Mobil Pengantar Logistik untuk Para Perusuh saat Demo UU Cipta Kerja Kini dalam Pengejaran Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/am

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan adanya aktor yang memfasilitasi terjadinya kerusuhan dalam aksi demo Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta.

Temuan ini diakui polisi karena adanya mobil yang mengangkut makanan, batu hingga bom molotov untuk para perusuh dalam aksi tersebut.

“Mereka seperti kayak makan, mereka makan itu ada mobil yang mengantarkan makanan ke kelompok mereka. Tapi Ini masih kita selidiki semua,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/10).

Baca Juga

Kritik Perlakuan Aparat, Dewan Pers: Wartawan Harusnya Dilindungi, Bukan Diintimidasi

Saat ini, kata Yusri, pihaknya masih mendalami dalang yang memfasilitasi para massa perusuh demo tersebut.

“Kita masih mencari tahu fasilitatornya, masih kumpulkan semua barang bukti mencari aktor yang ada di belakang kelompok ini,” jelasnya.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law di Jakarta pada Kamis (8/10) lalu berujung ricuh. Ribuan massa sempat diamankan oleh pihak kepolisian karena terindikasi berbuat kericuhan.

Sejumlah fasilitas umum, pos polisi hingga kendaraan polisi dirusak massa bahkan dibakar. Sejumlah personel kepolisian pun terluka bahkan ada polwan yang sampai mengalami patah tangan akibat insiden kericuhan yang terjadi kemarin.

Terkini, Polda Metro Jaya menetapkan 43 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan ini. Tujuh di antaranya ditahan karena dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman mencapai di atas lima tahun penjara.

Baca Juga

Dalam pasal tersebut berbunyi, "barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub Riza Berikan Vitamin Buat Nakes Jakarta
Indonesia
Wagub Riza Berikan Vitamin Buat Nakes Jakarta

Riza memastikan, para tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien, dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Kondisi Terkini 110 Relawan Uji Vaksin COVID-19
Indonesia
Kondisi Terkini 110 Relawan Uji Vaksin COVID-19

Relawan terus dipantau perkembangan kondisi kesehatannya oleh pihak Dinkes maupun Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac dari Universitas Padjadjaran.

Update COVID-19 Jumat (10/7): 72.347 Positif, 33.529 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (10/7): 72.347 Positif, 33.529 Pasien Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 1.611 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Enam Anggota Polri dan Tiga Anggota TNI Dirawat Buntut Kericuhan Demo Tolak UU Ciptaker
Indonesia
Enam Anggota Polri dan Tiga Anggota TNI Dirawat Buntut Kericuhan Demo Tolak UU Ciptaker

25 Halte Bus Transportasi Jakarta dibakar hingga Kantor Kementerian ESDM juga dirusak

Doni Monardo Ingatkan Artis tidak Asal Klaim Obat COVID-19
Indonesia
Doni Monardo Ingatkan Artis tidak Asal Klaim Obat COVID-19

Menurut Doni, tidak boleh ada yang mengklaim ini obat tradisional jadi obat virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

Hari Terakhir PSBB, Pemprov DKI Salurkan 84.838 Paket Sembako ke Warga Miskin
Indonesia
Hari Terakhir PSBB, Pemprov DKI Salurkan 84.838 Paket Sembako ke Warga Miskin

Target penerima bantuan sosial sebanyak 1,2 juta keluarga yang bermukim di DKI.

Awal Mula Munculnya Klaster COVID-19 di Secapa AD
Indonesia
Awal Mula Munculnya Klaster COVID-19 di Secapa AD

1.280 personel positif COVID-19 di Secapa AD

Jakarta Kebanjiran, Pemprov DKI Dinilai Tak Bekerja Merawat Saluran Air
Indonesia
Jakarta Kebanjiran, Pemprov DKI Dinilai Tak Bekerja Merawat Saluran Air

Ketika terjadi hujan besar, air tidak bisa mengalir

Kemenag Jamin Tunjangan Guru Non PNS Aman selama Pandemi COVID-19
Indonesia
Kemenag Jamin Tunjangan Guru Non PNS Aman selama Pandemi COVID-19

Kemenag telah mengizinkan penggunaan dana tersebut untuk digunakan membayar honor guru Non PNS

KKP Hentikan Sementara Penerbitan Surat Ekspor Benur
Indonesia
KKP Hentikan Sementara Penerbitan Surat Ekspor Benur

KKP menghentikan sementara penerbitan surat penetapan waktu pengeluaran (SPWP) terkait ekspor benih lobster atau benur.