Modus Baru Peredaran Narkoba, Jadikan Penyandang Disabilitas Kurir Sabu Diupah Rp 20 Juta Rilis Kasus Narkotika Antar Provinsi oleh Kapolres Jakpus Kombes Komarudin. (Foto: MP/Joseph Kanugrahan)

MerahPutih.com - Segala cara digunakan bandar narkoba untuk mengendarkan barang haramnya ke masyarakat. Salah satunya menggunakan penyandang disabilitas untuk melakukan penyelundupan.

Seperti kasus yang diungkap Polres Metro Jakarta Pusat ini. SY (45) perempuan asal Asahan, Sumatera Utara ditangkap karena kedapatan menyelundupkan 5 kilogram Sabu dari Medan.

Baca Juga:

Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu Seberat 1 Kg di Bandara Soekarno-Hatta

Ia ditangkap saat turun dari bus di terminal Daan Mogot, Tangerang Kota, Selasa (20/9) lalu.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Komarudin menuturkan, sabu itu dimasukan ke dalam tas yang dibawa penyandang disabilitas itu.

"Ini sudah pengiriman kedua kalinya. Pengakuannya, per satu kilogram sabu, ia menerima upah Rp 20 juta," kata Komarudin dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (22/9).

Komarudin melanjutkan, modus menggunakan disabilitas untuk pengantaran narkoba adalah modus baru. Yakni untuk menghilangkan kecurigaan dari orang lain.

"Maka digunakan orang-orang catatan khusus seperti saudari kita yang disabilitas yang memang berpenampilan terlihat tidak mencolok," ungkap lulusan AKPOL 1997 ini.

Oleh pelaku, SY, narkoba itu diminta dikirimkan ke salah satu hotel di Gambir Jakarta Pusat.

Polisi juga menangkap pelaku AT yang bertugas mengambil narkoba itu. Sekaligus FF yang menyuruhnya. Mereka diciduk di daerah Bogor dan Cideng.

"Saat digeledah kami temukan narkoba jenis ekstasi dan sabu," jelas Komarudin.

Rilis Kasus Narkotika Antar Provinsi oleh Kapolres Jakpus Kombes Komarudin. (Foto: MP/Joseph Kanugrahan)

Narkoba produksi Malaysia yang dikirim lewat laut ini rencananya akan dijual ke masyarakat umum. Penjualan bisa lewat paket yang dikirim menggunakan jasa antar barang atau ditempel di tiang listrik.

Pelaku sengaja mengirimkan menggunakan kalimat acak, namti pelaku lain tinggal mengambilnya dengan dalih salah alamat.

"Jadi hati-hati saja kalau menerima paket yang tiba-tiba dikirim ke rumah kita padahal kita tak merasa memesan," jelas Komarudin.

Jika sampai tersebar, narkoba sebanyak ini bisa menimbulkan korban jiwa yang banyak.

"Kalau tak dihentikan. Ini bisa menyebabkan korban sampai 12.500 jiwa," ucap Komarudin.

Komarudin memastikan, hukuman berat tetap menanti kelompok disabilitas yang terlibat jaringan narkoba. Meskipun SY berkelit tak tahu isi tas yang diminta ia bawa dari orang tak dikenal itu.

"Setiap orang sama di mata hukum, nanti ranahnya pengadilan menenukan dengan berbagai pertimbangan," imbuh mantan Kapolres Tangerang Kota ini.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 114 sub 112 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun. (*)

Baca Juga:

Bandar Sabu Malaysia-Indonesia Terbongkar hingga Penyergapan Kampung Boncos

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Klaim Hasan Bangun Bisnis Model Ojek Online di 2008 Sehingga Gugat Gojek Rp 24 Triliun
Indonesia
Klaim Hasan Bangun Bisnis Model Ojek Online di 2008 Sehingga Gugat Gojek Rp 24 Triliun

Menurut Kuasa hukum Hasan, Rochmani, Hasan dianggap sebagai penemu model bisnis ojek online ini sebenarnya pernah diungkap oleh televisi nasional hingga televisi Jepang, NHK TV pada 2008.

Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir
Indonesia
Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

Tekanan terhadap negara-negara di dunia termasuk Indonesia tidak serta merta berakhir. Hal itu karena situasi ekonomi di dunia tidak berada dalam kondisi baik.

Bareskrim Ungkap Modus Perusahaan Obat Sirop Mengoplos Larutan Berbahaya
Indonesia
Bareskrim Ungkap Modus Perusahaan Obat Sirop Mengoplos Larutan Berbahaya

Kasus gangguan ginjal tersebut diduga akibat cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dalam kandungan obat sirop.

Pertamina Temukan Sumber Migas Baru di Lepas Pantai Balikpapan
Indonesia
Pertamina Temukan Sumber Migas Baru di Lepas Pantai Balikpapan

Manpatu-1x adalah sumur eksplorasi di area South Mahakam, yang merupakan penemuan eksplorasi di antara lapangan-lapangan minyak dan gas yang sudah ada.

[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Copot Erick Thohir
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Copot Erick Thohir

Erick Thohir telah dicopot dari jabatannya sebagai Menteri BUMN.

PKS Sebut Narasi yang Dilontarkan Giring Tidak Menyehatkan
Indonesia
PKS Sebut Narasi yang Dilontarkan Giring Tidak Menyehatkan

Mardani mengatakan, setiap orang punya hak berpendapat. Namun, menurutnya narasi negatif yang dilontarkan Giring tidak menyehatkan.

Cuaca Hari Ini: Sebagian Kota Besar Diprakirakan Hujan Ringan
Indonesia
Cuaca Hari Ini: Sebagian Kota Besar Diprakirakan Hujan Ringan

Cuaca di sebagian kota besar di tanah air mengalami hujan dengan intensitas ringan pada Selasa (7/6).

OTT Hakim Agung, KPK: Bukti Dunia Peradilan Masih Tercemari Uang
Indonesia
OTT Hakim Agung, KPK: Bukti Dunia Peradilan Masih Tercemari Uang

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengungkapkan, lembaganya sedih karena menangkap hakim agung. OTT terhadap hakim agung ini terkait dengan suap penanganan perkara.

PDIP Anggap Penjualan Tiket Formula E pada Maret Tidak Rasional
Indonesia
PDIP Anggap Penjualan Tiket Formula E pada Maret Tidak Rasional

Rencana PT Jakarta Propertindo (JakPro) menjual tiket Formula E pada bulan Maret 2022 nanti mendapat kritik tajam dari Fraksi PDI Perjuangan.

KPK Usut Dugaan Suap di BPN Riau
Indonesia
KPK Usut Dugaan Suap di BPN Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan baru terkait dugaan suap pada Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau.