Mobil Ambulans Dilempari Batu Usai Antar Pasien COVID-19, Polisi Buru Pelaku Mobil ambulans dilempari orang tidak dikenal hingga pecahkan kaca bagian depan, Jumat (9/7). (MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Satu unit mobil ambulans dari Klaten dilempari batu usai mengantarkan pasien COVID-19 di RSU Kustati kawasan Flyover Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/7) dini hari.

Akibat kejadian tersebut kaca bagian depan mobil ambulans pecah. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Sopir ambulans mengalami luka ringan terkena pecahan kaca.

Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak membenarkan adanya peristiwa tersebut. Korban pelemparan sudah melapor.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] 3 Ambulans Sengaja Keliling untuk Bikin Takut Warga

"Kami bakal menindak tegas pelaku pelemparan tersebut. Pelaku akan kami cari meskipun belum ada laporan resmi," ujar Ade pada awak media, Jumat (9/7).

Ade menegaskan, proses penegakan hukum masih terus berproses.

Dia memastikan akan menindak tegas pelaku pelemparan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi aturan yang berlaku," ujar dia.

 Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)
Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)

Ia menegaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ambulans dan damkar, dalam perundangan tersebut ada beberapa kendaraan yang menjadi prioritas, salah satunya adalah ambulans.

"Kami pastikan Polri sebagai fasilitas negara akan menindak tegas siapa pun yang melanggar hukum, menghalang-halangi laju daripada mobil-mobil yang diprioritaskan," tegas dia.

Ia meminta pada masyarakat bisa memberikan kelonggaran bagi jenis kendaraan yang diprioritaskan tersebut.

Baca Juga:

Wagub Pastikan Ambulans DKI Bekerja 24 Jam Tangani Jenazah COVID-19

Selain itu, kendaraan yang diprioritaskan dengan membunyikan sirine dan menyalakan rotator, maka seluruh pengguna jalan wajib hukumnya untuk memberi kesempatan mobil-mobil tersebut untuk melintas dan mendahului mobil-mobil lain.

"Di tengah pandemi ini banyak lalu lalang ambulans, mobil kebencanaan, dan lainnya. Kami harap seluruh masyarakat bisa menghormati kerja-kerja pemerintah dan relawan dalam menangani corona," pungkas dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Jabar Melonjak, Layanan Ambulans Kewalahan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Kukuhkan 78 Penyelidik dan 112 Penyidik, Novel Baswedan: Mengapa Dilakukan Hari Ini?
Indonesia
KPK Kukuhkan 78 Penyelidik dan 112 Penyidik, Novel Baswedan: Mengapa Dilakukan Hari Ini?

Ini justru membuat risiko tindakan dan pekerjaan penyelidik dan penyidik KPK pada jangka waktu tersebut akan bisa dianggap tidak sah

Vaksinasi COVID-19 Untuk Wartawan di GBK Berjalan Lancar dan Tertib
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Untuk Wartawan di GBK Berjalan Lancar dan Tertib

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan menuturkan, vaksinasi berjalan lancar dan tertib.

Kembali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Terancam Bui 20 Tahun
Indonesia
Kembali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Terancam Bui 20 Tahun

"Ancamannya sudah jelas enam tahun penjara, paling tinggi 20 tahun," ucap Yusri.

Sejak Minggu, 4 RW di Pejaten Timur Direndam Banjir
Indonesia
Sejak Minggu, 4 RW di Pejaten Timur Direndam Banjir

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga bergotong royong membersihkan lumpur akibat banjir tersebut.

Mengenal Vaksin COVID-19 Merah Putih dengan Pendekatan DNA
Indonesia
Mengenal Vaksin COVID-19 Merah Putih dengan Pendekatan DNA

Ada sejumlah sel dalam tubuh yang mampu menghasilkan antibodi. Sel-sel tersebut yaitu Sel B, sel T sitotoksik atau CD 8 dan sel T CD 4.

Dukung Anies Jual Saham Miras, Demokrat: Uangnya Bisa Bangun Rumah Sakit dan Sekolah
Indonesia
Dukung Anies Jual Saham Miras, Demokrat: Uangnya Bisa Bangun Rumah Sakit dan Sekolah

Fraksi Demokrat DPRD DKI mendukung keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual kepemilikan saham minuman keras (miras) di PT Delta Djakarta.

Jokowi: Mudik Tidak Dilarang Lonjakan COVID-19 Bisa 140 Ribu Kasus Per Hari
Indonesia
Jokowi: Mudik Tidak Dilarang Lonjakan COVID-19 Bisa 140 Ribu Kasus Per Hari

Saat ini, angka kasus harian COVID-19 berada di kisaran 4.000 hingga 5.000, atau jauh menurun bila dibandingkan pada Januari-Februari lalu yang masih di atas 10 ribuan.

Menperin Tegaskan Perpanjang Program Kartu Prakerja hingga 2022
Indonesia
Menperin Tegaskan Perpanjang Program Kartu Prakerja hingga 2022

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan tetap menyelenggarakan Program Kartu Prakerja hingga 2022.

Erupsi Gunung Semeru, Hari Ini Kepala BNPB Terbang ke Lumajang
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru, Hari Ini Kepala BNPB Terbang ke Lumajang

Jokowi telah memerintahkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto untuk ke lokasi erupsi Gunung Semeru pada Minggu (5/12).