Mother! Menjejalkan Horor dalam Pikiran Jennifer Lawrence bermain dalam dalam film horor berjudul Mother!. (Foto: digitaltrends)

JENNIFER Lawrence memang menunjukan diri sebagai aktris potensial pada satu dekade belakangan ini. Kali ini ia beradu akting dengan tiga seniornya, Ed Harris, Michelle Pfeiffer dan Javier Bardem dalam film berjudul Mother!. Sebuah film horor yang mencekam dan mengaduk-aduk diri Anda. Bila dibandingkan dengan film horor dari Asia, khususnya Thailand atau Jepang, tingkatannya masih kalah jauh.

Berkisah tentang wanita muda yang hidup bersama suaminya di daerah terpencil. Kehidupan mereka biasa-biasa saja sampai mereka kedatangan pasangan yang sama sekali asing. Grace tidak menyukai kedatangan dua orang asing itu yang celakanya suaminya, Eli, malah memberi tumpangan di rumah mereka. Mulailah saat itu terjadi perubahan terbesar dalam kehidupan rumah mereka yang tadinya damai, berubah menjadi sangat menakutkan.

Film yang disutradarai oleh David Aronofsky (Noah – 2014), bukan sekedar film hiburan bergenre horor saja, namun membutuhkan konsentrasi penontonnya. Bagi yang mencari film hiburan, Mother!, bukanlah pilihan yang tepat. Banyak informasi dan pemahaman dari berbagai idiom yang dipakai yang memerlukan kesesuaian dengan pemahaman yang ada disini.

Seperti memakan cabai yang pedas, namun tak kapok untuk mengunyah lagi. Demikian Mother!, dirasakan oleh penontonnya. Semakin dikunyah semakin ingin lagi melihat kelanjutannya. Apalagi Aronofsky mengambil sudut pandangnya dari mata Grace. Membuat penonton terjebak dalam kengerian yang bergejolak di dalam dirinya.

Karakter-karakter utamanya disajikan penuh misteri. Mereka seolah pernah akrab dahulunya, namun saling menjaga jarak untuk tidak dekat. Belum lagi Grace menjadi titik dari semua pandangan yang akan mengarah pada sesuatu yang jauh lebih besar. Rumah itu kemudian berubah menjadi pusat horor bagi Grace. (psr)


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH