Mobil Berpelat ZZH Milik ASN Kementerian Dirusak Massa, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 26 Agustus 2025
Mobil Berpelat ZZH Milik ASN Kementerian Dirusak Massa, Polisi Lakukan Penyelidikan

Mobil ASN Dikira Punya Anggota DPR Dirusak Massa.(foto: media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MOBIL berpelat ZZH menjadi sasaran amuk massa saat demo di seputaran Gedung MPR/DPR, Jakarta Pusat, Senin (25/8). Mobil tersebut dilempari batu hingga kayu lantaran dikira ditumpangi anggota DPR. Aksi itu viral di media sosial.

Nyatanya, para pelaku ‘salah sasaran’ karena mobil berkelir hitam itu rupanya ditumpangi seorang aparatur sipil negara (ASN) saat melintas di flyover depan Senayan Park. Peristiwa itu terjadi pada Senin (25/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu, mobil Hyundai Palisade itu baru keluar dari Gedung MPR/DPR RI. Korban pergi dari gedung parlemen menuju ke kantornya di salah satu kementerian menggunakan mobil Hyundai Palisade bernopol B-xxxx-ZZH.

Dalam perjalanan ke kementerian tempat korban bekerja, tiba-tiba mobil dihadang massa yang mayoritas masih muda itu. Massa melakukan perusakan secara bersama-sama terhadap mobil. Mereka melempari mobil dengan batu dan kayu.

Baca juga:

Mobil Pelat Merah Lurah Manggarai Jadi Sasaran Pendemo, Camat Tebet Kumpulkan Bukti untuk Lapor ke Pimpinan



Tindakan brutal itu mengakibatkan mobil mengalami kerusakan pada bagian kaca dan badan mobil. Seseorang pria yang duduk di kursi penumpang, yang kacanya terbuka karena diamuk massa, lantas melindungi wajahnya dengan kedua tangannya.

Namun, massa yang terbakar emosi terus mengejar mobil tersebut dan merusaknya tanpa alasan yang jelas. Korban inisial BB melalui kuasa hukumnya, T, telah melaporkan kejadian ini ke SPKT Polda Metro Jaya. Pasal yang dilaporkan yakni perusakan secara bersama-sama Pasal 170 KUHP.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Penyelidik tengah menelaah laporan itu.(knu)





#Demo Rusuh #Demonstrasi #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Indonesia
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Mendesak penegakan hukum dilakukan hingga tuntas dengan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Indonesia
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut demo 28 Oktober berlangsung tertib. Tak ada laporan kerusakan fasilitas publik dan pembersihan selesai pukul 02.00.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Indonesia
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Tabrakan truk tronton vs truk ringan patah as di depan DPR/MPR picu kemacetan panjang di Jalan Gatot Subroto arah Slipi. Cekkronologi resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Indonesia
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Polda Metro Jaya mencatat 77 kegiatan di Jakarta pada 28 Oktober 2026, termasuk 53 aksi penyampaian aspirasi. Pengamanan dan rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Indonesia
Aksi Unjuk Rasa di Jakarta 28 Oktober, Ini 4 Kawasan yang Perlu Diwaspadai Pengendara
Sebanyak 14.324 personel gabungan mengamankan aksi di Jakarta pada 28 Oktober 2026. Simak empat kawasan yang diantisipasi padat dan imbauan bagi pengendara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Aksi Unjuk Rasa di Jakarta 28 Oktober, Ini 4 Kawasan yang Perlu Diwaspadai Pengendara
Indonesia
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Pengelolaannya juga perlu diperhatikan agar nilai ekonominya tidak menyusut dan potensi penerimaan negara dapat dimaksimalkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Pembahasan regulasi tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan nasional, terutama dalam memperbaiki penegakan hukum di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Indonesia
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Salah satu langkah yang ditempuh yakni memajukan jadwal rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk menyerap masukan dari masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Indonesia
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Aksi di kawasan Monas dan Balai Kota membuat sejumlah rute Transjakarta mengalami perpendekan dan pengalihan perjalanan. Simak rute dan halte yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Bagikan