Kesehatan Mental
Mitos tentang OCD yang Bikin Salah Paham OCD bukan hanya meme dan bahasa gaul untuk menggambarkan orang yang perfeksionis. (perocduk.org)

ADA beberapa gangguan psikologis yang tampaknya disalahpahami, contohnya OCD atau obsessive-compulsive disorder. Bagi banyak orang, OCD telah menjadi bahasa gaul sehari-hari, sering digunakan untuk menggambarkan dengan sederhana kecenderungan perfeksionis atau tipe kepribadian yang sangat rewel dan mengada-ada untuk hal-hal kecil.

Banyak meme media sosial yang seolah-olah mendiagnosis OCD hanya karena seseorang merasa terganggu dengan tumpukan buku atau pigura yang tidak lurus. Namun, kondisi yang sebenarnya jauh lebih serius: OCD dapat melemahkan kondisi seseorang.

Jadi, sebenarnya apa sih OCD itu? Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders mengakui kondisi ini melibatkan perjuangan dengan pikiran-pikiran yang mengganggu dan menyusahkan, itulah obsesinya, dan juga kebiasaan ritual yang berulang-ulang yang berusaha mengatasi kecemasan dari pikiran-pikiran itu.

BACA JUGA:

Suka Merasa Cemas? Kenali Lima Jenis Kecemasan Ini

Pola perilaku ritualistik itu merupakan bentuk laku kompulsi. Meskipun tidak semua orang dengan OCD memiliki keduanya, sebagian besar melakukannya, dan menurut definisi, lingkaran setan pikiran dan perilaku ini menyebabkan penderitaan yang hebat dan gangguan signifikan pada kehidupan sehari-hari. Untungnya, ada harapan, dan ada beberapa pilihan pengobatan yang efektif.

Untuk kejelasan lebih lanjut tentang perbedaan besar antara bagaimana budaya kita menggunakan kata 'OCD' dan seperti apa sebenarnya gangguan psikologis itu, berikut penjelasan yang akan membongkar mitos OCD seperti dirangkum dari Psychology Today (29/9).

Mitos 1: OCD Berarti Perfeksionis

OCD
Orang dengan OCD tidak memiliki kendali dan merasa kesempurnaan tidak dapat ditemukan. (123RF/andreypopov)

Tidak, itu adalah persepsi yang salah yang seringkali tidak memiliki dasar dalam kenyataan. Orang dengan OCD mungkin merasa di luar kendali, tersesat dalam siklus obsesi dan kompulsi, dan mungkin merasa kesempurnaan tidak dapat ditemukan. Ini bukan tentang menginginkan hal-hal yang tepat. Ini tentang perjuangan terus-menerus untuk menenangkan pikiran "gatal" yang terus mengganggu, dan dorongan yang merupakan upaya putus asa untuk menggaruk gatal-gatal itu.

Mitos 2: OCD Berarti Sangat Rapi atau Takut Kuman

OCD
Ketakutan akan kuman dalam OCD hanya merupakan salah satu subtipe. (123RF/dolgachov)

Juga tidak, meskipun beberapa individu dengan OCD mungkin memiliki obsesi khusus yang melibatkan ketakutan akan kontaminasi, dan dorongan yang berkaitan dengan mencuci tangan, banyak yang tidak mengalami hal yang demikian. Pikiran obsesif bisa tentang apa pun yang menyusahkan. Dan, ketakutan akan kuman (meskipun meningkat sejak COVID-19) hanyalah satu subtipe. Selain itu, banyak orang yang menimbun barang hingga kondisi hidup yang tidak aman, sebenarnya juga menderita gejala Obsesif-Kompulsif. Kondisi ini berhubungan dengan Hoarding Disorder.

Mitos 3: OCD Hanyalah Tipe Kepribadian

OCD
OCD adalah gangguan psikologis, bukan tipe kepribadian yang dimiliki seseorang. (123RF/eugenesergeev)

Bukan, OCD adalah gangguan psikologis asli yang dapat menyebabkan hidup sesorang menjadi sebuah tantangan besar, dan orang-orang dari berbagai kepribadian mungkin menderita karenanya. Kebingungan ini mungkin juga diakibatkan adanya gangguan kepribadian yang menyandang nama Obsessive-Compulsive Personality Disorder, tetapi orang-orang itu mungkin tidak memiliki obsesi atau kompulsi sama sekali. Membingungkan memang.

Mitos 4: Orang dengan OCD Hanya Perlu Relaks

OCD
Memberi tahu orang dengan OCD untuk relaks sama seperti memberi tahu orang yang depresi untuk berbahagia. (123RF/szefei)

Sekali lagi, tidak. Seseorang dengan OCD pasti sedang berjuang dengan kecemasan, tetapi itu berasal dari gangguan terus-menerus dari siklus pikiran obsesif, menjengkelkan, dan pola kebiasaan yang mereka rasa mungkin mengambil alih hidup mereka. Orang dengan OCD sering merasa bahwa otak mereka adalah musuh terburuk. Memberi tahu seseorang dengan OCD untuk relaks sama seperti memberi tahu orang yang depresi untuk 'berbahagia'. Keduanya tidak akan membantu kondisi mereka.

Mitos 5: OCD Itu 'Sudah dari Sananya' dan Tidak Dapat Diubah

OCD
Bahkan kasus OCD yang parah masih memiliki harapan jika ditangani dengan benar. (123RF/bialasiewicz)

Untungnya, yang satu ini sama salahnya dengan yang lain. Jika berbicara tentang OCD, bahkan kasus yang parah masih memiliki harapan jika ditangani dengan benar. Jenis Terapi Perilaku Kognitif tertentu seperti ERP (Exposure and Response Prevention) telah menunjukkan tingkat kemanjuran yang sangat menjanjikan, dan berbagai obat, termasuk antidepresan SSRI, telah menunjukkan efek positif juga. Jika kamu menderita OCD, jangan tinggal diam. Hubungi spesialis kesehatan mental yang bereputasi segera. Kamu tidak sendiri.(aru)

BACA JUGA:

Ketahui Kondisi Kesehatan Mental Melalui Golongan Darah

  • LAINNYA DARI MERAH PUTIH
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Resolusi Tahun Baru yang Rusak, Masih dapat Diperbaiki
Fun
Nostalgia Nonton Bioskop Sebelum Pandemi, Sampai Rela Bolos!
Fun
Nostalgia Nonton Bioskop Sebelum Pandemi, Sampai Rela Bolos!

Aplikasi Cinema 21 di gawai juga wajib ada, biar enggak ketinggalan film-film terbaru apa saja yang tayang dan bisa membeli tiket secara online

Asteriska Ajak Peduli Bumi dengan Lagu ‘Ibu Pertiwi'
ShowBiz
Asteriska Ajak Peduli Bumi dengan Lagu ‘Ibu Pertiwi'

Musisi bernama lengkap Cabrini Asteriska Widiantini juga mengambil langkah yang lebih jauh lagi.

5 Keuntungan Jomlo
Fun
5 Keuntungan Jomlo

Menjadi lajang memberimu ruang untuk benar-benar mengetahui keinginanmu.

Bryan Sony Melaju ke Final ICiGSC ICE 2021
Fun
Bryan Sony Melaju ke Final ICiGSC ICE 2021

Bryan meracik dua sajian kopi beralkohol First Love dan Bittersweet.

Slipknot Rilis Video Penghormatan Joey Jordison
Fun
Slipknot Rilis Video Penghormatan Joey Jordison

Merangkum perjalanan Joey Jordison hingga 2021.

Bye-Bye Pipi Chubby
Hiburan & Gaya Hidup
Bye-Bye Pipi Chubby

Pipi tembam sangat memengaruhi first impression.

Nike Valentine's Day Pack 2021 Hadirkan 4 Sepatu Bertemakan Pink dan Putih
Fashion
Perawatan Tepat Hilangkan Flek Hitam pada Wajah
Fun
Perawatan Tepat Hilangkan Flek Hitam pada Wajah

Perlu dijadikan sebuah rutinitas harian.

TONGKRONGAN NEGERI AING
Fun
TONGKRONGAN NEGERI AING

Eits, jangan pernah anggap sepele tongkrongan. Perubahan tidak lahir di tempat formal, melainkan tongkrongan.