Mohamed Salah Cedera, Ulama Kuwait: Tuhan Menghukum Dia karena 'Tak Puasa' Mohamed Salah. Foto: Mirror

MerahPutih.com - Cerita mengenai cedera Mohamed Salah masih menjadi perbincangan hangat publik. Pemain 25 tahun itu mengalami dislokasi bahu setelah dijatuhkan kapten Real Madrid, Sergio Ramos.

Salah diperkirakan akan absen selama empat pekan. Cederanya Salah menjadi pukulan telak bagi Liverpool dan terutama timnas Mesir yang akan berlaga di Piala Dunia 2018 bulan depan.

Mohamed Salah

Pada pertandingan final Liga Champions di NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, Minggu (27/5) dini hari WIB. Salah hanya bermain selama 31 menit. Ia tidak bisa melanjutkan permainan setelah meringis kesakitan di bahunya.

Ramos yang dianggap sebagai biang keladi cederanya Salah mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Kini, ada tudingan baru yang mengejutkan dari ulama Kuwait, Mubarak al-Bathali.

Mubarak al-Bathali

"Tuhan menghukum dia," kata Al-Bathali seperti dilansir Al Arabiya, Kamis (31/5)

Pernyataan itu berdasarkan berita yang menyebutkan mantan gelandang Chelsea dan AS Roma itu tidak berpuasa selama tiga hari menjelang pertandingan.

"Mungkin [cedera] baik untuk Anda," tambah Al-Bathali.

Mohamed Salah

Al-Bathali berharap Salah menganggap cederanya sebagai pelajaran dan pengingat bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama