Motif Mantan Pentolan FPI Provokasi Pemudik Terobos Penyekatan Pelaku ujaran kebencian di Mapolda Aceh di Banda Aceh, Senin (10/5/2021). Antara Aceh/HO/Bidhumas Polda Aceh

MerahPutih.com - Pihak kepolisian mengungkap motif WHD, pria bersorban putih yang memprovokasi masyarakat untuk menerobos pos penyekatan mudik Lebaran.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy menerangkan, eks Wakil Ketua FPI Aceh itu kesal dengan kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dengan aliran yang dianut.

“Memang karena dasar kebencian yang dimiliki oleh yang bersangkutan kepada pemerintah,” kata Winardy saat dihubungi wartawan, Selasa (11/5).

Baca Juga:

Begini Antisipasi dan Penyekatan Takbir Keliling di Jakarta

Winardy menyebut video viral di media sosial beberapa waktu lalu itu bukan yang pertama.

Tersangka ternyata kerap membuat video-video serupa yang ditujukan kepada pemerintah.

“Menurut yang bersangkutan, pemerintah adalah antek-antek komunis. Yang bersangkutan memang sering membuat video provokatif sebelumnya,” jelasnya.

Seperti diketahui, pengungkapan kasus ini bermula saat video WHD viral di media sosial. Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan mudik Lebaran 2021.

Tangkapan layar media sosial video provokasi ajakan menerobos penyekatan larangan mudik Lebaran. (Foto: MP/Instagram)
Tangkapan layar media sosial video provokasi ajakan menerobos penyekatan larangan mudik Lebaran. (Foto: MP/Instagram)

Dalam video provokatif tersebut sempat diviralkan oleh akun Instagram @cetull.22 dan akun Facebook Zakarya Alhanafi pada 08 Mei 2021.

Dalam video terlihat WHD meminta warga kompak menerobos pos penyekatan mudik agar bisa pulang ke kampung halaman.

Tim Virtual Police langsung melakukan penyelidikan dan pelaku diketahui berinisial WHD asal Desa Lampaya, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Polisi akhirnya menangkap pelaku pada Minggu (9/5).

Saat ini, WHD telah ditetapkan sebagai tersangka dan mulai dilakukan penahanan mulai Senin (10/5) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan persangkaan pasal 28 ayat (2) jo pasal 45a ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga:

Polisi Kerahkan Ratusan Personel Tambahan di Penyekatan Jalur Pantura

Berikut kalimat provokatif yang dibuat WHD dalam video pendek yang viral:

Kepada saudara-saudaraku semua yang sedang mudik di mana pun antum berada, terus mudik. Harus bersama-sama, ramaikan di tempat penyekatan-penyekatan, lawan, terobos mereka, pulang, jumpai orang tua, jumpai ibumu, jumpai ayahmu, jumpai anakmu, jumpai sanak saudaramu.

Minta keampunan dari Allah SWT, minta kerelaan, minta keridhoan kedua orang tua. Jangan pernah takut dengan rezim setan iblis yang sudah dikuasai komunis. Mereka bekerja untuk komunis.

Jaga persatuan, pupuk persatuan, lawan rezim yang zalim ini. Terobos di mana semua tempat-tempat penyekatan, perbatasan-perbatasan. Indonesia milik kita, merdeka Indonesia dengan kalimat takbir. Allahuakbar. Kita sudah sangat toleransi, tetapi mereka tidak toleransi dengan kita, Islam. Mereka ingin membungkam Islam, ingin membunuh orang Islam, ingin menghilangkan agama Islam. Sebelum terlambat, bangkit, berjuang. Takbir, allahuakbar. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Biarkan Rombongan Pemudik Lewati Pos Penyekatan di Kedungwaringin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Indonesia Ingin Kuasai 40 Persen Ekonomi Digital ASEAN
Indonesia
Indonesia Ingin Kuasai 40 Persen Ekonomi Digital ASEAN

Pertumbuhan ekonomi digital, harus didukung dengan terus mengembangkan semangat usaha di industri teknologi digital.

Kejagung Periksa Enam Orang Saksi Kasus Dugaan Korupsi Asabri
Indonesia
Kejagung Periksa Enam Orang Saksi Kasus Dugaan Korupsi Asabri

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjutak menerangkan, pihak memeriksa enam orang saksi perkara ini terkait dengan pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT. Asabri (Persero) pada beberapa perusahaan periode 2012-2019.

Legislator Ini Minta Pendekatan Vaksinasi Melalui Ulama Hingga Akademisi Lebih Ditonjolkan
Indonesia
Legislator Ini Minta Pendekatan Vaksinasi Melalui Ulama Hingga Akademisi Lebih Ditonjolkan

Nurhadi yakin peristiwa di Aceh itu tidak akan mempengaruhi antusiasme masyarakat

Rayakan Imlek, Ormas Tionghoa Indonesia Bagikan Sembako di Jakut
Indonesia
Rayakan Imlek, Ormas Tionghoa Indonesia Bagikan Sembako di Jakut

Di sana, warga keturunan Tionghoa membagikan hingga 500 ton beras, masker medis dan kue keranjang untuk warga pra sejahtera yang terdampak pandemi di sekitar Jabodetabek.

Menkeu: Beras Shirataki, Daging Wagyu Kena PPN, Beras dan Daging Biasa Tidak
Indonesia
Menkeu: Beras Shirataki, Daging Wagyu Kena PPN, Beras dan Daging Biasa Tidak

Suatu barang tidak akan dapat dipungut pajak jika tidak menjadi objek, karenanya sembako akan masuk dalam objek pajak. Namun, pemerintah akan menerapkan skema multitarif, sehingga sembako yang biasa dikonsumsi masyarakat luas tidak akan dipungut pajak.

Tilang Elektronik Jalan Tol, Terekam 14.327 Pelanggaran Batas Kecepatan
Indonesia
Tilang Elektronik Jalan Tol, Terekam 14.327 Pelanggaran Batas Kecepatan

Tercatat sudah ada belasan ribu pelanggaran batas kecepatan yang terekam speedcam.

Anies Minta Bantuan Pemerintah Pusat Soal Proyek Pemprov DKI Jakarta
Indonesia
Anies Minta Bantuan Pemerintah Pusat Soal Proyek Pemprov DKI Jakarta

Pembangunan proyek Pemprov DKI tengah dikebut ditengah masa jabatan Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang tinggal beberapa bulan lagi. Anies pun meminta dukungan pemerintah pusat guna menuntaskan delapan program tranformasi Jakarta.

Sidang Pledoi, Eks Mensos Juliari Minta Maaf ke Mega dan Jokowi
Indonesia
Sidang Pledoi, Eks Mensos Juliari Minta Maaf ke Mega dan Jokowi

Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara meminta maaf kepada Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Jaksa Agung Janji Bantu Erick Thohir Bersih-bersih BUMN
Indonesia
Jaksa Agung Janji Bantu Erick Thohir Bersih-bersih BUMN

“Kami mendukung Kementerian BUMN dalam rangka bersih-bersih,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (11/1).

[HOAKS atau FAKTA]: Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan apabila Ingin Dibantu Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan apabila Ingin Dibantu Indonesia

Cuitan Twitter @BPJSKesehatanRI menuliskan bahwa Indonesia akan membantu Ukraina apabila Ukraina terdaftar sebagai anggota BPJS kesehatan.