Moeldoko Minta Pelaku Industri Pariwisata Tanah Air Tak Perlu Panik Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam konferensi pers "Dampak Penyebaran COVID-19 terhadap Ekonomi Indonesia" di Kantor Staf Presiden di Jakarta, Kamis. (Rangga Pandu)

MerahPutih.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta para pelaku industri pariwisata tanah air untuk tak cemas dengan mewabahnya virus corona.

Menurut Moeldoko, imbas negatif virus corona mesti disikapi dengan bijak.

Baca Juga:

Ide Unik Pemkab Kotawaringin Timur Dongkrak Sektor Pariwisata

"Jadi ada tren baru juga tadinya kita sangat khawatir pertumbuhan pariwisata sangat menyusut ternyata ada sisi lain yang mengalihakan pariwisata," tambah Moeldoko kepada wartawan, Kamis (12/2).

Moeldoko menyebut, sejumlah maskapai penerbangan memberikan diskon tiket pesawat yang cukup menarik bagi pelancong yang ingin melakukan kunjungan wisata ke sejumlah daerah di tanah air, sehingga kebijakan ini cukup memberikan angin segar bagi industri pariwisata.

"Kemudian harga tiket yang lebih murah atau diskon dan beberapa hal lain yang menarik," kata mantan Panglima TNI ini.

Pemandangan Alif Stone Park di Natuna, Kepri. Pemerintah setempat meminta para wisatawan tetap berkunjung tanpa terpengaruh keberadaan tempat ovservasi WNI dari Wuhan di sana. (Antara/Natiaha Andarningtyas)
Pemandangan Alif Stone Park di Natuna, Kepri. Pemerintah setempat meminta para wisatawan tetap berkunjung tanpa terpengaruh keberadaan tempat ovservasi WNI dari Wuhan di sana. (Antara/Natiaha Andarningtyas)

Moeldoko juga menceritakan, isi perbincangan via telepon antara Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden RRC Xi Jinping yang dilakukan pada Selasa (11/2) pukul 19.30 WIB.

Salah satu topik pembicaraan adalah seberapa besar pengaruh penyebaran virus corona (Covid-19) terhadap perekonomian Tiongkok.

"Pertumbuhan ekonomi China itu terganggu antara 1,2 persen hingga 1,8 persen. Itu kira-kira," ujar Moeldoko.

Baca Juga:

5 Spot Wisata Keren Sekitar Malioboro

Menurut dia, pengaruh penurunan pertumbuhan ekonomi Tiongkok terhadap Indonesia tergolong besar.

Sebab, kinerja perekonomian Negeri Tirai Bambu juga berdampak kepada negara-negara lain seperti Jepang.

Terkait hal itu, Moeldoko menjelaskan pemerintah sudah menyiapkan antisipasi. Mulai dari percepatan penyerapan anggaran kementerian/lembaga, percepatan penyaluran anggaran yang masuk ke dalam kategori bantuan sosial, hingga kemudahan impor komoditas pangan strategis. (Knu)

Baca Juga:

Ini Langkah Pemerintah Antisipasi Dampak Virus Corona terhadap Pariwisata



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH