Moeldoko Sebut Presiden Jokowi Sering Ingatkan Menteri Jangan Korupsi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: KSP

MerahPutih.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mengungkapkan, Presiden Jokowi kerap mengingatkan seluruh menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk tidak melakukan korupsi.

Hal itu disampaikan Moeldoko dalam 'Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022' bertajuk “Cegah Korupsi Dari Hulu Ke Hilir” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (13/4).

Baca Juga

KPK Dalami Jatah Paket Bansos dari Anak Buah Juliari ke Ketua Komisi VIII

Menurut Moeldoko, Jokowi selalu menyampaikan bahaya korupsi kepada para menterinya dalam setiap kesempatan rapat terbatas kabinet.

"Saya ingin mengingatkan arahan bapak presiden yang sering disampaikan saat rapat terbatas kabinet yaitu, untuk menciptakan sistem yang menutup celah korupsi, jangan korupsi apapun atas hak rakyat," kata Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah), di Jakarta, Jumat (KSP).

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah), di Jakarta, Jumat (9/4). (KSP)

Lebih lanjut Moeldoko mengklaim bahwa Jokowi juga selalu mewanti-wanti agar pejabat negara tak menyalahgunakan kewenangan yang muaranya berbuat korupsi.

"Jangan mau disuap, serta jangan melakukan pungli. Karena pada dasarnya dan pada akhirnya yang jadi korban adalah rakyat. Kalimat ini sering diulang-ulang oleh bapak presiden. Ini terus menjadi perhatian kami semuanya," ujar Moeldoko.

Diketahui, di bawah kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin, sudah dua menteri yang dicokok KPK karena perkara korupsi. Mereka yakni mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo.

Pada periode pertama, Kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla, juga ada bekas Mensos Idrus Marham dan mantan Menpora Imam Nahrawi, yang diadili karena kasus korupsi oleh KPK. (Pon)

Baca Juga

Berkas Perkara Lengkap, Juliari Batubara Segera Diadili

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ribuan Aparat Jaga Ketat Sidang Putusan Rizieq Shihab di PN Jaktim
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Ketat Sidang Putusan Rizieq Shihab di PN Jaktim

"Sekitar 2.800 personel dikerahkan, gabungan dari TNI-Polri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi-Ahok Masuk Lima Besar Pemimpin Terbaik Paling Ditakuti di Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi-Ahok Masuk Lima Besar Pemimpin Terbaik Paling Ditakuti di Dunia

Jokowi pernah menyabet penghargaan kepemimpinannya yakni “Asian of The Year” tahun 2019

Validasi Dokumen Perjalanan Kini Terintegrasi Dengan Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Validasi Dokumen Perjalanan Kini Terintegrasi Dengan Aplikasi PeduliLindungi

Kebijakan tersebut mengacu pada ketentuan Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan Nomor 847 Tahun 2021 Tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan Bagi Pengguna Transportasi Udara Yang Terintegrasi Dengan Aplikasi PeduliLindungi.

 [HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Tunjuk Anies Sebagai Kepala IKN Nusantara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Tunjuk Anies Sebagai Kepala IKN Nusantara

Nama-nama kandidat Kepala Otorita IKN yang mencuat dan sudah menjadi sorotan publik.

Seribu Oksigen Konsentrator Dikirim untuk Warga Terpapar COVID-19
Indonesia
Seribu Oksigen Konsentrator Dikirim untuk Warga Terpapar COVID-19

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan bantuan seribu oksigen konsentrator untuk warga yang terpapar virus corona.

Larang Mudik, Gibran Persingkat Libur Sekolah Akhir Tahun
Indonesia
Larang Mudik, Gibran Persingkat Libur Sekolah Akhir Tahun

Hasil surveilans pembelajaran tatap muka (PTM) di Solo, Jawa Tengah, masih menunjukkan penambahan angka kasus konfirmasi positif virus Corona atau COVID-19.

Ganjar Unggul Dalam Survei Pemilih Kritis
Indonesia
Ganjar Unggul Dalam Survei Pemilih Kritis

Dalam survei terakhir (8—10 Februari 2022), sampel sebanyak 1.268 responden dipilih secara acak dari populasi tersebut dengan metode double sampling dan random digit dialing.

Ketua KPK Diminta Independen Usut Dugaan Korupsi Formula E dan Bisnis PCR
Indonesia
Ketua KPK Diminta Independen Usut Dugaan Korupsi Formula E dan Bisnis PCR

Bisa? Saya enggak yakin, sampai dibuktikan sebaliknya

Dianggap Cepat Laksanakan Keinginan Rakyat, Ganjar Didukung Maju di Pilpres 2024
Indonesia
BNPT: Petugas Keamanan Pastikan Berikan Suasana Kondusif di PON Papua
Indonesia
BNPT: Petugas Keamanan Pastikan Berikan Suasana Kondusif di PON Papua

Sejauh ini, penyelenggaraan sejumlah cabang olahraga yang dimulai sebelum pembukaan PON Papua hingga setelah pembukaan semua berjalan cukup kondusif.