Moeldoko Apresiasi Tim Pencari Fakta Kasus Novel Baswedan Teatrikal penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan saat melakukan aksi damai di halaman gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/9). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MerahPutih.com - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menilai kinerja Tim Pencari Fakta (TPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sangat baik.

Ia nenganggap, hasil hasil temuan TPF itu tidak menyudutkan Novel sebagai korban. "Bukan, sudah jadi korban masa disudutkan, bukan itu persoalannya," kata Moeldoko kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/7).

Baca Juga: Moeldoko: Jokowi Tak Akan Ambil Alih Kasus Novel

Moeldoko mengatakan, persoalan yang dihadapi TPF maupun kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut tidak mudah. Mantan Panglima TNI itu yakin banyak ganjalan dalam mengungkap kasus.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Moeldoko mengapresiasi hasil temuan TPF. Dari hasil temuan akhirnya dibentuk Tim Teknis untuk menindaklanjuti temuan TPF. "Sehingga nanti mungkin ketemu formulanya lebih terang," ungkap dia.

Moeldoko juga yakin Tim Teknis bisa bekerja baik sehingga tidak diperlukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). "Teknis ada Kapolri, sampai tuntas," tandas dia.

Tim Teknis untuk mengusut kasus penyiraman air keras Novel Baswedan dibentuk pekan depan. Tim bakal bekerja menggantikan tugas TPF.

KPK kecewa tim khusus bentukan Polri tak bisa menemukan pelaku penyiraman air keras. Ditambah pernyataan Polri yang menyebut penyiraman air keras terjadi karena exesive use of power. (Knu)

Baca Juga: Jokowi Minta Kapolri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan dalam 3 Bulan



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH