MPR Anggap Pelarangan Masuknya WNA Efektif Putus Mata Rantai Corona Ketua MPR Bambang Soesatyo (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Ketua MPR Bambang Soesastyo mendukung adanya kebijakan terbaru pemerintah yaitu memperketat aturan pelintasan orang dari dan ke Indonesia, dengan melarang warga negara asing (WNA) yang dalam 14 hari terakhir berkunjung ke delapan negara yang memiliki kasus virus Covid-19.

Menurut Bamsoet, hal ini dianggap mampu memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Baca Juga:

Datangi Kantor BNPB, Anies: Insyaallah Kita Bisa Kendalikan Corona Virus

"Ini sebagai konsekuensi dari upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia," kata Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (18/3).

Bamsoet berpadangan, pihak imigrasi yang bertugas di pintu-pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan bekerja maksimal.

"Ini agar secara konsekuen melaksanakan perintah tersebut sebagai upaya pencegahan masuknya Covid-19 ke Indonesia," terang Bamsoet.

Ia berujar, masyarakat perlu untuk bersama-sama memutus mata rantai virus Corona di Indonesia.

"Yakni berani melaporkan diri atau pun orang lain kepada rumah sakit atau kontak yang sudah disiapkan pemerintah untuk penanganan kasus corona, jika mengetahui adanya dampak corona yang terjadi," kata dia.

Rekayasa pembatasan jarak antrian atau optimal distancing sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di Bandara Sultan Thaha Jambi. (Antara/HO/Angkasa Pura II)
Rekayasa pembatasan jarak antrian atau optimal distancing sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di Bandara Sultan Thaha Jambi. (Antara/HO/Angkasa Pura II)

Sementara, pemerintah harus terus melakukan monitoring harga dan pasokan pangan secara rutin, seperti stok beras, jagung, daging sapi/kerbau, gula, dan bawang, sebagai langkah antisipasi ketersediaan pasokan pangan pokok untuk menghadapi bencana nasional virus corona di Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah melarang WNA yang pernah berkunjung ke enam negara dalam kurun waktu 14 hari terakhir masuk ke Indonesia guna meminimalkan penyebaran virus corona. Enam negara yang dimaksud yakni Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, dan Inggris.

Kebijakan itu menambah daftar WNA yang dilarang masuk ke Indonesia. Sebelumnya, pemerintah melarang pendatang (traveller) dari Tiongkok, Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do di Korea Selatan, Iran, dan Italia ke ranah air.

Baca Juga:

Di Tengah KLB Corona, Stok Darah PMI Solo Menipis

Aturan itu diterapkan karena penyebaran pandemi corona di negara-negara tersebut tergolong cepat dan masif. “Pendatang yang dalam waktu 14 hari terakhir berkunjung ke negara-negara ini tidak diizinkan masuk atau transit ke Indonesia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di kantornya, Jakarta, Selasa (17/3).

Kebijakan itu berlaku mulai Jumat (20/3) Pukul 00.00 WIB. Aturan ini bersifat sementara, dan akan dievaluasi sesuai perkembangan wabah virus corona di tanah air.

Sedangkan bagi WNI yang sempat berkunjung ke negara-negara tersebut akan diterapkan pemeriksaan tambahan begitu tiba di Tanah Air. Pemeriksaan dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Apabila dari pemeriksaan tambahan ditemukan gejala awal Covid-19, mereka akan diobservasi di fasilitas pemerintah selama 14 hari. (Knu)

Baca Juga:

Wisma Atlet Kemayoran Dianggap Paling Siap Jadi Lokasi Isolasi Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Bahas Oknum Nakal di Sengketa Tanah Cakung
Indonesia
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Bahas Oknum Nakal di Sengketa Tanah Cakung

ementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Rabu (11/11) menggelar rapat koordinasi dengan berbagai instansi pemerintah membahas dugaan oknum pejabat nakal terkait sengketa tanah di Cakung, Jakarta Timur.

Masjid 30 Kelurahan Zona Hijau Bekasi Diizinkan Gelar Salat Idul Fitri
Indonesia
Masjid 30 Kelurahan Zona Hijau Bekasi Diizinkan Gelar Salat Idul Fitri

"Nanti saya akan keluarkan mengenai ketetapan salat Idul Fitri akan disepakati bersama dan akan mengeluarkan melalui fatwa MUI Kota Bekasi," kata Rahmat

DPRD DKI Minta Pengelola Bioskop Bersabar Hingga Kasus Corona Aman
Indonesia
DPRD DKI Minta Pengelola Bioskop Bersabar Hingga Kasus Corona Aman

"Tapi, pemerintah pusat harus bertanggung jawab juga. misalnya, keringanan atau stimulus pajak kepada pengusaha itu," paparnya.

Tunjangan Semua PNS DKI Dipotong 50%, Kecuali Tenaga Medis
Indonesia
Tunjangan Semua PNS DKI Dipotong 50%, Kecuali Tenaga Medis

Pemotongan tunjangan sebesar 50 persen itu hanya diberlakukan kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak terlibat dalam penanggulangan COVID-19.

KPK Periksa Gubernur Bengkulu Terkait Kasus Suap Benur
Indonesia
KPK Periksa Gubernur Bengkulu Terkait Kasus Suap Benur

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, dalam kasus dugaan suap terkait perizinan ekspor benih lobster atau benur.

Selisih Angka Kesembuhan COVID-19 Indonesia dengan Global Lebih dari 7 Persen
Indonesia
Selisih Angka Kesembuhan COVID-19 Indonesia dengan Global Lebih dari 7 Persen

Doni mengakui, memang angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia masih relatif lebih tinggi dari global

Menag Minta Khotbah Idul Adha Diperpendek
Indonesia
Menag Minta Khotbah Idul Adha Diperpendek

Fachrul mengimbau agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan saat salat Idul Adha. Terkhusus untuk para khotib, diimbau ceramahnya jangan terlalu panjang.

Dikaitkan dengan Majalah Playboy, Begini Pembelaan Dirut Baru TVRI
Indonesia
Dikaitkan dengan Majalah Playboy, Begini Pembelaan Dirut Baru TVRI

Dia mengatakan, majalah Playboy Indonesia sangat berbeda dengan versi di luar negeri.

Pilkada Serentak, Begini Sistem Pengamanan Selama Kampanye hingga Pemungutan Suara
Indonesia
Pilkada Serentak, Begini Sistem Pengamanan Selama Kampanye hingga Pemungutan Suara

perasi Mantap Praja mulai digelar untuk mengamankan Pilkada Serentak 2020.

PJAA: Perluasan Ancol Agar Warga Jakarta tak ke Luar Negeri
Indonesia
PJAA: Perluasan Ancol Agar Warga Jakarta tak ke Luar Negeri

Menurut Teuku, dengan perluasan Ancol dan bertambah wahana tentu akan berdampak pada semakin besarnya pengunjung yang akan datang ke lokasi tersebut.