Musik

Mocca Rilis Album 'My Diary' dalam Piringan Hitam

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 07 November 2022
Mocca Rilis Album 'My Diary' dalam Piringan Hitam

Mocca rilis piringan hitam untuk album 'My Diary'. (Foto/Instagram@moccaofficial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUKSES dengan penjualan piringan hitam album Day By Day pada 2021 tidak membuat Mocca berhenti berkarya. Grup asal Bandung ini segera merayakan debut album mereka My Diary (2002) yang kini berusia 20 tahun.

Mocca merayakan momentum ini dengan merilis ulang album My Diary dalam format piringan hitam. Kabar ini diumumkan melalui akun resmi Instagram Mocca.

Baca juga: Menilik Sejarah Breakdance via Dokumenter ‘Menembus Ingatan (Eraluka)’ Goodnight Electric

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Mocca (@moccaofficial)

“Merayakan peringatan 20 tahun. My Diary pertama kali hadir dalam format piringan hitam. Pre order akan diumumkan segera. Pastikan kamu mendapatkan album luar biasa ini,” tulis Mocca, Rabu (2/11).

Debut album Dear Diary menjadi sesuatu yang penting bila berbicara tentang sepak terjang Mocca. Album yang rilis pertama kali pada 20 April 2002 via DCU Records menjadi benda penting di kancah musik independen Indonesia pada masanya.

Mocca pertama kali muncul di 2002 lewat Secret Admirer yang merupakan lagu dari kompilasi album Delicatessen. Kurang dari setahun kemudian, Mocca yang dibentuk pada 1999 oleh Arina Ephipania dan Riko Prayitno merilis debut album My Diary.

Tak perlu waktu lama bagi Mocca untuk meledak di pasaran. Berkat single Me and My Boyfriend di album My Diary Mocca berhasil memboyong penghargaan Best Video of The Year versi MTV Penghargaan Musik Indonesia pada 2003.

Baca juga:

Semangat Kebersamaan Jadi Kunci Eksistensi Mocca Selama 22 Tahun

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Mocca (@moccaofficial)

Selain itu, majalah Rolling Stone Indonesia juga menempatkan album My Diary dalam urutan ke-59 di ‘The 150 Greatest Indonesian Albums of All Time’. Popularitas debut album ini pun mampu membawa Mocca terbang ke Jepang serta menandatangani kontrak dengan label Excellent Records.

Album My Diary berisikan 10 trek lagu di antaranya Once Upon A Time, Secret Admirer, Twist Me Around, What If, Me and My Boyfriend, Telephone, When the Moonlight Shine, And Rain Wil Fall, dan Life Keeps on Turning.

Ini bukan kali pertama Mocca merilis format piringan hitam. Sebelumnya pada album Day By Day Mocca juga melakukan hal serupa. Namun, mereka merilisnya dalam dua warna berbeda, hitam dan kuning. (far)

Baca juga:

Mocca Secret Show 2020 Digelar Daring Tetap Intim

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Uan Kaisar Ungkap Alasan
Menurut Uan, ada kendala terkait dengan pembayaran bagasi serta kepastian penginapan yang menjadi bagian dari kebutuhan perjalanan mereka menuju Batam.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Uan Kaisar Ungkap Alasan
ShowBiz
Lirik Lagu 'Anak Kampung' yang Viral TikTok, Dipakai Dance oleh Personel Hearts2Hearts
Lagu 'Anak Kampung” kembali viral di TikTok. Versi Bulan Triana yang dirilis pada 2021 telah digunakan sekitar 1,5 juta kali, termasuk oleh Hearts2Hearts.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Lirik Lagu 'Anak Kampung' yang Viral TikTok, Dipakai Dance oleh Personel Hearts2Hearts
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
Festival ini kembali menempatkan diri sebagai ruang pertemuan bagi berbagai elemen dalam ekosistem musik Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
ShowBiz
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
Kevin Parker Tame Impala untuk sementara berhenti melayani permintaan foto dan tanda tangan di hotel, bandara, serta area parkir konser.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
ShowBiz
Ketika Kuasa Membatasi Kebebasan, Jangar Suarakan Kritik Lewat Lagu 'Air Keras'
Jangar merilis single 'Air Keras' sebagai pembuka menuju album kedua, Raja Pasir. Lagu ini mengangkat isu tindakan represif dan kekuasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketika Kuasa Membatasi Kebebasan, Jangar Suarakan Kritik Lewat Lagu 'Air Keras'
ShowBiz
SI JOJO Hadirkan 'Think I Like You', Cerita Ringan tentang Rasa yang Mulai Tumbuh
SI JOJO menghadirkan 'Think I Like You', lagu dengan lirik ringan yang menggambarkan fase awal ketika seseorang mulai menyadari rasa suka kepada orang lain.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
SI JOJO Hadirkan 'Think I Like You', Cerita Ringan tentang Rasa yang Mulai Tumbuh
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
Synchronize Fest 2026 digelar 16–18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran. Ada Geisha, Project Pop, C’mon Lennon, Perunggu, hingga pertunjukan kolektif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
ShowBiz
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
Lagu ini menggambarkan sisi imajinatif dari sebuah perasaan, ketika kehadiran seseorang begitu memenuhi pikiran.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
ShowBiz
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
Music video lagu tersebut disebut menjadi video musik dengan pencapaian 100 juta penonton tercepat di YouTube sepanjang 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
ShowBiz
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
SINTESIS mempertemukan YKRUMK, TECHOO, dan ZEINSONE dalam proyek kolaborasi graffiti yang menggabungkan mural, musik, dan skate bowl.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
Bagikan