di dunia untuk berupaya dalam penanganan COVID-19 yang diiringi dengan pelemahan ekonomi, dengan mengutamakan aspek keselamatan masyarakat dan mengupayakan stabilitas ekonomi global.

Baca Juga:

KAI Setop 32 Perjalanan Kereta Api Lintas Selatan

Ia mendukung kesepakatan yang dilakukan oleh negara anggota G20 sebagai penggerak solidaritas dunia untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang dalam menghadapi wabah corona di dunia.
Yaitu dalam aspek pengurangan pandemi, saveguard ekonomi global, mengatasi terganggunya perdagangan, hingga memperkuat kemitraan global.

Pemerintah Indonesia juga dapat bersinkronisasi dalam hal penentuan kebijakan dan instrumen-instrumen ekonomi sehingga dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari melemahnya perekonomian dunia, serta berupaya dalam mengatasi disrupsi atau terganggunya produksi dan kelancaran distribusi barang-barang perdagangan.

"Saya mendukung negara G20 bersama World Health Organization/WHO untuk segera menemukan antivirus dan obat corona, agar pandemi virus ini dapat segera berakhir dan dunia dapat berangsur-angsur pulih kembali," pungkas Bamsoet. (Knu)

Baca Juga:

Bamsoet Minta Lockdown Mulai dari Jakarta


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH