Moeldoko Pasrahkan Nasibnya di Tangan Jokowi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: KSP

MerahPutih.com- Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko angkat suara soal adanya ancaman perombakan kabinet di Pemerintahan Joko Widodo.

Menurutnya, hanya Jokowi yang mengetahui menteri yang akan terkena perombakan kabinet tersebut.

“Yang tahu hanya presiden. Tentang reshuffle yang tahu hanya presiden," kata Moeldoko kepada wartawan di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Selasa (20/4).

Moeldoko enggan berkomentar lebih banyak mengenai isu terkait reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilakukan Presiden Jokowi dalam waktu dekat ini.

Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko. Foto: KSP

Bekas Panglima TNI ini meminta media menanyakan hal yang lain kepadanya, daripada isu perombakan kabinet.

“Nggak boleh ini saja. (Isu) yang lain stop," ujar Moeldoko.

Seperti diketahui, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim, membocorkan nama menteri yang bakal dicopot Jokowi berinisial M.

Namun, Luqman tidak mau menyebutkan siapa pemilik nama berinisial M yang berpeluang besar bakal dicopot Jokowi.

Dalam Kabinet Indonesia Kerja, terdapat sejumlah menteri yang namanya diawali dengan huruf M.

Di antaranya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dan Menteri Perdagangan M Lutfi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Belanja Mewah Menteri Edhy di Amerika dari Duit Suap
Indonesia
Belanja Mewah Menteri Edhy di Amerika dari Duit Suap

KPK menyelidiki kasus dugaan suap ini, mulai di Agustus lalu dengan terus melakukan profiling kemudian mengumpulkan informasi baik dari segala macam dengan teknologi maupun perbankan.

Warga Jakarta Dilarang Berwisata ke Banten
Indonesia
Warga Jakarta Dilarang Berwisata ke Banten

Wisata pesisir pantai Banten menjadi solusi bagi warga luar daerah untuk merayakan liburan Lebaran 1442 Hijriah.

Pencairan BST Tahap 7-8 di DKI Belum Jelas
Indonesia
Pencairan BST Tahap 7-8 di DKI Belum Jelas

Komisi A DPRD DKI menyebut jika Pemprov belum memiliki anggaran untuk kelanjutan bantuan sosial tunai (BST) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sehingga pencairan BST tahap 7 dan 8 masih belum dipastikan.

Debat Gibran Vs Bajo Diadakan Dua Putaran
Indonesia
Debat Gibran Vs Bajo Diadakan Dua Putaran

debat kandidat Pilwakot Solo berpotensi mengundang daya tarik masyarakat. Hal itu membuat dua stasiun televisi nasional berebut hak siar esklusif debat kandidat cawali Pilwakot Solo 2020.

Korban Meninggal COVID-19 di Seluruh Dunia 1,1 Juta Lebih
Dunia
Korban Meninggal COVID-19 di Seluruh Dunia 1,1 Juta Lebih

Jumlah korban meninggal akibat COVID-19 di seluruh dunia mencapai 1,1 juta lebih.

Vaksinasi Sinovac di Solo Dimulai Besok, Gibran Siap Jika Diminta Suntik Duluan
Indonesia
Vaksinasi Sinovac di Solo Dimulai Besok, Gibran Siap Jika Diminta Suntik Duluan

Putra Sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen untuk menjadi orang pertama disuntik vaksin Sinovac di Solo, Jawa Tengah.

Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Wanita di Hotel Dreamtel
Indonesia
Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Wanita di Hotel Dreamtel

"Motif pelaku (membunuh karena) membutuhkan uang untuk menutupi hutang," kata Paksi

200 Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an Jakarta Positif COVID-19
Indonesia
200 Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an Jakarta Positif COVID-19

Camat Cilandak Mundari membenarkan ada sekitar 200 mahasiswa Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ).

Wagub DKI Tak Masalah Kantornya Digeruduk Pegawai Ambulans
Indonesia
Wagub DKI Tak Masalah Kantornya Digeruduk Pegawai Ambulans

Penyampaian aspirasi dan melaksanakan demonstrasi telah dijamin dan dilindungi konstitusi dan UU

[HOAKS atau FAKTA] Driver Grab Minta Jokowi Turun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Driver Grab Minta Jokowi Turun

Beredar informasi dari akun Facebook Imen Blaem berupa sebuah foto seorang driver Grab yang memegang sebuah papan yang bertuliskan “SUDAH CUKUP PAK…!!! KALO JELAS GAK MAMPU TURUUUUN..!!! JANGAN CENGENGESAN DI ATAS DERITA RAKYAT”.