Menangi Persaingan
Mitos dan Hoaks di Dunia Kuliner Indonesia Beragam mitos yang ada di dunia kuliner Indonesia. (Unsplash-Artem Beliaikin)

MAKIN moncer bisnis kamu, makin kencang pula terpaan masalah. Persaingan kotor dan tak sehat salah satu tantangannya. Jika kamu pikir hoaks hanya ada di dunia politik, salah besar. Hoaks juga merambah dunia kuliner. Bahkan ada yang nyaris jadi mitos.

Hoaks dan mitos itu bisa menerpa bisnis kuliner. Biasanya warung makan yang ramai pengunjung acap diterpa hoaks dan mitos aneh. Namun, pakah itu benar mitos atau justru fakta yang memang terjadi?

BACA JUGA:

Warganet Satu Indonesia Kena Tipu! Inilah Gimmick Advertising Paling Kreatif di Indonesia

1. Bakso Daging Tikus

bakso
Mitos bakso menggunakan daging tikus. (Foto: Instagram-Igkulinerbakso)

Apakah kamu pencinta bakso? Sejak dulu banyak rumor yang beredar tentang bakso. Rasa yang enak tidak menjamin bahan-bahan bakso berkualitas. Beberapa kasus pernah terjadi di Indonesia, yaitu bakso daging tikus.

Kasus itu juga pernah muncul di TV yang membuat banyak orang ketakutan. Tentunya hal itu berdampak pada pedagang bakso kaki lima. Rumornya, dengan mencampur daging tikus, rasa bakso menjadi lebih gurih.

2. Tuyul

food
Mitos pesugihan diludahi tuyul. (Foto: Pixabay-RitaE)

Penggunaan pesugihan untuk bisnis makanan bukan hal baru di Indonesia. Salah satu yang paling dikenal ialah dengan pesugihan tuyul.

Beberapa rumor mengatakan pesugihan dilakukan dengan makanan yang 'diludahi' tuyul. Makhluk gaib itu digambarkan dengan wujud anak-anak yang memiliki gigi yang runcing.

3. Pesugihan Gunung Kawi

gunung
Mitos dengan melakukan pesugihan Gunung Kawi mendatangkan kekayaan.(Foto: Instagram-Gunungkawistory)

Mitos ini dipercaya akan membawa keuntungan yang berlimpah dengan melakukan pesugihan di gunung Kawi. Gunung ini berada di Desa Wonosari, Malang, Jawa Timur. Banyak orang yang masih memecaryai mitos ini. Lokasi gunung itu bahkan tempat favorit untuk melakukan ritual.

4. Air Cucian Beras

beras
Mitos menyiramkan air cucian berasa mendatangkan banyak pelanggan. (Pixabay- Monsterkoi)

Biasanya sih, cucian beras dibuang begitu saja. Atau paling bagus, dipakai menyiram tanaman. Namun, di dunia kuliner, ada mitos terkait dengan air cucian beras. Mitos ini sering kali dipakai untuk warung makan. Rumornya, ada banyak manfaat dengan menggunakan air cucian beras. Salah satunya ialah untuk mendatangkan pelangganan.

5. Celana Dalam untuk Kuah Bakso

celana dalam
Mitos mencelupkan celana dalam ke dalam kuah bakso. (Unsplash-Patrick Kool)

Menjijikan sekali ya mitos ini? Nyatanya mitos ini ada dan masih banyak masyarakat Indonesia yang mempercayainya. Konon, bila memasukkan celana dalam ke kuah bakso akan membuat bakso menjadi laris dan orang ketagihan.

Biarpun mitos-mitos itu masih dipercaya, bukan berarti benar. Terkadang, mitos-mitos itu diembuskan untuk menjatuhkan bisnis seseorang.(may)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini 3 Faktor yang membuat Seseorang Kehilangan 'Gairah'
Fun
Ini 3 Faktor yang membuat Seseorang Kehilangan 'Gairah'

'Gairah' itu seolah menghilang begitu saja, benarkah?

Tips dan Trik Memasak ‘Barbecue’ untuk Sajian di Malam Tahun Baru
Fun
Alasan Desain Grafis Ala Jepang Mendunia
Fun
Alasan Desain Grafis Ala Jepang Mendunia

Alasan dibalik mendunianya karya-karya desainer Jepang

Benua Afrika Retak, Samudra Baru akan Muncul
Hiburan & Gaya Hidup
Benua Afrika Retak, Samudra Baru akan Muncul

Menciptakan lembah samudra baru jutaan tahun dari sekarang.

Sehatnya Jatuh Cinta
Fun
Sehatnya Jatuh Cinta

Kenali 5 Manfaat Dahsyat Jatuh Cinta Bagi Kesehatan

Jangan Sedih, Menjomlo Bikin Kamu Bisa Makan Enak
Hiburan & Gaya Hidup
Jangan Sedih, Menjomlo Bikin Kamu Bisa Makan Enak

Kamu bisa makan bebas sesuai selera.

4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix Oktober 2020
ShowBiz
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix Oktober 2020

Rekomendasi tontonan film Indonesia di Netflix untuk Oktoner

3 Tanda Kamu Tukang Ngatur dalam Hubungan
Fun
Pria Ini Kehilangan Ingatan selama 30 Tahun Terakhir Setelah Terbangun dari Koma
Fun
Pria Ini Kehilangan Ingatan selama 30 Tahun Terakhir Setelah Terbangun dari Koma

Setelah bangun dari koma, ayah dua anak itu kehilangan ingatannya selama 30 tahun terakhir.