Misteri Ratusan Kepala Sapi Terpenggal di Jalur 40 Kupang Terjawab Tumpukan kepala sapi yang ditemukan di jalur 40 Kupang NTT. (Antara/ho)

MerahPutih.com - Misteri temuan ratusan bangkai kepala sapi di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) terjawab sudah. Polres Kupang berhasil menangkap dua orang yang diduga pelaku kasus pembuangan ratusan bangkai sapi di lahan kosong di jalur 40, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak Kota Kupang, NTT itu.

Kepolisian memastikan ratusan kepala sapi itu berasal dari sisa penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha pada Jumat (31/7) lalu. Kasus ratusan kepala sapi ini sebelumnya sempat viral di media sosial (medsos) setelah video kondisi lapangan itu diunggah di Facebook.

"Sudah dua orang kami tangkap. Keduanya berinisial HAP dan MJ yang diduga sebagai pelaku," kata Kapolres Kupang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Satrya Binti kepada wartawan di Kupang, Senin (3/8).

Baca Juga:

Misteri Pulung Gantung Fenomena Bunuh Diri di Gunungkidul, antara Mitos dan Kenyataan

Menurut Kapolres, penangkapan terhadap dua tersangka dilakukan setelah polisi melakukan pencarian terhadap siapa pelaku dibalik pembuangan ratusan kepala sapi yang dibuang di atas tanah milik Dominggus Oematan di RT 16/RW 04, Kelurahan Manulai II yang ditemukan pada Minggu (2/8).

Namun, dilansir Antara, kepolisian sampai saat ini masih mencari tahu motif dibalik mengapa ratusan kepala sapi itu dibuang di lahan orang yang mengakibatkan bau bangkai tersebut mengganggu pengguna jalan dan pemilik lahan. "Keduanya saat ini sedang diperiksa," tegas perwira polisi berpangkat melati dua itu.

Baca Juga:

5 Misteri Pantai Pelabuhanratu, Tempat Nining Menghilang Selama 1,5 Tahun

Proses pemeriksaan juga sudah dilakukan sejak Minggu (2/8) malam, penyidik Sat Reskrim Polres Kupang Kota sudah memeriksa dua pelaku yang membuang kepala sapi dan sopir truk sampah yang mengangkut. Terkait unsur pidana apa yang akan diterapkan, kata Satrya, adalah masuk pada pelanggaran undang-undang pencemaran lingkungan.

video sapi
Tangkapan layar video ratusan kepala sapi di Kupang yang viral di Facebook. (Ist/Facebook)

Keberadaan bangkai kepala sapi ini diketahui saat akun facebook atas nama Stef Seran menyiarkan video secara langsung temuannya itu di media sosialnya yang kemudian menjadi perbincangan semua orang dan viral.

Dalam video itu Stef menunjukkan ratusan kepala dan tulang kaki sapi berserakan dan sudah mengeluarkan aroma bau busuk. Stef mencurigai ratusan kepala dan tulang sapi tersebut berasal dari hewan kurban yang disembelih beberapa hari sebelumnya. Pengunggah video itu sendiri telah diperiksa polisi sebagai saksi.(*)

Baca Juga:

Belum Terjawab, 4 Misteri dari Laut Ini Dijamin Bikin Merinding

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Red Notice, Irjen Napoleon Bonaparte Divonis 4 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Red Notice, Irjen Napoleon Bonaparte Divonis 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan penjara terhadap mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte.

Sidak ke Stasiun Tanah Abang, Kapolda Metro Soroti Kerumunan Antrian Penumpang
Indonesia
Sidak ke Stasiun Tanah Abang, Kapolda Metro Soroti Kerumunan Antrian Penumpang

Dalam hal ini dari anggota sudah menyampaikan kepada masyarakat untuk menjaga jarak

Harkitnas, Ratusan Sopir dan Kondektur Bus Terminal Tirtonadi Kibarkan Merah Putih
Indonesia
Harkitnas, Ratusan Sopir dan Kondektur Bus Terminal Tirtonadi Kibarkan Merah Putih

Peringatan tersebut dilakukan ratusan sopir, kondektur, kernet, penumpang hingga karyawan Terminal Tipe A Tirtonadi mengibarkan bendera merah putih.

Sambut Baik Pencabutan Gugatan Asimiliasi, Menkumham: Waktunya Kita 'Move On'
Indonesia
Sambut Baik Pencabutan Gugatan Asimiliasi, Menkumham: Waktunya Kita 'Move On'

Gugatan atas kebijakan asimilasi dan integrasi saat wabah COVID-19 itu dilayangkan oleh sekelompok advokat Kota Solo

Irjen Napoleon Punya Rekaman Pecakapan dengan Tommy Sumardi Saat Berada di Sel Tahanan
Indonesia
Irjen Napoleon Punya Rekaman Pecakapan dengan Tommy Sumardi Saat Berada di Sel Tahanan

Pengacara menyebut, percakapan antara Napoleon dan Tommy Sumardi itu direkam saat mereka berada dalam sel tahanan

Hadapi Liburan Panjang, KAI Daop 6 Tambah 12 Perjalanan KA
Indonesia
Hadapi Liburan Panjang, KAI Daop 6 Tambah 12 Perjalanan KA

Guna menjaga jarak selama perjalanan, KAI juga hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Langkah Jaksa Agung Banding Putusan PTUN Dinilai Khianati Agenda Reformasi
Indonesia
Langkah Jaksa Agung Banding Putusan PTUN Dinilai Khianati Agenda Reformasi

"Masak sekarang mau melawan putusan pengadilan PTUN? Masak pucuk piimpinan kejaksaan agung melawan hasil putusan lembaga negara dan lembaga hukum lainnya," tegas Hengki.

Kompolnas Beberkan Sederet Tantangan Bagi Komjen Listyo Sigit
Indonesia
Kompolnas Beberkan Sederet Tantangan Bagi Komjen Listyo Sigit

Sementara program-program yang sudah baik dilakukan Kapolri terdahulu tetap harus dilanjutkan

Ini Kata Kapolda Fadil Soal Dirawatnya Rizieq di RS
Indonesia
Ini Kata Kapolda Fadil Soal Dirawatnya Rizieq di RS

Rizieq Shihab menjalani observasi oleh tim dokter di rumah sakit untuk general check up.

Anggota DPR Kritik Penamaan Jalan Tol Sheikh Mohamed bin Zayed
Indonesia
Anggota DPR Kritik Penamaan Jalan Tol Sheikh Mohamed bin Zayed

Anggota Komisi V DPR Toriq Hidayat mengkritik penamaan jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated menjadi Jalan Tol Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ), yaitu Putra Mahkota Uni Emirat Arab, sebagai hal yang dinilai janggal.