Motif Dwi Sasono Pakai Ganja Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus merilis penangkapan aktor Dwi Sasono di Polres Jakarta Selatan, Senin (1/6). Foto: MP/Albi

MerahPutih.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap motif aktor ternama Dwi Sasono mengonsumsi narkoba jenis ganja. Dwi memakai ganja untuk mengisi kekosongan waktu di tengah wabah corna.

"Motif yang dia sampaikan ke penyidik yang pertama. Mengisi kekosongan waktu, tersangka ini susah tidur beberapa bulan. Ini dengan kegiatan COVID-19 ini dia diam di rumah," kata Yusri Yunus dalam rilisnya di Polres Jakarta Selatan, Senin (1/6).

Baca Juga

Polisi: Dwi Sasono Sembunyikan 16 Gram Ganja di Atas Lemari

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Yusri, suami dari penyanyi Widi Mulia itu sudah mengonsumsi ganja selama satu bulan.

"Hasil pemeriksaan awal yang bersangkutan mengakui pengguna narkotika jenis ganja, rutin hampir satu bulan menggunakan ganja tersebut," jelasnya.

Dwi
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus merilis penangkapan aktor Dwi Sasono di Polres Jakarta Selatan, Senin (1/6). Foto: MP/Albi

Yusri mengatakan Dwi diringkus tanpa perlawanan. Dari tangan aktor 40 tahun ini Satres Narkoba Jaksel menyita ganja seberat 16 gram saat menciduk di kediamannya.

"Pada saat dilakukan penggeledahan di kediaman DS, ditemukan ada narkotika jenis ganja seberat 16 gram yang disembunyikan di atas lemari di satu tempat," ungkapnya.

Baca Juga

Polisi Ungkap Detail Penangkapan Dwi Sasono

Dalam rilis tersebut Dwi tampak mengenakan seragam tahanan berwarna oranye dan penutup kepala. Bintang film Dua Garis Biru itu kini resmi menjadi tersangka atas kasus tersebut dan ditahan di Polres Metro Jaksel. (Asp).

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSI Minta Pemerintah Potong Gaji ASN
Indonesia
PSI Minta Pemerintah Potong Gaji ASN

Menurut Tsamara, rencana itu adalah ide yang bagus karena saat ini harus mencoba terus menyisir anggaran.

[HOAKS atau FAKTA] Pria Berpenis Besar Lebih Rentan Tertular COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pria Berpenis Besar Lebih Rentan Tertular COVID-19

Melalui situs resmi WHO, orang yang lebih berisiko terkena corona adalah orang dengan usia 60 tahun ke atas

APBD Solo Kolaps, Pengamat Sedih Pemkot Asal Jokowi tak Sanggup Bayar Listrik
Indonesia
APBD Solo Kolaps, Pengamat Sedih Pemkot Asal Jokowi tak Sanggup Bayar Listrik

"Bangsa yang katanya kaya raya, pemerintah daerahnya pun tak mampu tuk bayar listrik," terang Ujang

Pemprov DKI Anggarkan Saringan Sampah Sebesar Rp197 Miliar
Indonesia
Pemprov DKI Anggarkan Saringan Sampah Sebesar Rp197 Miliar

Pemprov DKI Jakarta menganggarkan usulan pembangunan saringan sampah tiga lapis di Kali Ciliwung sebesar Rp197 miliar.

Adik Ipar Nurhadi Mangkir dari Pemeriksaan KPK
Indonesia
Adik Ipar Nurhadi Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua adik ipar mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

Umat Islam di Majalengka Diizinkan Salat Idul Fitri di Masjid
Indonesia
Umat Islam di Majalengka Diizinkan Salat Idul Fitri di Masjid

relaksasi ibadah itu diperkenankan dengan catatan, tetap menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing secara ketat

Tenggang Waktu Penyampaian Draf UU Ciptaker Hanya Sampai Besok
Indonesia
Tenggang Waktu Penyampaian Draf UU Ciptaker Hanya Sampai Besok

Sembilan fraksi partai politik yang ada di DPR telah menyepakati, mengikuti, dan menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terhadap UU Cipta Kerja

Tiongkok: Masjid Daerah Xinjiang Lebih Banyak daripada di AS
Dunia
Tiongkok: Masjid Daerah Xinjiang Lebih Banyak daripada di AS

Pemerintah Tiongkok menyatakan jumlah masjid di Daerah Otonomi Xinjiang lebih banyak daripada di Amerika Serikat.

Polisi Janji Blak-blakan Hasil 'Lidik' Kematian Editor Metro TV
Indonesia
Polisi Janji Blak-blakan Hasil 'Lidik' Kematian Editor Metro TV

Supaya tidak mengulang fakta yang kita dapatkan

Gubernur Olly Dondokambey Terpilih Jadi Ketua PGI
Indonesia
Gubernur Olly Dondokambey Terpilih Jadi Ketua PGI

Olly Dondokambey terpilih sebagai Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) periode 2019-2024 dari unsur nonpendeta.