Mojokerto Naikkan Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Wali Kota Mojokerto Ita Puspitasari (depan) saat sosialisasi kenaikan denda bagi pelanggar prokes. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menaikkan denda untuk pelanggar protokol kesehatan (prokes) yang semula Rp50 ribu menjadi Rp100 ribu

Wali Kota Mojokerto Ita Puspitasari mengatakan, pemberlakuan naik denda ini bertujuan agar ada efek jera bagi pelanggar.

"Harapan kami, masyarakat akan berefek jera dan tidak lagi melanggar, sehingga tingkat kesadaran terhadap prokes terus meningkat," ujar Ita, Jumat (29/1).

Baca Juga:

Polisi Ingatkan Warga Tertib Protokol Kesehatan di Kampung Tangguh

Ia menambahkan, selama digelar PPKM dua minggu ini, angka terpapar COVID-19 mulai menurun. Namun, angka pelanggar protokol kesehatan justru meningkat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Antara Jatim/Pemkot Mojokerto/IS)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. (Antara Jatim/Pemkot Mojokerto/IS)

"Untuk pelanggar perorangan ada 730 dengan denda Rp50 ribu. Sedangkan untuk pelaku usaha sebanyak 120 pelanggar melanggar jam malam. Akhirnya, didenda Rp200 ribu per pelaku usaha. Semua denda tersebut masuk ke dalam kas daerah," tegas Ita.

Baca Juga:

Langgar Protokol Kesehatan di Surabaya, Siap-siap KTP Diblokir

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono mengemukakan, kenaikan denda itu mengacu pada Perwali Nomor 47 Tahun 2020 dan Perwali Nomor 55 Tahun 2020 di mana denda maskimal sebesar Rp200 ribu untuk pelanggar protokol kesehatan.

"Saya meminta kepada teman-teman ikut mensosialisasikan. Untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat biar ada efek jera, Bu Wali sudah umumkan jika denda naik jadi Rp100 ribu per tanggal 29 Januari tahun ini," pungkasnya. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Abai Protokol Kesehatan, 3 Perkantoran di Kalideres Disanksi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei di Lima Lokasi
Indonesia
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei di Lima Lokasi

"Hari ini (rencananya kami) akan menggelar rekonstruksi kasus John Kei," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

LIPI: Jangan Sampai Orang Terpapar COVID-19 Meningkat Tajam Setelah Pilkada
Indonesia
LIPI: Jangan Sampai Orang Terpapar COVID-19 Meningkat Tajam Setelah Pilkada

Karena minim kontak langsung, bisa menjauhkan kebiasaan praktik buruk pilkada sebelum-sebelumnya

Sidang Suap Fatwa MA, Djoko Tjandra Jadi Saksi Jaksa Pinangki
Indonesia
Sidang Suap Fatwa MA, Djoko Tjandra Jadi Saksi Jaksa Pinangki

"Djoko Tjandra, Rahmat dan Claudia (saksi untuk terdakwa Pinangki Sirna Malasari," kata tim kuasa hukum Pinangki, Aldres Napitupulu

Erick Apresiasi Petugas KRL Yang Serahkan Penemuan Uang Rp500 Juta
Indonesia
Erick Apresiasi Petugas KRL Yang Serahkan Penemuan Uang Rp500 Juta

Meski keputusan itu jelas dilakukan tanpa pamrih, kejujuran dua petugas, Egi dan Mujenih, layak mendapat apresiasi

Minggu (13/12), 617.820 Kasus COVID-19 di Indonesia
Indonesia
Minggu (13/12), 617.820 Kasus COVID-19 di Indonesia

Kasus COVID-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Data per Minggu (13/12), terdapat 6.189 kasus baru Corona.

Legislator PDIP Ihsan Yunus Irit Bicara Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Legislator PDIP Ihsan Yunus Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

Ihsan Yunus irit bicara usai diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Satgas COVID-19: Kasus Harian Corona Bisa Dilihat di Website
Indonesia
Satgas COVID-19: Kasus Harian Corona Bisa Dilihat di Website

Menurut Wiku Adisasmito, ada hal lain yang perlu disampaikan ke publik. Bukan urusan setiap mengumumkan adalah kasus.

Sambut Tahun 2021, Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Umat Hilangkan Rasa Kebencian
Indonesia
Sambut Tahun 2021, Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Umat Hilangkan Rasa Kebencian

Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, mengajak umat untuk melakukan intropeksi diri dan penyucian diri dalam muhasabah dan murakabah.

Oknum Bea Cukai Diduga Terlibat Narkoba, 5 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka
Indonesia
Oknum Bea Cukai Diduga Terlibat Narkoba, 5 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Dalam penangkapan ini disita 20 butir ekstasi, tujuh butir ekstasi dan dua serbuk ketamin

Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan Perpanjangan PSBB
Indonesia
Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan Perpanjangan PSBB

Lonjakan kasus positif dengan jumlah kasus baru mencapai 66 yang mayoritas disumbang oleh kluster kawasan industri.